Kabupaten Malang Jadi Tuan Rumah Pembukaan MPLS Nasional 2026, Mendikdasmen Tegaskan Sekolah Harus Bebas Perundungan

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang | Teropongrakyat.co – Kabupaten Malang dipercaya menjadi tuan rumah pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 tingkat nasional. Kegiatan yang dipusatkan di SMK Negeri 2 Singosari, Senin (13/7/2026), dibuka langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, didampingi Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M.

Pembukaan MPLS Nasional menjadi penanda dimulainya pelaksanaan MPLS secara serentak di seluruh Indonesia pada 13–17 Juli 2026. Tahun ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengusung konsep “MPLS Ramah”, yang menekankan terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, serta bebas dari praktik perpeloncoan, kekerasan, dan perundungan.

Kabupaten Malang Jadi Tuan Rumah Pembukaan MPLS Nasional 2026, Mendikdasmen Tegaskan Sekolah Harus Bebas Perundungan - Teropong Rakyat

Pelaksanaan MPLS 2026 juga mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 12 Tahun 2026 yang memperpanjang masa pelaksanaan dari tiga hari menjadi lima hari. Kebijakan ini bertujuan memberikan waktu yang lebih optimal bagi peserta didik baru untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengenal budaya belajar, sekaligus membantu sekolah memetakan potensi, bakat, minat, karakter, hingga kondisi sosial-emosional siswa.

Dalam sambutannya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., menegaskan bahwa MPLS bukan sekadar agenda penyambutan siswa baru, tetapi menjadi momentum penting dalam membangun karakter dan budaya sekolah yang positif.

Baca Juga:  Seorang Paskibra, Dirinya Memberikan Pesan Kepada Rekan Siswa Pelajar di HUT RI ke 80

“MPLS harus menjadi pengalaman pertama yang menyenangkan bagi setiap murid. Tidak boleh ada lagi praktik perpeloncoan maupun bentuk kekerasan dalam proses pengenalan lingkungan sekolah. Sekolah harus menjadi ruang yang aman, ramah, inklusif, dan mampu menumbuhkan semangat belajar serta karakter peserta didik sejak hari pertama,” tegas Abdul Mu’ti.

Ia menambahkan, melalui MPLS Ramah pemerintah ingin memastikan seluruh satuan pendidikan mampu membangun ekosistem belajar yang menghargai keberagaman, menumbuhkan integritas, serta melahirkan generasi yang berkarakter, berprestasi, dan peduli terhadap lingkungan.

Selain pembukaan MPLS Nasional, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Deklarasi Sekolah Bebas Rokok Konvensional dan Rokok Elektrik (Vape) sebagai bentuk komitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat. Turut dilaksanakan Deklarasi Gerakan Bersama (Gema) Integritas Sekolah Jawa Timur untuk memperkuat budaya kejujuran, disiplin, integritas, dan tanggung jawab di lingkungan pendidikan.

Rangkaian acara semakin semarak dengan penganugerahan SIKAP Awards 2026 kepada sekolah, pendidik, dan berbagai pihak yang dinilai berhasil membangun budaya integritas serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berpihak pada peserta didik.

Baca Juga:  DPP AKPERSI Geruduk Kementrian Desa Terkait Pernyataan "LSM DAN Wartawan Bodrek", Ketua Umum: Segera Meminta Maaf Secara Terbuka Menteri Yandri

Sementara itu, Bupati Malang H. M. Sanusi menyampaikan bahwa MPLS Ramah merupakan langkah strategis dalam membangun fondasi karakter peserta didik sejak hari pertama memasuki sekolah. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga harus membentuk kedisiplinan, integritas, kepedulian, dan semangat gotong royong.

“MPLS menjadi pintu awal bagi peserta didik untuk mengenal lingkungan sekolah, guru, maupun teman-temannya. Karena itu, proses ini harus dilaksanakan secara edukatif, humanis, dan menyenangkan agar anak-anak merasa aman, nyaman, dan termotivasi untuk belajar serta mengembangkan potensi yang dimilikinya,” ujar Sanusi.

Bupati Sanusi juga menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Malang terhadap program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam mewujudkan sekolah yang ramah anak, bebas dari kekerasan, perundungan, serta penyalahgunaan rokok konvensional maupun rokok elektrik.

“Kami berharap semangat MPLS Ramah tidak berhenti pada kegiatan pengenalan sekolah saja, tetapi menjadi budaya yang terus tumbuh di setiap satuan pendidikan. Dengan demikian, sekolah akan menjadi tempat yang mampu melahirkan generasi yang cerdas, sehat, berkarakter, dan memiliki integritas untuk membangun Kabupaten Malang, Jawa Timur, maupun Indonesia di masa depan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Wawali Heli Suyanto Pimpin Apel, Sampaikan Arahan Wali Kota Percepat Kinerja Semester Kedua 2026
Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang, Kerugian Capai Rp20 Juta
Fantastis! Bea Cukai Malang Musnahkan 9,23 Juta Batang Rokok llegal Senilai Rp13,7 Miliar
Gudang Mebel di Singosari Terbakar Dini Hari, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Pawon Suro Sidomulyo Jadi Penguat Identitas Budaya, Wali Kota Nurochman Ajak Generasi Muda Jaga Warisan Leluhur
Wali Kota Nurochman Apresiasi Muslimat NU Jatim, Dorong Transformasi Dakwah Digital dari Kota Batu
Fenomena Mbediding Selimuti Kota Batu, BMKG Prediksi Suhu Makin Dingin Hingga Agustus
Pemkot Batu Luncurkan Program SEBAYA, Ajak Ayah Aktif Dampingi Anak di Hari Pertama Sekolah

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 15:35 WIB

Kabupaten Malang Jadi Tuan Rumah Pembukaan MPLS Nasional 2026, Mendikdasmen Tegaskan Sekolah Harus Bebas Perundungan

Senin, 13 Juli 2026 - 15:11 WIB

Wawali Heli Suyanto Pimpin Apel, Sampaikan Arahan Wali Kota Percepat Kinerja Semester Kedua 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 11:45 WIB

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang, Kerugian Capai Rp20 Juta

Senin, 13 Juli 2026 - 08:31 WIB

Fantastis! Bea Cukai Malang Musnahkan 9,23 Juta Batang Rokok llegal Senilai Rp13,7 Miliar

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:25 WIB

Gudang Mebel di Singosari Terbakar Dini Hari, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Berita Terbaru