Apical Grup Wujudkan Penanaman 5.000 Mangrove di Blok Elang Laut Pantai Indah Kapuk

- Jurnalis

Jumat, 29 Maret 2024 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Teropongrakyat.co – Dalam rangka mewujudkan komitmen Apical, peningkatkan kerjasama antara Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta dengan PT Asianagro Agungjaya – Apical Grup dan partisipasi dalam Kelompok Kerja Mangrove Daerah Provinsi DKI Jakarta Tahun 2023 2026, serta menyambut peringatan Founder’s Day 56 RGE, guna membantu kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemulihan kerusakan sumberdaya hutan dan lahan serta fungsi pohon yang menghasilkan oksigen, meningkatkan cadangan air, perubahan iklim, penurunan emisi gas rumah kaca.

Saat ini telah melaksanakan penyelesaian penataan kegiatan penanaman 5.000 mangrove di Blok Elang Laut Pantai Indah Kapuk Jakarta Utara, bagian dari penanaman 5.600 mangrove dalam kurun waktu bulan Desember 2023 sampai dengan Maret 2024, pada Kamis 28/3/2024.

Selain itu, bagian kegiatan penanaman 5.600 mangrove tersebut, telah juga selesai dilaksanakan penanaman 600 mangrove waktu lalu pada lokasi di Hutan Kota Rorotan, Cilincing – Jakarta Utara.

Haristian, dari Dept SSL-GA mengutarakan bahwa kegiatan penanaman mangrove ini merupakan perwujudan komitmen nyata dari filosofi grup perusahaan yang merupakan bagian 5C, yaitu Good for Climate Baik untuk Kklim dan Good for Community Baik untuk Masyarakat.

Baca Juga:  Diduga Ada Praktik Calo Berkedok Notaris di Kantor BPN Jakarta Utara, Warga Kaget Diminta Rp9,5 Juta Hanya untuk Konsultasi

Program ini merupakan komitmen Apical dalam turut serta melestarikan hutan mangrove terutama di lokasi wilayah Jakarta Utara, yang bertujuan menjaga kelestarian lingkungan terutama di sekitar area operasional perusahaan dan mengurangi emisi karbon, serta mengajak masyarakat untuk turut berkontribusi positif terhadap konservasi lingkungan dan pembangunan berkelanjutan, tambah Haristian.

Djuhana, Ketua Kelompok Tani Hutan Flora Mangrove di blok penanaman Elang Laut, PIK Jakarta Utara, sebagai kelompok pelaksana kegiatan penanaman dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta, mengatakan pertumbuhan dan perkembangan mangrove yang ditanam berlangsung baik, dilakukan tindakan pemeliharaan intensif di tahun pertama dan sangat mendukung kegiatan penanaman mangrove yang diinisiasi oleh PT Asianagro Agungjaya Apical Grup tersebut. Sebelumnya pada tahun 2021 dan 2022 PT Asianagro Agungjaya Apical Grup juga telah melakukan penanaman mangrove di Kawasan Ekowisata, Pantai Indah Kapuk Jakarta Utara dan berharap bisa terus berkelanjutan nantinya.

Baca Juga:  Oknum Wartawan Langgar KEJ, Pemberitaan Hanya Sepihak

Pelestarian ekosistem hutan, termasuk mangrove perlu terus ditingkatkan karena memiliki kekayaan hayati serta potensi dalam ekosistem hutan mangrove yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Hutan mangrove memiliki peran penting terhadap mengurangi dampak perubahan iklim yang terjadi. Juga dapat menjadi sumber olahan pangan dari mangrove seperti jenis pidada (Sonneratia sp) berupa sirup mangrove, dodol mangrove, serta keripik mangrove dan keberadaan hutan magrove dapat sebagai fasilitas sarana edukasi bagi masyarat untuk lingkungan yang bersih dan lebih sehat.

Diharapkan masyarakat dapat mengetahui bahwa potensi mangrove tidak hanya untuk lingkungan, tetapi juga bernilai ekonomis dan dapat diolah menjadi olahan pangan, seperti yang pernah dilakukan dan dikelola oleh kelompok binaan Dinas Pertamanan dan Huta Kota Provinsi DKI Jakarta.

Oleh karena itu kami sangat mendukung Apical Grup melalui upaya dan kotribusinya dalam pelestarian mangrove dan harapannya ada pengembangan kegiatan penanaman mangrove, khususnya wilayah Jakarta, tambah Djuhana.

Report, Yordani

Apical Grup Wujudkan Penanaman 5.000 Mangrove di Blok Elang Laut Pantai Indah Kapuk - Teropong Rakyat

Berita Terkait

Ahli Tergugat Dinilai Blunder di Persidangan, Akui AJB yang Ditandatangani Orang Meninggal “Batal Demi Hukum”
Tragedi Curug Ciparay: Wisatawan Ditemukan Tewas Setelah Diperingatkan Pengelola
Tol Menuju Tanjung Priok Bakal Punya Tarif Terpadu
Diduga Ada Pungutan SPP dan Uang Pembangunan, Kepala MAN 5 Bogor Belum Berikan Klarifikasi
Realisasi Utang Negara Hingga Mei 2026 Terukur dan Sesuai Kebutuhan
SDN Rawa Badak Utara 15 Gelar Perpisahan dan Pelepasan Siswa Kelas VI, Siswa Berprestasi Raih Penghargaan
Cafe Merkusi Wagir, Destinasi Nongkrong dan Camping Favorit di Kaki Gunung Kawi
Vendor Pertanyakan Nasib Tagihan Rp1,6 Miliar Setelah Bertahun-tahun Menunggu

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 19:50 WIB

Ahli Tergugat Dinilai Blunder di Persidangan, Akui AJB yang Ditandatangani Orang Meninggal “Batal Demi Hukum”

Senin, 8 Juni 2026 - 10:21 WIB

Tragedi Curug Ciparay: Wisatawan Ditemukan Tewas Setelah Diperingatkan Pengelola

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:08 WIB

Tol Menuju Tanjung Priok Bakal Punya Tarif Terpadu

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:33 WIB

Diduga Ada Pungutan SPP dan Uang Pembangunan, Kepala MAN 5 Bogor Belum Berikan Klarifikasi

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:31 WIB

Realisasi Utang Negara Hingga Mei 2026 Terukur dan Sesuai Kebutuhan

Berita Terbaru