BNI Apresiasi Ajang BNI-UI Half Marathon 2024 Pada 8 September Mendatang

- Jurnalis

Kamis, 15 Agustus 2024 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, teropongrakyat.co – Direktur Institusional BNI Munadi Herlambang mengapresiasi acara BNI-Universitas Indonesia Half Marathon 2024 yang merupakan ajang kegiatan olahraga untuk seluruh elemen masyarakat.

“Alhamdulillah… Kemarin siang, Selasa 13 Agustus 2024, saya membuka kegiatan Press Conference BNI-UI Half Marathon 2024. Saya sangat mengapresiasi kepada Universitas Indonesia ini tetap bergeliat mengadakan event olahraga untuk masyarakat yang akan dilaksanakan di Kampus UI Depok,” ujar Munadi seusai menghadiri Press Conference BNI-UI Half Marathon 2024 di Jakarta.

BNI bersama Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni) kembali mengulang sukses dengan menggelar ajang lari populer, BNI-UI Half Marathon 2024.

Mengangkat tema the Greenest and Most Sterile Route Half Marathon, race event ini menargetkan 10.000 peserta, dengan kategori 5K, 10K, dan 21K yang dilaksanakan di Kampus UI, Depok, Jawa Barat, Minggu (8/9/2024) mendatang.

Baca Juga:  Kunjungi SPKLU di Banten, Menteri ESDM Apresiasi Kesiapan PLN Sambut Mudik Lebaran 2025

Sejak 2017, tahun ini adalah kali ke-6 di mana BNI selalu memberikan support sebagai sponsor utama pada kegiatan ini. Kali ini, BNI menggunakan Wonder by BNI, supper apps BNI, untuk mendukung kemudahan transaksi dan juga promo-promo sepanjang kegiatan BNI-UI Half Marathon 2024.

Munadi mengungkapkan animo masyarakat sekarang begitu tinggi untuk mengikuti event-event maraton yang masif diselenggarakan setelah berakhirnya pandemi.

BNI Apresiasi Ajang BNI-UI Half Marathon 2024 Pada 8 September Mendatang - Teropong Rakyat

Lebih lanjut, Munadi berharap Universitas Indonesia selaku salah satu universitas yang masuk tiga besar kampus terbaik di Indonesia dapat mengembangkan olahraga hingga masuk menjadi salah satu program studi manajerial olahraga ke depannya.

Baca Juga:  Deklarasi Anti Tawuran Di SMP Negeri 77 Jakarta

“Saya meminta semoga perkembangannya tidak di maraton tapi di cabang-cabang olahraga lainnya. Kami berharap Universitas Indonesia menjadi pionir untuk membuka prodi di manajerial olahraga,”ujarnya.

Ia menilai prodi manajerial olahraga sangat dibutuhkan seiring dengan naiknya kebiasaan berolahraga hingga menjadi tren di semua kalangan usia.

Menurutnya, industri olahraga kalau dijalankan dengan menarik, profesional, dan dikombinasikan dengan manajemen merchandise dan media akan menjadi peluang bisnis yang sangat menjanjikan.

“Event-event olahraga hari ini khususnya maraton ini hampir semuanya selalu laku habis. Habisnya itu tidak sampai satu atau dua hari sudah habis terjual. Masyarakat sangat antusias dan mungkin kangen karena panjangnya efek pandemi,” tutupnya. / (Akbar)

Berita Terkait

Brimob Polda Metro Jaya Gagalkan Rencana Tawuran di Jakarta Timur, Senjata Rakitan Diamankan
Polda Metro Jaya Membongkar Clandestine Lab Narkotika Jenis Tembakau Sintetis
Dorong Kesejahteraan Petani, HMTN-MP Perkenalkan Program Terintegrasi di Subang
Kebakaran Rumah di Randudongkal Pemalang, Diduga Akibat Korsleting Listrik
57 Detik yang Mengubah Segalanya, Mengenang Tragedi Gempa Yogyakarta 2006
POLSEK Bogor Timur Diduga Langgar Peraturan KAPOLRI: BERIKAN RUANG MEDIASI UNTUK DEPT COLLECTOR
Tiang Patah Dibiarkan Menggantung, Ancam Nyawa Warga Marunda
Paskah Bersama PGLII, Yayasan Mahanaim dan FGTG Ministry Serukan Iman yang Aktif dan Berani Menghadapi Tantangan

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 17:35 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Gagalkan Rencana Tawuran di Jakarta Timur, Senjata Rakitan Diamankan

Minggu, 19 April 2026 - 13:18 WIB

Polda Metro Jaya Membongkar Clandestine Lab Narkotika Jenis Tembakau Sintetis

Minggu, 19 April 2026 - 08:57 WIB

Dorong Kesejahteraan Petani, HMTN-MP Perkenalkan Program Terintegrasi di Subang

Jumat, 17 April 2026 - 22:28 WIB

Kebakaran Rumah di Randudongkal Pemalang, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Jumat, 17 April 2026 - 13:07 WIB

57 Detik yang Mengubah Segalanya, Mengenang Tragedi Gempa Yogyakarta 2006

Berita Terbaru