Bulan Dana Era Digital, PMI Jakarta Utara Siapkan QRIS

- Jurnalis

Kamis, 31 Oktober 2024 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Teropongrakyat.co – Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut membantu dalam program unggulan PMI yaitu bulan dana.

Kepala Markas PMI Jakarta Utara, Nurhasanudin menyebut tujuan diadakannya bulan dana yaitu supaya PMI bisa terus membantu masyarakat.

“Karena salah satu 7 prinsip dari PMI yaitu kemandirian, kenetralan. Maka PMI mengajak seluruh lapisan masyarakat agar PMI tetap independen, tetap netral, tetap mandiri, karena semua kerja-kerja kemanusiaan yang dilakukan PMI operasionalnya itu bersumber dari bulan dana,” terang Nurhasanudin, Kamis (31/10/2024).

Baca Juga:  Kapolri: Pidato Paus Fransiskus Harus Dijadikan Semangat Menjaga Persatuan

Di era digital saat ini kata Acang, PMI Jakarta Utara menyiapkan QRIS dalam program bulan dana.

“Selain pakai kupon, Kita juga terapkan QRIS agar masyarakat bisa lebih mudah ikut serta bantu untuk donasi ke PMI. QRIS ini disisipkan di baner, spanduk-spanduk dan media sosial,” bebernya.

Adapun target bulan dana PMI Jakarta Utara disebut Acang adalah sebesar 7 Miliar.

“Dari hitung-hitungan kita, karena segala sarana prasarana sudah dibuat sedemikian rupa sesuai dengan apa yang menjadi kenyamanan masyarakat, seperti klinik yang sudah beroperasi dan sudah diketahui seluruh warga Jakarta Utara, lalu ada posko yang jaga 24 jam, terus kendaraan untuk evakuasi pasien ke rumah sakit, rumah duka, TPU, ada juga mobil eduwisata, maka kita hitung-hitung di tahun 2025 itu bisa tembus 7 Miliaran. Maka target kita ya sekitar 7 Miliar,” jelas Acang.

Baca Juga:  Serunya Turnamen Tenis Meja Insan BRILian Sambut HUT BRI ke-130

“Ditahun sebelumnya kita mencapai target, mudah-mudahan tahun ini juga kita bisa mencapai target tersebut,” tambah Acang.

Jody

Berita Terkait

Diduga  Pemasangan Tiang Fiber Ilegal di Bogor
Lurah Mustikasari Sidak Proyek Kabel Optik, Aktivitas Dihentikan Sementara
Sucikan Hati, Eratkan Persaudaraan: Pesan Kuat di Halal Bihalal PWJU
Motor Listrik untuk SPPG Dibeli Rp 42 Juta per Unit, Lebih Murah dari Harga Pasaran
Dewan Kota Jakarta Utara Tinjau Pelayanan Rumah Sakit Cilincing, Pastikan Warga Terlayani dengan Baik
Jalan MT Haryono Setu Rusak Parah, Pengguna Jalan Khawatir
LINSEK Sananrejo Padukan Langkah, Kawal Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo
PPTN Tawarkan Solusi Berbasis Data dan Pancasila Atasi Masalah Keagamaan Nasional

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 23:10 WIB

Diduga  Pemasangan Tiang Fiber Ilegal di Bogor

Jumat, 10 April 2026 - 16:32 WIB

Lurah Mustikasari Sidak Proyek Kabel Optik, Aktivitas Dihentikan Sementara

Kamis, 9 April 2026 - 07:25 WIB

Motor Listrik untuk SPPG Dibeli Rp 42 Juta per Unit, Lebih Murah dari Harga Pasaran

Rabu, 8 April 2026 - 21:15 WIB

Dewan Kota Jakarta Utara Tinjau Pelayanan Rumah Sakit Cilincing, Pastikan Warga Terlayani dengan Baik

Rabu, 8 April 2026 - 16:16 WIB

Jalan MT Haryono Setu Rusak Parah, Pengguna Jalan Khawatir

Berita Terbaru

POTRET - skandal pengelolaan aset Pemda DKI mengemuka, Pasar Jabon menjadi sorotan tajam lantaran tak setorkan PAD maupun retribusi pasar. (Foto: Teropongrakyat.co).

Pemerintahan

Pasar Jabon Salah Kelola, Jorok dan Bau

Sabtu, 11 Apr 2026 - 00:43 WIB

Breaking News

Diduga  Pemasangan Tiang Fiber Ilegal di Bogor

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:10 WIB