Anugrah Jurnalistik Adinegoro 2024 Milik Semua Wartawan, Diperlukan Model Penguatan Media Kecil

- Jurnalis

Kamis, 21 November 2024 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Teropongrakyat.co – Anugerah Jurnalistik Adinegoro (AJA) 2024 adalah milik semua wartawan. Diharapkan kehadiran AJA bisa menjadi oase di tengah menurunnya Indeks Kemerdekaan Pers Indonesia 2023 dan berbagai tantangan yang kian berat yang dihadapi pers daerah.

“Kami mengajak Tempo mengikuti kompetisi Anugerah Jurnalistik Adinegoro, tentu bukan sekadar untuk menang, tapi yang lebih dibutuhkan kontribusi media besar dalam menguatkan media kecil, pers daerah,”kata Artini, Ketua Panitia Pelaksana AJA saat bersama anggota timnya mengunjungi kantor Redaksi Tempo, Palmerah, Jakarta, Rabu (20/11/2024).

Di kantor Redaksi Tempo, tampak Wakil Pemimpin Redaksi Tempo, Bagja Hidayat ditemani sejumlah redaktur pelaksana Tempo. Juga tampak Redaktur Desk Investigasi Raymundus Rikang. Suasana keakraban terasa dalam pertemuan tersebut.

Tempo dan sejumlah media besar lainnya seperti Kompas, sering memenangkan ajang penghargaan Adinegoro. Raymundus Rikang adalah anggota tim penulis artikel “Hanya Api Semata Api” yang meraih penghargaan Adinegoro 2020.

Artini mengharapkan, melalui AJA 2024 dapat meningkatkan kualitas karya jurnalistik dan kemerdekaan pers.

Baca Juga:  Kapolri Terima Anugerah Adat Ingatan Budi dari Lembaga Adat Melayu Riau

Ditambahkan, ada sejumlah hal baru yang diperkenalkan dalam lomba AJA 2024, di antaranya, karya yang diperlombakan dititikberatkan pada karya jurnalistik investigatif yang inovatif dan kolaboratif.

“Kalau untuk menang, Tempo sudah sering menang. Kali ini, kami mengharapkan Tempo mengirimkan karya investigasi hasil kolaborasi dengan media kecil. Sehingga diharapkan bisa menjadi model kolaborasi antara media besar dan media kecil, di masa depan. Isu kolaborasi menjadi nilai tambah dalam penjurian karya,”ujar Artini.

Bagja Hidayat mendukung prinsip-prinsip dasar dalam penyelenggaraan AJA sehingga nantinya tak perlu lagi ada sekat pemisah. PWI dan AJI sama, semua wartawan bisa mengikuti lomba karya jurnalistik Adinegoro.

Ditambahkan, Tempo juga telah melakukan kolaborasi dengan media-media kecil dan pers daerah untuk menggarap proyek liputan investigasi dengan sponsor, antara lain Pulitzer.

“Sekarang banyak sponsor dari luar negeri yang siap memberi dana untuk membiayai kegiatan investigasi. Bahkan, Tempo ingin naik kelas lagi, dengan melakukan jurnalisme konstruktif yang sedang menjadi tren,”kata Bagja.

Baca Juga:  570 Pengawas TPS se-Kecamatan Cilincing Dikukuhkan

Dikatakan, belum lama ini, Tempo berkolaborasi dengan media lokal di Sumatera Barat, melakukan investigasi soal pencemaran Danau Maninjau.

Tempo juga bekerja sama dengan media kecil di Jakarta yang diawaki hanya empat orang, yakni Jaring id, melakukan investigasi kejahatan perikanan di Indonesia Timur. Karya jurnalustik itu sudah tayang dengan judul “Mengejar Kapal Gelap Sampai Laut Arapura” pada 13 Oktober 2024 lalu.

“Peluang kerja sama media besar dan media kecil terbuka dalam menggarap karya investigasi,” kata Bagja Hidayat.

Tahun 2024, Anugerah Jurnalistik Adinegoro memperlombakan lima kreteria karya jurnalistik utama, yakni media cetak, online, televisi, radio dan foto.

Selain itu, akan disediakan pula dua penghargaan khusus, yakni pers mahasiswa dan jurnalisme warga.

AJA 2024 mengangkat tema “Pers dan Demokrasi” akan menyeleksi karya-karya jurnalistik berkualitas yang dipublikasikan dari tanggal 1 Januari 2024 hingga 31 Desember 2024. Peserta dapat segera mengirimkan karyanya ke alamat
http://s.id/ADINEGORO2024

Sumber Berita: Humas PWI Pusat

Berita Terkait

Camat Koja Bungkam Saat Dikonfirmasi Terkait Dapur MBG di Area SPBU
Warga Transmigrasi Air Balui SP2 Terpaksa Mengungsi Berbulan-bulan Saat Musim Hujan, Pertanyakan Penyebab Banjir Berkepanjangan
Soal Perkara Kasus Dugaan Korupsi Pasar Among Tani, Pemkot Batu Serahkan Sepenuhnya pada Proses Hukum
IIW Indonesia 2026 Hadir Lagi, Jadi Tempat Kumpul Teknologi dan Pelaku Industri Dunia
TNI AL Gagalkan Dugaan Penyelundupan Mineral Radioaktif di Batam
Dugaan Intimidasi Warnai Pemeriksaan Karyawan PT Volta Indonesia Semesta di Semarang
Warga Gaza Tetap Laksanakan Salat Idul Adha di Tengah Reruntuhan, Tanpa Kurban Akibat Konflik
Cahaya Manthovani Bawa Warna Baru di Industri Event Indonesia

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 08:54 WIB

Camat Koja Bungkam Saat Dikonfirmasi Terkait Dapur MBG di Area SPBU

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:23 WIB

Warga Transmigrasi Air Balui SP2 Terpaksa Mengungsi Berbulan-bulan Saat Musim Hujan, Pertanyakan Penyebab Banjir Berkepanjangan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:57 WIB

Soal Perkara Kasus Dugaan Korupsi Pasar Among Tani, Pemkot Batu Serahkan Sepenuhnya pada Proses Hukum

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:36 WIB

IIW Indonesia 2026 Hadir Lagi, Jadi Tempat Kumpul Teknologi dan Pelaku Industri Dunia

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:48 WIB

TNI AL Gagalkan Dugaan Penyelundupan Mineral Radioaktif di Batam

Berita Terbaru

Breaking News

Camat Koja Bungkam Saat Dikonfirmasi Terkait Dapur MBG di Area SPBU

Senin, 1 Jun 2026 - 08:54 WIB