Jakarta Barat, teropongrakyat.co – Puskesmas Pembantu Kelurahan Maphar menggelar kegiatan Minilokakarya Lintas Sektoral Triwulan II Tahun 2026 di Aula Kelurahan Maphar, Jalan Kebon Jeruk XVI RW 008, Kelurahan Maphar, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai tersebut berlangsung tertib dan aman dengan melibatkan unsur pemerintah kelurahan, tenaga kesehatan, aparat kewilayahan, hingga perwakilan masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Sekretaris Kelurahan Maphar Yazid Bustomi yang mewakili Plt Lurah Maphar, Kepala Puskesmas Pembantu Kelurahan Maphar drg. Deri Avita, Kasi Kesra Kelurahan Maphar Bagus Angga, Kasatpel Pol PP Kelurahan Maphar Mas’ud, Babinsa Kelurahan Maphar Serka Heri K, perwakilan LMK Kusriyanto, para Ketua RW dan perwakilan RW, Karang Taruna, Guru UKS SDN 01 Maphar, serta kader terintegrasi se-Kelurahan Maphar.
Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan, paparan materi, diskusi, dan ditutup dengan sesi penutup.
Dalam pemaparannya, pihak Puskesmas Pembantu Kelurahan Maphar menyampaikan capaian kinerja pelayanan kesehatan masyarakat pada Triwulan II Tahun 2026. Beberapa layanan kesehatan menunjukkan capaian yang cukup baik, di antaranya pelayanan kesehatan ibu hamil sebesar 24,30 persen, bayi baru lahir 25,61 persen, balita 24 persen, usia pendidikan dasar 25 persen, usia produktif 25 persen, serta usia lanjut 25 persen.
Namun demikian, sejumlah indikator masih belum mencapai target, seperti pelayanan kesehatan penderita hipertensi sebesar 12 persen, diabetes melitus 11 persen, gangguan jiwa 25 persen, dan penderita tuberkulosis (TB) sebesar 25 persen.
Di bidang gizi, tercatat empat balita dengan status gizi pendek atau stunting di wilayah Kelurahan Maphar. Selain itu, kasus balita bawah gizi dilaporkan nihil.
Dalam kesempatan tersebut juga dipaparkan data temuan penderita TB di wilayah Kelurahan Maphar dengan jumlah total 19 orang yang tersebar di beberapa RW, dengan jumlah terbanyak berada di RW 05 sebanyak enam orang.
Sementara itu, kasus campak yang ditemukan sepanjang tahun 2026 tercatat sebanyak 25 kasus, dengan rincian Januari empat kasus, Februari tiga kasus, Maret delapan kasus, April delapan kasus, dan Mei dua kasus.
Melalui kegiatan Minilokakarya Lintas Sektoral ini diharapkan sinergitas antara pihak kelurahan, tenaga kesehatan, aparat wilayah, dan masyarakat semakin meningkat dalam upaya pencegahan serta penanganan masalah kesehatan di lingkungan Kelurahan Maphar.
Pada pukul 10.45 WIB kegiatan selesai dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.



























































