Dr. Frans Pantan, Ketua STT Bethel: Pendidikan Agama Kristen Siap Guncang Indonesia: Transformasi Radikal Menuju Keadilan Sosial!

- Jurnalis

Jumat, 5 September 2025 - 07:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Teropongrakyat.co – 5 September 2025 – Sebuah gebrakan revolusioner mengguncang dunia pendidikan di Indonesia! Pendidikan Agama Kristen (PAK) kini bersiap untuk bertransformasi secara radikal, tidak lagi hanya berfokus pada doktrin dan moralitas, tetapi terjun langsung ke dalam isu-isu sosial yang mendera bangsa.

Dr. Frans Pantan, Ketua STT Bethel Indonesia, menyerukan bahwa PAK harus menjadi garda terdepan dalam membumikan nilai-nilai keindonesiaan. “Kita tidak bisa lagi hanya bicara soal harmoni di tengah keberagaman. PAK harus menjadi agen perubahan yang nyata dalam mengatasi ketidakadilan ekonomi, kemiskinan, kerusakan lingkungan, dan masalah bangsa lainnya,” tegasnya.

Selama ini, PAK seringkali hanya menekankan relasi vertikal dengan Tuhan, tanpa menghubungkannya dengan realitas sosial. Akibatnya, iman hanya menjadi urusan pribadi dan tidak berdampak pada kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun, kini saatnya mengubah paradigma tersebut.

Baca Juga:  Bhabinkamtibmas Pulau Untung Jawa Ajak Tomas Perangi Premanisme dan Judi Online

Yesus sendiri telah memberikan contoh bagaimana iman harus bersentuhan dengan konteks sosial. Ia memberi makan orang lapar, menyembuhkan yang sakit, dan berpihak pada kaum miskin. Semangat inilah yang harus diteladani oleh PAK di Indonesia.

Bayangkan jika PAK memasukkan isu ketimpangan ekonomi ke dalam pengajaran. Anak-anak dan remaja akan diajak untuk merefleksikan bagaimana kasih dapat diwujudkan dalam solidaritas terhadap sesama yang membutuhkan. Mereka juga akan diajak untuk berpikir kritis tentang tanggung jawab merawat lingkungan di tengah krisis iklim.

Baca Juga:  Asah Kesiapan Tempur dan Jiwa Korsa Prajurit, Yonif 433 Kostrad Gelar Cakra Outbound

Transformasi PAK ini bukan hanya sekadar perubahan kurikulum. Dibutuhkan keberanian dari para pemimpin gereja, pendidik, dan keluarga Kristen untuk menegaskan bahwa iman sejati adalah iman yang peduli terhadap persoalan bangsa. Gereja dan sekolah Kristen harus menjadi laboratorium keindonesiaan, tempat generasi muda belajar berdialog, bekerja sama, dan menyalurkan iman mereka dalam karya nyata bagi masyarakat.

Dengan demikian, PAK akan benar-benar membumi dan menjadi kekuatan pendorong bagi terwujudnya Indonesia yang adil dan sejahtera. Iman dan kebangsaan akan berjalan beriringan, saling menguatkan demi tercapainya cita-cita luhur bangsa.

Reporter: Johan Sopaheluwakan 

Berita Terkait

Bagi Warga Yang Ber-KTP Jakarta, Masuk Ancol Gratis Menjelang Hut Jakarta Ke-499
Cafe Merkusi Wagir, Destinasi Nongkrong dan Camping Favorit di Kaki Gunung Kawi
Halal Bihalal IKALIGA: Pererat Silaturahmi Lewat Donor Darah dan Santunan Anak Yatim
Tak Ada Target Operasional yang Lebih Penting dari Nyawa, IPC TPK Tegaskan Prioritas Safety
Keterbukaan: Kunci Pemulihan dan Kesejahteraan Jiwa
IPC TPK Gandeng Mitra Pelayaran Perkuat Konservasi Laut dan Ekosistem
Pt Akses Pelabuhan Indonesia Tingkatkan Kompetensi Melalui Pelatihan Lean Six Sigma Spsl Group
Patroli Humanis di Puncak Jaya: Satgas Damai Cartenz Bangun Kepercayaan Warga dari Kampung ke Kampung

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:18 WIB

Bagi Warga Yang Ber-KTP Jakarta, Masuk Ancol Gratis Menjelang Hut Jakarta Ke-499

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:27 WIB

Cafe Merkusi Wagir, Destinasi Nongkrong dan Camping Favorit di Kaki Gunung Kawi

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:34 WIB

Halal Bihalal IKALIGA: Pererat Silaturahmi Lewat Donor Darah dan Santunan Anak Yatim

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:59 WIB

Tak Ada Target Operasional yang Lebih Penting dari Nyawa, IPC TPK Tegaskan Prioritas Safety

Rabu, 29 April 2026 - 06:34 WIB

Keterbukaan: Kunci Pemulihan dan Kesejahteraan Jiwa

Berita Terbaru

Breaking News

Yohanes Oci: Gestur Jokowi Harus Dipahami dalam Konteks Budaya

Senin, 29 Jun 2026 - 05:28 WIB