Minilokakarya Lintas Sektoral Triwulan II Kelurahan Maphar Bahas Capaian Kesehatan dan Penanganan Stunting

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Barat, teropongrakyat.co – Puskesmas Pembantu Kelurahan Maphar menggelar kegiatan Minilokakarya Lintas Sektoral Triwulan II Tahun 2026 di Aula Kelurahan Maphar, Jalan Kebon Jeruk XVI RW 008, Kelurahan Maphar, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai tersebut berlangsung tertib dan aman dengan melibatkan unsur pemerintah kelurahan, tenaga kesehatan, aparat kewilayahan, hingga perwakilan masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Sekretaris Kelurahan Maphar Yazid Bustomi yang mewakili Plt Lurah Maphar, Kepala Puskesmas Pembantu Kelurahan Maphar drg. Deri Avita, Kasi Kesra Kelurahan Maphar Bagus Angga, Kasatpel Pol PP Kelurahan Maphar Mas’ud, Babinsa Kelurahan Maphar Serka Heri K, perwakilan LMK Kusriyanto, para Ketua RW dan perwakilan RW, Karang Taruna, Guru UKS SDN 01 Maphar, serta kader terintegrasi se-Kelurahan Maphar.

Baca Juga:  Tanggapi Laporan Masyarakat, Tim Patroli Perintis Presisi (TPPP) Polres Metro Jakpus Siaga 1

Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan, paparan materi, diskusi, dan ditutup dengan sesi penutup.

Dalam pemaparannya, pihak Puskesmas Pembantu Kelurahan Maphar menyampaikan capaian kinerja pelayanan kesehatan masyarakat pada Triwulan II Tahun 2026. Beberapa layanan kesehatan menunjukkan capaian yang cukup baik, di antaranya pelayanan kesehatan ibu hamil sebesar 24,30 persen, bayi baru lahir 25,61 persen, balita 24 persen, usia pendidikan dasar 25 persen, usia produktif 25 persen, serta usia lanjut 25 persen.

Namun demikian, sejumlah indikator masih belum mencapai target, seperti pelayanan kesehatan penderita hipertensi sebesar 12 persen, diabetes melitus 11 persen, gangguan jiwa 25 persen, dan penderita tuberkulosis (TB) sebesar 25 persen.

Di bidang gizi, tercatat empat balita dengan status gizi pendek atau stunting di wilayah Kelurahan Maphar. Selain itu, kasus balita bawah gizi dilaporkan nihil.

Baca Juga:  Pengadilan Tegas: Kepengurusan PWI di Bawah Hendry Ch Bangun Sah Secara Hukum

Dalam kesempatan tersebut juga dipaparkan data temuan penderita TB di wilayah Kelurahan Maphar dengan jumlah total 19 orang yang tersebar di beberapa RW, dengan jumlah terbanyak berada di RW 05 sebanyak enam orang.

Sementara itu, kasus campak yang ditemukan sepanjang tahun 2026 tercatat sebanyak 25 kasus, dengan rincian Januari empat kasus, Februari tiga kasus, Maret delapan kasus, April delapan kasus, dan Mei dua kasus.

Melalui kegiatan Minilokakarya Lintas Sektoral ini diharapkan sinergitas antara pihak kelurahan, tenaga kesehatan, aparat wilayah, dan masyarakat semakin meningkat dalam upaya pencegahan serta penanganan masalah kesehatan di lingkungan Kelurahan Maphar.

Pada pukul 10.45 WIB kegiatan selesai dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

Berita Terkait

Dump Truck Disebut untuk Aktivitas Tambang Terbakar di Permukiman Kalibaru, Warga Pertanyakan Rute dan Pengawasan
Dugaan Pencairan JHT Atas Data Oyoh, BPJS Cimone Diminta Buka Jejak Verifikasi Klaim
Tanah Ulayat Tak Kunjung Tuntas, Tokoh Adat Minang Desak Pemerintah Beri Kepastian Hukum
Peredaran Obat Keras Terbatas di Tanah Abang Kembali Disorot, Muncul Nama “Nur” dan “Dedy”
Waspada Investasi Bodong di Perusahaan Pialang Ilegal!
Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta
Galian Proyek PAM di Rorotan Tuai Sorotan, Warga Keluhkan Kemacetan dan Minimnya Pengaturan Lalu Lintas
Yayasan Aviasi Berkat Transformasi Indonesia (YABTI) Libatkan Generasi Muda Love School dalam Bakti Sosial Pengobatan Gratis di Kabasiran

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Dump Truck Disebut untuk Aktivitas Tambang Terbakar di Permukiman Kalibaru, Warga Pertanyakan Rute dan Pengawasan

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Dugaan Pencairan JHT Atas Data Oyoh, BPJS Cimone Diminta Buka Jejak Verifikasi Klaim

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Tanah Ulayat Tak Kunjung Tuntas, Tokoh Adat Minang Desak Pemerintah Beri Kepastian Hukum

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Peredaran Obat Keras Terbatas di Tanah Abang Kembali Disorot, Muncul Nama “Nur” dan “Dedy”

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Waspada Investasi Bodong di Perusahaan Pialang Ilegal!

Berita Terbaru