Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTFestival Suara Nusantara 2026 Jadi Panggung Anak Muda Hidupkan Cerita Rakyat BantenKomentar: 0
Budaya Tutur Indonesia

Festival Suara Nusantara 2026 Jadi Panggung Anak Muda Hidupkan Cerita Rakyat Banten

Teropong Rakyat, 19 Mei 2026, 11:19 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi

TeropongRakyat.co, SERANG, BANTEN – Cerita rakyat ternyata masih punya tempat di hati generasi muda. Hal itu terlihat dalam gelaran Festival Storytelling Cerita Rakyat Suara Nusantara 2026 yang sukses digelar Navaswara di Pendopo Gubernur Banten, Sabtu (17/5/2026). Festival ini menghadirkan ratusan peserta muda yang tampil membawakan legenda dan kisah rakyat Banten dengan cara yang lebih fresh, kreatif, dan penuh ekspresi.

Mengangkat tema “Menghidupkan Legenda Banten, Menginspirasi Masa Depan”, festival ini menjadi ruang bagi anak muda untuk mengenal budaya lokal lewat storytelling yang lebih dekat dengan kehidupan sekarang. Mulai dari peserta tingkat SD hingga kategori umum tampil percaya diri membawakan cerita rakyat lengkap dengan kostum, properti, hingga penghayatan yang total.

Baca Juga:  PT Brantas Abipraya Respons Cepat Keluhan Warga, Jam Operasional Truk Proyek Rusun Marunda Kini Diatur

Festival Suara Nusantara 2026 menjadi edisi kedua setelah sebelumnya sukses digelar di Jakarta pada 2025 lalu. Tahun ini, lebih dari 500 peserta ikut ambil bagian dengan mengirimkan video storytelling melalui Instagram sebelum akhirnya dipilih semifinalis dan finalis terbaik.

Ketua panitia pelaksana Suara Nusantara sekaligus Managing Director Navaswara, Cahaya Manthovani, mengatakan antusiasme peserta tahun ini sangat tinggi dan menunjukkan bahwa cerita rakyat tetap relevan jika dikemas dengan cara yang menarik.

“Kami melihat kualitas penceritaan yang sangat luar biasa. Peserta tidak hanya menghafal naskah, tetapi juga menyiapkan kostum dan properti yang sangat detail. Ini membuktikan bahwa cerita rakyat tetap relevan jika diberikan ruang ekspresi yang tepat,” ujar Cahaya.

Baca Juga:  Menghebohkan Publik, Diduga Zulkarnaen Apriliantony Terlibat 1.000 Situs Judi Online

Acara puncak ini juga dihadiri Gubernur Banten Andra Soni yang memberikan apresiasi terhadap gerakan pelestarian budaya melalui storytelling. Menurutnya, budaya tutur merupakan bagian penting dari identitas masyarakat yang harus terus dijaga di tengah perkembangan zaman digital.

Melalui Festival Suara Nusantara 2026, Navaswara berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik mengenal budaya lokal sekaligus berani mengekspresikan kreativitas mereka lewat seni bercerita.

Lihat Breaking News Selengkapnya→
Artikel Terkait Breaking News
TNI – PolriKanal lain
BisnisKanal lain