Indonesia Resmi Jadi Anggota Penuh BRICS, Peluang Baru di Kancah Global

- Jurnalis

Kamis, 9 Januari 2025 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Teropongrakyat.co – Brasil secara resmi mengumumkan bahwa Indonesia telah menjadi anggota penuh BRICS, blok ekonomi yang beranggotakan negara-negara berkembang. Keputusan ini diumumkan pada Senin (6/1) dan disetujui oleh seluruh anggota BRICS melalui konsensus. Langkah ini merupakan bagian dari dorongan perluasan organisasi yang dibahas pada KTT BRICS 2023 di Johannesburg.

Menurut pemerintah Brasil, keanggotaan Indonesia akan memperkuat kerja sama di Global South dan mendukung reformasi lembaga tata kelola global. “Indonesia berbagi dengan anggota kelompok lainnya mendukung untuk reformasi lembaga tata kelola global, dan berkontribusi positif terhadap pendalaman kerja sama di Global South,” kata pemerintah Brasil, seperti dilansir Reuters.

Peran Strategis BRICS

BRICS (Brasil, Rusia, India, China, Afrika Selatan) merupakan blok ekonomi yang bertujuan untuk memperkuat kerja sama ekonomi di antara negara-negara berkembang. Awalnya dibentuk sebagai BRIC pada 2001, blok ini bertujuan untuk menantang dominasi negara-negara G7 dalam ekonomi global. Afrika Selatan kemudian bergabung pada 2010, menjadikan nama blok ini BRICS.

Baca Juga:  SP3 Terbit, Bangunan Ilegal di Pesanggrahan Tetap Berdiri: Peran Citata Dipertanykan

Dengan bergabungnya Indonesia, blok ini kini semakin kuat dalam menghadapi tantangan ekonomi global dan meningkatkan peran negara-negara berkembang dalam tata kelola global.

Pengaruh Keanggotaan Penuh

Sebagai anggota penuh, Indonesia akan memiliki pengaruh besar dalam pengambilan keputusan di BRICS, termasuk dalam lembaga seperti New Development Bank (NDB) dan Contingent Reserve Arrangement (CRA). Keanggotaan penuh ini juga membuka akses bagi Indonesia untuk memperkuat kerja sama perdagangan, investasi, dan proyek infrastruktur dengan negara-negara anggota lainnya.

Dukungan dan Prospek

Para pakar hubungan internasional melihat keanggotaan Indonesia di BRICS sebagai peluang untuk meningkatkan daya tawar dan peran Indonesia di kancah global. Guru Besar Universitas Indonesia, Yon Machmudi, menyebutkan bahwa keanggotaan BRICS akan memperkuat solidaritas dengan negara-negara di Global South dan meningkatkan posisi Indonesia di mata dunia.

Baca Juga:  Majukan Olahraga Tenis, Belasan Pengurus PELTI Jakut Resmi Dilantik

Pengamat hubungan internasional dari Universitas Padjadjaran, Teuku Rezasyah, menambahkan bahwa keanggotaan ini akan memberikan dukungan dalam reformasi lembaga internasional seperti PBB, yang selama ini dikritik Indonesia karena kurang efektif dalam menjaga perdamaian global.

Keuntungan Ekonomi

Sya’roni Rofii, pengamat dari Universitas Indonesia, menekankan keuntungan ekonomi yang akan diperoleh Indonesia, terutama dalam hal akses investasi dan pasar. Dengan pertumbuhan ekonomi pesat di antara negara-negara BRICS, keanggotaan ini diharapkan dapat membawa manfaat ekonomi yang signifikan bagi Indonesia.

Dengan bergabungnya Indonesia sebagai anggota penuh, BRICS kini memiliki peluang lebih besar untuk memperkuat perannya di kancah global dan mendorong kerja sama yang lebih erat di antara negara-negara berkembang.

 

Sumber Berita: CNN INDONESIA

Berita Terkait

Pedagang Pasar Bantar Gebang Desak Wali Kota Bekasi Tindak Tegas PT Javana Arta Perkasa
Ahli Waris Makawi Datangi Badan Pengawasan MA, Pertanyakan Kejelasan Sita Jaminan
Tokoh Masyarakat Kalijodo Soroti Pemecatan Ketua RW 001 Pejagalan oleh Lurah
Rahmad Sukendar Soroti Kesejahteraan Pegawai Kejaksaan di Tengah Setoran Rp10,2 Triliun Satgas PKH
Diduga Beroperasi Tanpa RKAB, Aktivitas Tambang Batu Bara di Pesisir Selatan Jadi Sorotan
Hardjuno Desak Menkeu Penuhi Janji Pembentukan Lembaga Pengganti Satgas BLBI
Wanita Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk di Lampu Merah Jalan Letjen Suprapto Senen Jakarta pusat.
Warga Sukapura Tolak Pembangunan Dapur MBG di Tengah Permukiman, Hasil Voting Menangkan Penolakan

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:07 WIB

Pedagang Pasar Bantar Gebang Desak Wali Kota Bekasi Tindak Tegas PT Javana Arta Perkasa

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:00 WIB

Ahli Waris Makawi Datangi Badan Pengawasan MA, Pertanyakan Kejelasan Sita Jaminan

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:01 WIB

Rahmad Sukendar Soroti Kesejahteraan Pegawai Kejaksaan di Tengah Setoran Rp10,2 Triliun Satgas PKH

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:11 WIB

Diduga Beroperasi Tanpa RKAB, Aktivitas Tambang Batu Bara di Pesisir Selatan Jadi Sorotan

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:46 WIB

Hardjuno Desak Menkeu Penuhi Janji Pembentukan Lembaga Pengganti Satgas BLBI

Berita Terbaru

TNI – Polri

Kasdim 0818/Malang-Batu Ikuti Virtual Bersama Presiden RI di Turen

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:31 WIB