Kasus Dugaan Penipuan Tiket Konser K-POP, Influencer Karina Larasati Dilaporkan ke Polisi

- Jurnalis

Minggu, 30 Maret 2025 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Go.teropongrakyat.co – Kasus dugaan penipuan tiket konser grup musik K-POP menyeret nama Karina Larasati (33), seorang influencer, penyanyi, dan finalis Akademi Fantasi Indosiar (AFI). Laporan ini diajukan oleh salah satu korban, Fatimatu Zahro (28), bersama pengacaranya di Polres Kota Tangerang pada Minggu (30/3/2025).

Zahro mengungkapkan bahwa Karina mengaku memiliki koneksi media yang bisa menyediakan tiket dengan harga lebih murah. Namun, tiket yang dijanjikan tidak sesuai dengan yang diterima.

Kasus Dugaan Penipuan Tiket Konser K-POP, Influencer Karina Larasati Dilaporkan ke Polisi - Teropong Rakyat

“Dia bilang ke saya punya koneksi media dan bisa kasih harga lebih murah. Saya transfer uang ratusan juta, tapi ternyata tiketnya zonk semua, nggak sesuai untuk hari H konser Seventeen,” ujar Zahro di kantor polisi.

Pengacara Zahro, Mohammad Aryareksa Gumilang, S.H., dari kantor hukum Gumiran Law Office, mengatakan bahwa pihaknya telah berupaya menghubungi Karina untuk klarifikasi, tetapi tidak mendapat respons yang memuaskan.

Baca Juga:  Bea Cukai Malang Sikat Pengiriman Rokok llegal di Jalan Tol

“Sebelum kami layangkan somasi, saya sudah mengundang KL untuk klarifikasi kepada Zahro. Namun, karena tidak ada itikad baik dari pihaknya, kami melanjutkan proses hukum ke kepolisian guna mencari keadilan,” kata Aryareksa.

Bukan Satu-Satunya Korban

Zahro bukan satu-satunya korban dalam kasus ini. Debilla Farrah Diah (35) juga mengaku mengalami kerugian serupa akibat ulah Karina Larasati.

“Lihat aja di media sosial ‘X’, banyak juga yang jadi korban selain saya. Jadi saya hanya salah satu dari sekian banyak korban KL,” ungkap Zahro.

Bahkan, Zahro dan Farrah telah membuka posko pengaduan untuk menghimpun korban lainnya dan berencana melakukan gugatan class action ke pengadilan.

Baca Juga:  Diduga Mengantuk Mobil Avanza Tabrak Pot Pembatas Jalan di Jl. H. Benyamin Sueb Kemayoran Jakpus, Begini Kondisi Korbannya

Modus Penipuan Berkedok Jastip

Pada awal 2025, konser musik internasional di Indonesia semakin marak, menghadirkan berbagai musisi ternama. Namun, seiring dengan meningkatnya minat masyarakat, praktik penipuan tiket konser juga kian marak. Salah satu modus yang sering digunakan adalah berkedok jasa titip (jastip) pembelian tiket.

Kasus yang melibatkan Karina Larasati ini menjadi perhatian publik karena ia dikenal sebagai penyanyi lagu ‘Teka Tekimu’ yang memulai kariernya di ajang AFI Junior.

Karina Larasati kini harus menghadapi tuntutan hukum atas dugaan penipuan dan penggelapan. Ia dijerat dengan Pasal 378 KUHP subsider Pasal 372 KUHP dan terancam hukuman penjara hingga empat tahun.

Berita Terkait

Diduga Tidak Selesainya Pembangunan Jalan di Desa Nampar Tabang, Warga Minta Aparat Penegak Hukum Periksa Kontraktor dan Pemdes
Dugaan Penyimpangan BBM Subsidi, Oknum Operator SPBU Disebut Terima Imbalan
Aksi Brutal di Gununghalu, Wartawan Jadi Korban Penganiayaan dan Ancaman Golok
Yohanes Oci: Dugaan Intimidasi Saksi di Kasus Pungli Pasar Bantar Gebang Dinilai Cederai Prinsip Hukum
Nikel 150 MT Dipersoalkan, Kerugian Rp151 Miliar, 11 Pihak Terancam Digugat
Pernah Menang Sebagian di Pengadilan, Sengketa Lahan Makawi vs Summarecon Masih Berlanjut
Korban Penipuan Tanah di Bogor Kecewa, Laporan Tak Kunjung Berkembang
Saksi Ngaku Diancam Tembak, Tubagus Rahmad Sukendar Desak Kejaksaan Negeri Kota Bekasi Periksa Oknum Jaksa

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 19:51 WIB

Diduga Tidak Selesainya Pembangunan Jalan di Desa Nampar Tabang, Warga Minta Aparat Penegak Hukum Periksa Kontraktor dan Pemdes

Sabtu, 25 April 2026 - 14:19 WIB

Dugaan Penyimpangan BBM Subsidi, Oknum Operator SPBU Disebut Terima Imbalan

Sabtu, 25 April 2026 - 10:24 WIB

Aksi Brutal di Gununghalu, Wartawan Jadi Korban Penganiayaan dan Ancaman Golok

Jumat, 24 April 2026 - 23:33 WIB

Yohanes Oci: Dugaan Intimidasi Saksi di Kasus Pungli Pasar Bantar Gebang Dinilai Cederai Prinsip Hukum

Jumat, 24 April 2026 - 23:07 WIB

Pernah Menang Sebagian di Pengadilan, Sengketa Lahan Makawi vs Summarecon Masih Berlanjut

Berita Terbaru

TNI – Polri

Relawan SPPG Turen Jalani Tes Kebugaran Bersama Puskesmas Turen

Sabtu, 25 Apr 2026 - 16:45 WIB