Bocah 13 Tahun Diduga Tenggelam di Kubangan Bekas Tambang Galian C di Pasuruan

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 02:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan, Teropongrakyat,.co – Peristiwa nahas menimpa seorang anak berusia 13 tahun yang diduga tenggelam di kubangan air bekas tambang galian C di Dusun Beringin, Desa Jeladri, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, Senin (9/3/2026) sore.

Korban diketahui bernama Muhammad Sofa Alfian (13). Kejadian tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 16.00 WIB di lokasi bekas tambang galian C yang berada di wilayah desa setempat.

Menurut informasi yang dihimpun, saat kejadian korban tengah bermain di sekitar lokasi bersama dua orang temannya. Saat berada di tepi genangan air bekas galian, korban diduga terpeleset dan jatuh ke dalam kubangan yang cukup dalam.

Baca Juga:  Hari Ulang Tahun Ke-64 Brigif 6 Kostrad Berbagi Kebahagiaan Bersama Yatim Piatu.

Kedua teman korban yang berada di lokasi disebut tidak dapat berenang. Mereka panik dan akhirnya meninggalkan lokasi kejadian tanpa memberitahukan kepada orang tua maupun warga sekitar.

Kepala Desa Jeladri, Nur Tinggal, mengatakan berdasarkan keterangan yang diterima, terdapat tiga anak yang bermain di sekitar area bekas tambang tersebut sebelum peristiwa terjadi.

“Mereka bermain di sekitar genangan bekas galian. Informasi yang kami terima, korban terpeleset dan jatuh ke dalam air,” ujarnya.

Setelah menerima laporan dari warga, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan bersama relawan segera menuju lokasi untuk melakukan proses pencarian.

Baca Juga:  PAMA Resmi Membuka Bulan K3 Nasional 2026, Perkuat Sistem, Pengawasan, dan Budaya Keselamatan

Hingga Senin malam, proses pencarian terhadap korban masih terus dilakukan dengan menyisir area genangan bekas tambang yang memiliki kedalaman cukup tinggi.

Peristiwa ini juga memunculkan sorotan dari warga sekitar. Mereka menduga adanya kelalaian dari pihak penambang yang tidak melakukan reklamasi atau penutupan terhadap bekas galian tambang tersebut.

Warga pun meminta pihak berwenang untuk mengusut tuntas keberadaan tambang tersebut, termasuk memeriksa apakah aktivitas penambangan telah mengantongi izin resmi.

Selain itu, warga juga berharap pihak terkait dapat menindak tegas penambang yang diduga lalai sehingga meninggalkan kubangan berbahaya yang berpotensi menimbulkan korban jiwa. **

Berita Terkait

Warga Berbondong-bondong Datangi Rumah Kepala Desa Cibuyur, Minta Yoyok Kusnodo Lanjutkan Kepemimpinan
Warga Berbondong-bondong Datangi Rumah Kepala Desa Cibuyur
Ahli Waris Tolak Dugaan Pemaksaan Perubahan Nama oleh Dukcapil Jepara, Lapor Ombudsman
Sistem MyPertamina Bermasalah, Klub Logindo Protes: Truk Mogok Beli Solar, Call Center sulit Dihubungi
BPI KPNPA RI Apresiasi Satgas Tricakti, Desak Usut Asal-usul Zirkon PT PMM
Baru Bergerak Setelah Disorot, Parkir Liar di Danau Sunter Barat Ditertibkan
Dugaan Pengolahan Usus Ayam Berformalin di Pemalang, Media Temukan Gudang Tanpa Izin dan Pembuangan Limbah ke Sungai
Dari Warkop Pinggir Jalan ke Ekspansi Lintas Kota: Strategi ‘Sunyi’ UMKM Menang di Pasar Daerah

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 22:33 WIB

Warga Berbondong-bondong Datangi Rumah Kepala Desa Cibuyur, Minta Yoyok Kusnodo Lanjutkan Kepemimpinan

Kamis, 23 April 2026 - 21:57 WIB

Warga Berbondong-bondong Datangi Rumah Kepala Desa Cibuyur

Kamis, 23 April 2026 - 09:09 WIB

Ahli Waris Tolak Dugaan Pemaksaan Perubahan Nama oleh Dukcapil Jepara, Lapor Ombudsman

Rabu, 22 April 2026 - 20:33 WIB

Sistem MyPertamina Bermasalah, Klub Logindo Protes: Truk Mogok Beli Solar, Call Center sulit Dihubungi

Rabu, 22 April 2026 - 20:12 WIB

BPI KPNPA RI Apresiasi Satgas Tricakti, Desak Usut Asal-usul Zirkon PT PMM

Berita Terbaru

Breaking News

Warga Berbondong-bondong Datangi Rumah Kepala Desa Cibuyur

Kamis, 23 Apr 2026 - 21:57 WIB