Andrew Susanto: Bisnis Autopilot, Tapi Ga Growth! Buat Apa?

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juli 2024 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siapa yang tidak kenal Andrew Susanto? 

Trilyuner muda yang punya 1000 cabang bisnis Pusat Gadai Indonesia (PGI). 

Omzet Fantastis, Jiwa Sosialis

Image

PT Pusat Gadai Indonesia, perusahaan yang didirikan oleh Andrew, telah meraih omzet lebih dari Rp 1,2 triliun per tahun. Assetnya sendiri sempat  disebut, lebih dari 5 triliun.

Meski sudah menjadi trilyuner, Andrew sangat peduli dengan pertumbuhan UMKM di Indonesia.

Andrew sadar bahwa banyak pengusaha yang ingin bisnisnya tumbuh besar, tapi mereka tidak punya akses dan informasi yang memadai.

Banyak orang berlomba-lomba mencari celah networking, bangun relasi dengan milyarder dan trilyuner.

Tujuannya agar ‘ketularan kaya’, dapat insight, punya solusi, bisnisnya tumbuh! 

Ilustrasi mindset pengusaha 

Namun masalahnya, mereka sering terjebak mindset bisnis yang keliru. Mereka FOMO dengan istilah bisnis bisa autopilot, dan sederet iming-iming bisnis instan lainnya.

Ilusi Bisnis Instan dan Autopilot

Banyak pengusaha yang sudah 7-10 tahun bisnis, perusahaannya nggak gede-gede. Yang begini, bisa dipastikan, ada yang salah di bisnisnya!

Baca Juga:  Usulan Pagu Indikatif Kementerian Perhubungan TA 2026 Sebesar Rp24,4 Triliun, Komisi V DPR RI Setuju?

Realitanya, Harvard Business Review menyatakan bahwa 90% UMKM gagal dalam 5 tahun pertama karena CEO-nya tidak fokus dan kurang memahami pentingnya pengelolaan yang tepat.

Harvard Business Review, by Google

Andrew Susanto menegaskan, “Rata-rata orang bisnis 2 tahun udah jumawa. Merasa bisnis bisa autopilot, tapi omzet nggak growth!” 

Kenyataan Pahit Pengusaha 

Mereka cepat merasa puas dan tidak lagi fokus, padahal seharusnya CEO harus selalu ada di bisnisnya agar perusahaan bisa tumbuh eksponensial.

“Bisnis saya bisa autopilot, tapi buat apa bisa autopilot kalau bisnis malah nggak bisa growth eksponensial?” Ungkap Andrew.

Sharks' Secret Business Formula, Andrew Susanto x Bisnishack

“CEO harus ada di bisnisnya, agar perusahaan itu bisa tumbuh eksponensial. Eksponensial itu revenue tumbuh 30% tiap tahun, selama 20 tahun berturut-turut,” jelas Andrew.

Sharks’ Secret Business Formula

Untuk mencegah kekeliruan persepsi tentang bisnis autopilot. 

Sharks' Secret Business Formula, Andrew Susanto x Bisnishack

Andrew Susanto akhirnya berhasil bisnishack ‘paksa’ untuk terjun langsung. Deep dive menjadi ‘nahkoda’ untuk para pengusaha yang ingin bisnisnya gede. 

Baca Juga:  Pembalut Malam, Solusi Tidur Nyenyak Tanpa Khawatir Bocor

Maka dari itu, lahirlah workshop Sharks’ Secret Business Formula. Workshop yang akan fokus membantu peserta mencapai omzet tembus >100M/Tahun!

Bukan Workshop Modal Omong Doang!

Andrew  sudah terbukti bisa buka dan mengelola 1000 cabang dan punya asset trilyunan. Apalagi strategi mencapai omzet 50M/Tahun?!  SANGAT POSIBLE!

Sharks' Secret Business Formula, Andrew Susanto x Bisnishack

Ini BUKAN workshop atau webinar yang Ko Andrew hanya mampir satu-dua jam sebagai guest speaker. 

SEKALI LAGI! Bisnishack berhasil ‘memaksa’ Ko Andrew hadir untuk Anda, DUA HARI! 

Kenapa Sharks’ Secret?

Karena hanya di workshop ini, Ko Andrew dan Ring Nolnya akan membongkar habis satu demi satu ruang rahasia di balik kesuksesan bisninya. Tanpa tedeng aling-aling!

Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk membawa bisnis Anda ke level berikutnya!

Image

Miliki Formula Bisnis 10M/Tahun dari Trilyuner Beneran

Untuk pendaftaran dan informasi lebih lanjut, hubungi Reny Violeta: wa.me/6281392077733
Email: renybisnishack@gmail.com

Berita Terkait

Perkuat Layanan Tanpa Henti, IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas Ramadan
PTP Nonpetikemas Cabang Banten Dukung Arus Mudik Motor dan Truk Sembako ke Sumatera
Dukung Ibadah Ramadan Warga Ring 1, IPC TPK Gelar Karpet di 8 Masjid Sekitar Pelabuhan Tanjung Priok
IPC TPK Fasilitasi 500 Pemudik Tujuan Semarang di Idul Fitri 1447 H
PT Pelindo Sinergi Lokaseva Raih Tiga Penghargaan pada Indonesia Fire Safety Excellence Award 2026
PT Pelindo Sinergi Lokaseva Pastikan Layanan Tetap Optimal Selama Periode Libur Lebaran 2026
Pelayanan Terminal Peti Kemas Tanjung Priok Berjalan Normal Usai Penyesuaian Sistem Gate Pass
TPK Koja Dukung Program Mudik Bersama Pelindo, Fasilitasi 250 Pemudik Menuju Kampung Halaman

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:30 WIB

Perkuat Layanan Tanpa Henti, IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas Ramadan

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:58 WIB

PTP Nonpetikemas Cabang Banten Dukung Arus Mudik Motor dan Truk Sembako ke Sumatera

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:42 WIB

Dukung Ibadah Ramadan Warga Ring 1, IPC TPK Gelar Karpet di 8 Masjid Sekitar Pelabuhan Tanjung Priok

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:32 WIB

IPC TPK Fasilitasi 500 Pemudik Tujuan Semarang di Idul Fitri 1447 H

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:13 WIB

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Raih Tiga Penghargaan pada Indonesia Fire Safety Excellence Award 2026

Berita Terbaru

Internasional

Israel Gunakan Amunisi Lawas Hadapi Iran, Biaya Perang Membengkak

Senin, 23 Mar 2026 - 18:24 WIB