Gudang Mebel di Singosari Terbakar Dini Hari, Diduga Akibat Korsleting Listrik

- Jurnalis

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang | Teropongrakyat.co – Sebuah gudang mebel di Jalan Rogonoto RT 03 RW 01, Dusun Kebonagung, Desa Tamanharjo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, dilalap api pada Minggu (12/7/2026) dini hari. Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik itu berhasil dipadamkan setelah tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Malang menerjunkan tiga unit mobil pemadam.

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Warga sekitar terlebih dahulu mendengar suara ledakan dari dalam gudang mebel yang saat itu dalam kondisi tertutup dan tidak berpenghuni. Tak lama kemudian, asap tebal mulai terlihat keluar dari bangunan.

Gudang Mebel di Singosari Terbakar Dini Hari, Diduga Akibat Korsleting Listrik - Teropong Rakyat

Salah seorang warga, Anto, berusaha mengecek kondisi gudang. Karena api mulai membesar, ia berlari ke jalan raya dan bertemu mobil patroli Polsek Singosari yang sedang melintas. Petugas kemudian membuka paksa pintu gudang dan mendapati kobaran api telah meluas.

Baca Juga:  315 Petugas KPPS Kelurahan Koja Siap Bertugas

Kapolsek Singosari, AKP Zainudin, SH., MH, yang berada di lokasi segera menghubungi Mako Damkar Kabupaten Malang. Laporan diterima sekitar pukul 02.42 WIB dan tim Damkar Pos Singosari langsung diberangkatkan lima menit kemudian.

Komandan Peleton Damkar Kabupaten Malang, Andik Minarko, mengatakan tiga unit mobil pemadam diterjunkan untuk menangani kebakaran tersebut. Petugas tiba di lokasi pukul 02.55 WIB dan langsung melakukan proses pemadaman agar api tidak merambat ke bangunan di sekitarnya.

“Sebanyak tiga unit mobil pemadam diterjunkan ke lokasi. Berkat kerja sama seluruh unsur yang terlibat, api berhasil dipadamkan dan situasi dapat dikendalikan sekitar pukul 04.05 WIB,” ujar Andik Minarko.

Baca Juga:  DPD AKPERSI Jawa Barat Resmi Lantik Ahmad Syarifudin, C.BJ.,C.EJ Sebagai Ketua DPC AKPERSI Kabupaten Bekasi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, sumber api diduga berasal dari arus pendek atau korsleting listrik pada peralatan mebel yang kabelnya masih terhubung dengan aliran listrik.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material hingga kini masih belum dapat dihitung karena pemilik gudang, Hail Bali, warga Desa Langlang, Kecamatan Singosari, belum berada di lokasi saat kejadian.

Selain tiga unit Damkar Kabupaten Malang, penanganan kebakaran juga melibatkan personel Polsek Singosari, Kecamatan Singosari, Relawan Siaga Utara (RESITA), serta petugas PLN Singosari untuk mengamankan jaringan listrik selama proses pemadaman berlangsung.

Berita Terkait

Dalam Sehari, Dua Kebakaran Terjadi di Kabupaten Malang, Damkar Bergerak Cepat
Kebakaran Lahan Bambu dan Sampah Seluas 5 Hektare di Lawang
Anggaran Bencana Dipertanyakan, Istana Gelontorkan Rp305 Juta untuk Pengadaan Merpati HUT ke-81 RI
Festival Mbois 11 “Malang Menyala” Dorong Koperasi Multi Pihak Jadi Motor Ekonomi Kreatif
Kebakaran Rumah di Pakisaji, Satu Orang Luka dan Kerugian Capai Rp300 Juta
Gudang Rosokan di Karangwidoro Terbakar, Diduga Berawal dari Bakar Sampah
Ketua Umum PDKN Rahman Sabon kritik tata kelola pemerintahan, ketimpangan Freeport di Papua, dan pembangunan IKN yang dikuasai oligarki
Bawang Putih Lumbu Hijau di Sumbersuko Dikembangkan sebagai Benih, 6 Hektare Disiapkan

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:02 WIB

Dalam Sehari, Dua Kebakaran Terjadi di Kabupaten Malang, Damkar Bergerak Cepat

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Kebakaran Lahan Bambu dan Sampah Seluas 5 Hektare di Lawang

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:02 WIB

Anggaran Bencana Dipertanyakan, Istana Gelontorkan Rp305 Juta untuk Pengadaan Merpati HUT ke-81 RI

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 07:22 WIB

Festival Mbois 11 “Malang Menyala” Dorong Koperasi Multi Pihak Jadi Motor Ekonomi Kreatif

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Kebakaran Rumah di Pakisaji, Satu Orang Luka dan Kerugian Capai Rp300 Juta

Berita Terbaru