Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang, Kerugian Capai Rp20 Juta

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG | Teropongrakyat.co – Kebakaran melanda sebuah bengkel yang juga difungsikan sebagai warung kopi di Jalan Sumberwuni RT 03 RW 03, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Senin (13/7/2026) pagi. Api diduga berasal dari kebocoran kompor gas saat pemilik sedang memasak air untuk membuat kopi.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 07.20 WIB. Berdasarkan laporan petugas, pemilik warung, Suryadi (46), tidak menyadari adanya kebocoran gas dari kompor yang digunakan. Saat api menyala, kobaran langsung menyambar oli dan bensin yang berada di sekitar kios sehingga api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan berukuran sekitar 4 x 6 meter.

Baca Juga:  Serahkan Penghargaan ke Empat Sekolah, Sekda Budiar juga Tularkan Arahan Mendagri di Rakor Sinergi dan Optimalisasi Program MBG

Laporan kejadian diterima Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Malang sekitar pukul 07.30 WIB. Tim Regu 2 langsung bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam beserta tujuh personel. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 07.45 WIB dan berhasil menjinakkan api pada pukul 08.30 WIB.

Proses pemadaman turut dibantu satu unit mobil tangki air dari Molindo, personel Polsek Lawang, serta staf Kelurahan Kalirejo untuk memastikan api tidak kembali menyala.

Komandan Regu 2 Damkar Kabupaten Malang, Andrianto, menyampaikan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran adalah kebocoran gas dari kompor yang digunakan saat memasak.

Baca Juga:  Kaliku Lestari Nusantara Ajak Ratusan Relawan Bersihkan Sungai dan Tebar 1.000 Benih Ikan di Pakisaji

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, seluruh bangunan bengkel dan warung kopi beserta isinya terbakar. Kerugian material akibat kejadian ini diperkirakan mencapai sekitar Rp20 juta.

Petugas mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa kondisi selang, regulator, dan tabung LPG sebelum digunakan, terutama di lokasi usaha yang menyimpan bahan mudah terbakar seperti bensin maupun oli, guna mencegah terjadinya kebakaran serupa.

Berita Terkait

718 Mahasiswa Baru Universitas Kepanjen Ikuti PKKMB
Remaja Sehat, Program AGISTA di SMKN 7 Menginspirasi Generasi Mbois Berkelas
Cek Kesehatan Gratis LDII Pakisaji Disambut Antusias Warga
Proyek APBD Rp5,5 Miliar di Pademangan Timur Diduga Abaikan K3, Papan Proyek Dipasang di Samping Rumah Warga
37 Inovasi Perumda Tirta Kanjuruhan Perkuat Kabupaten Malang di IGA 2026
Oven Korslet, Home Industri Tusuk Sate di Turen Terbakar
Ditinggal ke Toko, Rumah Warga Genengan Pakisaji Terbakar
Kebakaran Dapur RSSA Malang, Layanan Rumah Sakit Tetap Jalan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 23:08 WIB

Remaja Sehat, Program AGISTA di SMKN 7 Menginspirasi Generasi Mbois Berkelas

Minggu, 13 September 2026 - 12:41 WIB

Cek Kesehatan Gratis LDII Pakisaji Disambut Antusias Warga

Sabtu, 12 September 2026 - 18:13 WIB

Proyek APBD Rp5,5 Miliar di Pademangan Timur Diduga Abaikan K3, Papan Proyek Dipasang di Samping Rumah Warga

Jumat, 11 September 2026 - 21:32 WIB

37 Inovasi Perumda Tirta Kanjuruhan Perkuat Kabupaten Malang di IGA 2026

Jumat, 11 September 2026 - 07:15 WIB

Oven Korslet, Home Industri Tusuk Sate di Turen Terbakar

Berita Terbaru

TNI – Polri

Kapolda Metro Jaya Terima Audiensi Pimpinan DPRD DKI Jakarta

Selasa, 15 Sep 2026 - 17:14 WIB