Pemkot Bogor Siapkan Skema WFH ASN, Respons Arahan Pusat Tekan Dampak Krisis Energi

- Jurnalis

Jumat, 3 April 2026 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, teropongrakyat.co – Dedie Rachim menyatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tengah menyiapkan pengaturan pelaksanaan Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN). Kebijakan ini disampaikan pada Rabu (1/4/2026) sebagai tindak lanjut arahan dari Pemerintah Pusat.

Dedie menjelaskan, skema WFH tersebut merupakan bagian dari strategi efisiensi energi di tengah meningkatnya tekanan global akibat konflik di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga:  Kebakaran Hebat Hanguskan Permukiman Padat Penduduk di Kemayoran, Diduga Berawal dari Rumah Pengepul Rongsokan

Pemerintah berupaya mengurangi konsumsi energi, khususnya dari sektor perkantoran, tanpa mengganggu pelayanan publik.

“Kebijakan ini merupakan langkah adaptif menghadapi situasi global yang berdampak pada ketersediaan dan harga energi,” ujar Dedie.

Meski demikian, Pemkot Bogor memastikan bahwa penerapan WFH akan diatur secara selektif dan terukur. Layanan publik yang bersifat esensial tetap berjalan normal, sementara perangkat daerah lainnya akan menyesuaikan sistem kerja dengan kombinasi WFH dan Work From Office (WFO).

Baca Juga:  Solusi Ketiga Paslon Cawagub Atasi Pengangguran Gen Z di DKI Jakarta

Hingga saat ini, detail teknis terkait jadwal, persentase ASN yang menjalankan WFH, serta mekanisme pengawasan kinerja masih dalam tahap penyusunan.

Kebijakan ini diharapkan mampu menjaga stabilitas operasional pemerintahan sekaligus mendukung upaya nasional dalam penghematan energi di tengah ketidakpastian global.

T donie

Berita Terkait

Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur
Tak Terganggu! TPK Koja Jelaskan Penyesuaian Arus Logistik Pasca Idul Fitri
Debt Collector Diduga Masuk Pekarangan Tanpa Izin dan Intimidasi Nasabah di Matraman
Penertiban PKL di Jalan Dr. Semeru Bogor Barat Tuai Pro dan Kontra Warga
Teropongrakyat.co Berduka, Ayah Wartawan Afri, Alm. Ismali bin Adnan Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun
Dua Anak Diduga Jadi Korban Pelecehan di Cilincing, Warga Resah Pelaku Masih Berkeliaran
LDII Jakarta Utara Siapkan Langkah Konkret Sambut Munas X
Potluck Warnai Halalbihalal PWI Jaya, 50 Jenis Hidangan Tersaji

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:48 WIB

Pemkot Bogor Siapkan Skema WFH ASN, Respons Arahan Pusat Tekan Dampak Krisis Energi

Kamis, 2 April 2026 - 20:28 WIB

Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur

Kamis, 2 April 2026 - 15:46 WIB

Tak Terganggu! TPK Koja Jelaskan Penyesuaian Arus Logistik Pasca Idul Fitri

Rabu, 1 April 2026 - 16:02 WIB

Debt Collector Diduga Masuk Pekarangan Tanpa Izin dan Intimidasi Nasabah di Matraman

Rabu, 1 April 2026 - 10:33 WIB

Penertiban PKL di Jalan Dr. Semeru Bogor Barat Tuai Pro dan Kontra Warga

Berita Terbaru