Menhut Raja Juli Antoni Dinilai Punya Peran Krusial dalam Jaga Kredibilitas Perdagangan Karbon Hutan

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,teropongrakyat.co –
Director Climate Policy Initiative Tiza Mafira menilai, peran Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menjadi sangat sentral dalam implementasi perdagangan karbon sektor kehutanan.

Sebab, mekanisme perdagangan karbon hutan saat ini dijalankan melalui skema carbon offset resmi sesuai ketentuan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 110 Tahun 2025 dan Peraturan Menteri Kehutanan (Permenhut) Nomor 6 Tahun 2026.

Kata dia, Kementerian Kehutanan berperan sebagai gatekeeper utama dalam memastikan kredibilitas proyek karbon yang diperdagangkan.

Baca Juga:  Berbagi Kebahagiaan Bersama Warga Kampung Eromaga, Papua

“Peran Menhut sangat sentral dan krusial sebagai gatekeeper utama,” ujar Tiza di Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Menurut Tiza, melalui Sistem Registri Unit Karbon (SRUK), Kementerian Kehutanan bertugas melakukan validasi sekaligus mengawasi jalannya proyek karbon. Langkah tersebut diperlukan agar tidak terjadi klaim ganda (double counting) yang dapat mengurangi kepercayaan pasar.

“Lewat Sistem Registri Unit Karbon (SRUK), Kemenhut memvalidasi dan mengawasi jalannya proyek agar tidak terjadi klaim ganda atau ouble counting, sehingga menjaga kepercayaan pasar baik domestik maupun internasional,” kata Tiza.

Baca Juga:  Tangkal Premanisme, Bhabinkamtibmas Pulau Kelapa Jalin Kerja Sama dengan Tokoh Masyarakat

Ia menambahkan, perkembangan perdagangan karbon kehutanan ke depan juga akan bergantung pada tingkat kepercayaan pasar terhadap unit karbon yang dihasilkan Indonesia.

Menurut dia, hal itu akan menentukan apakah karbon hutan Indonesia mampu memperoleh harga premium di pasar.

“Perlu dilihat nanti harga pasar karbon hutan Indonesia seperti apa, apakah cukup dipercaya pasar sehingga bisa mendapatkan harga premium atau tidak,” tutur Tiza.

Sumber : Divisi Humas MIO Indonesia DKI Jakarta

Berita Terkait

Menhut Raja Juli Antoni Dinilai Punya Peran Krusial dalam Jaga Kredibilitas Perdagangan Karbon Hutan
KOLABORASI PT API DALAM PROGRAM TJSL PENATAAN LINGKUNGAN KAMPUNG PELINDO 2026
Dari PMII ke Ketua Umum BM PAN, Pengamat Sosial Politik SDI: Slamet Ariyadi Bawa Napas Baru Menuju Pemilu 2029
MUSDALUB III AWPI DPD DKI Jakarta Berjalan Sukses, Tetapkan Kepengurusan Baru Masa Bakti 2026–2031
Cardi Santoso Silaturahmi ke Kasi Humas Polestro Jakarta Utara,Komitmen Perkuat Kemitraan Media dan Polri
Sohib Iswahyudi RZ. Terpilih sebagai Ketua Umum JPRMI Pusat, PW JPRMI DKI Jakarta Nyatakan Siap Bersinergi
Tanamkan Semangat Kebangsaan, Koramil Pakisaji Ajak 90 Anak Disabilitas Belajar dan Bermain di Yonif 512/QY
PPTN 2026–2030: Gabungkan Teknologi dan Teologi, Perkuat SDM demi Keadilan Pendidikan di Daerah Terpencil

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:53 WIB

Menhut Raja Juli Antoni Dinilai Punya Peran Krusial dalam Jaga Kredibilitas Perdagangan Karbon Hutan

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:50 WIB

Menhut Raja Juli Antoni Dinilai Punya Peran Krusial dalam Jaga Kredibilitas Perdagangan Karbon Hutan

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:08 WIB

KOLABORASI PT API DALAM PROGRAM TJSL PENATAAN LINGKUNGAN KAMPUNG PELINDO 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 12:25 WIB

Dari PMII ke Ketua Umum BM PAN, Pengamat Sosial Politik SDI: Slamet Ariyadi Bawa Napas Baru Menuju Pemilu 2029

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:57 WIB

MUSDALUB III AWPI DPD DKI Jakarta Berjalan Sukses, Tetapkan Kepengurusan Baru Masa Bakti 2026–2031

Berita Terbaru

Opini

Ketika Kode Etik Jurnalistik Mulai Ditinggalkan

Rabu, 15 Jul 2026 - 18:56 WIB