Gus Miftah Meminta Maaf Terkait Video Viral Cemooh Pedagang Es Teh

- Jurnalis

Rabu, 4 Desember 2024 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gus Miftah Meminta Maaf Terkait Video Viral Cemooh Pedagang Es Teh - Teropong Rakyat

Jakarta, TeropongRakyat.co – Pemuka agama, Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah, meminta maaf karena telah mencemooh seorang pedagang kaki lima (PKL).

Peristiwa itu terjadi Ketika Gus Miftah mengisi acara salawatan di Magelang, Jawa Tengah, Senin (25/11/2024).

Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan ini mengeklaim kerap bercanda dengan siapa saja.

“Saya Miftah Maulana Habiburrahman menanggapi yang viral hari ini, yang pertama dengan kerendahan hati, saya meminta maaf atas kekhilafan saya. Saya memang sering bercanda dengan siapapun,” ucapnya dalam keterangan video yang diterima, Rabu (4/12/2024).

Baca Juga:  Polsek Cilincing Gelar Bhakti Sosial Bersih-Bersih Masjid Jami Al Alam dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-79

Miftah berharap pedagang es teh itu memaafkan cemoohan dirinya tersebut.

Di sisi lain, Miftah meminta maaf karena sudah membuat gaduh Tanah Air usai dirinya mengolok-olok pedagang es teh itu. Ia menyadari masyarakat mengecam perilakunya yang menghina pedagang es teh tersebut.

“Untuk itu, atas candaan kepada yang bersangkutan, saya akan meminta maaf secara langsung dan mudah-mudahan dibukakan pintu maaf untuk saya,” kata Miftah.

Miftah mengaku akan introspeksi diri saat berbicara di hadapan masyarakat luas ke depannya.

“Saya juga minta maaf atas kegaduhan ini, yang merasa terganggu dengan candaan saya, yang dinilai oleh masyarakat mungkin berlebihan, untuk itu saya minta maaf. Ini juga merupakan introspeksi bagi saya untuk lebih berhati-hati berbicara di depan publik dan juga masyarakat,” tutur Miftah.

Baca Juga:  Rem Mendadak Berujung Chaos, Truk Trailer Amuk di Underpass Ciawi

Miftah mengaku telah ditegur oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya usai video dirinya mencemooh pedagang es tersebut. Ia diminta agar lebih berpikir panjang saat berbicara di depan khalayak ramai.

“Saya juga sudah ditegur oleh Bapak Seskab yang hari ini berada di Kupang untuk lebih berhati-hati menyampaikan pendapat dan pidato di depan masyarakat umum,” pungkas Miftah.

Berita Terkait

Framing Pemberitaan Dinilai Kerap Mendistorsi Citra Pesantren, Saiful Anam: Jangan Vonis Institusi karena Ulah Oknum
Presiden LIRA Andi Syafrani Ngopi Bareng di Malang, Dorong Organisasi Tetap Solid dan Responsif
Putusan Kembali Ditunda, Pihak Berperkara Pertanyakan Konsistensi Majelis Hakim
Akses Rumah Warga Kembangan Tertutup Bangunan Liar, Pemkot Jakbar Diminta Turun Tangan
Kebakaran Hutan di Kawasan Bromo Meluas, BPBD Kabupaten Malang Siaga Antisipasi Perambatan Api
Minim Pemahaman Jurnalistik, Pimpinan TeropongRakyat.co Ingatkan Pentingnya Verifikasi dan Unsur 5W+1H dalam Pemberitaan
Parkir Liar di Sunter Karya Utara Kembali Beroperasi, Penertiban Dishub Dinilai Hanya Seremonial
Peredaran Obat Keras Ilegal di Cianjur Disorot, Sayembara KDM Diharapkan Percepat Penindakan

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:59 WIB

Framing Pemberitaan Dinilai Kerap Mendistorsi Citra Pesantren, Saiful Anam: Jangan Vonis Institusi karena Ulah Oknum

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:50 WIB

Presiden LIRA Andi Syafrani Ngopi Bareng di Malang, Dorong Organisasi Tetap Solid dan Responsif

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:33 WIB

Putusan Kembali Ditunda, Pihak Berperkara Pertanyakan Konsistensi Majelis Hakim

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Akses Rumah Warga Kembangan Tertutup Bangunan Liar, Pemkot Jakbar Diminta Turun Tangan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Kebakaran Hutan di Kawasan Bromo Meluas, BPBD Kabupaten Malang Siaga Antisipasi Perambatan Api

Berita Terbaru