Remaja 16 Tahun Tewas Diserempet Truk Kontainer di Kawasan TNI AL Cilincing, Sopir Tak Miliki Identitas dan Surat Izin Resmi

- Jurnalis

Senin, 27 Oktober 2025 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Utara, TeropongRakyat.co – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di kawasan TNI AL Pasmar, Jalan Raya Gudang Peluru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, pada Senin (27/10) sekitar pukul 10.30 WIB. Korban diketahui bernama Aulia Dias Ramadani (16), siswi SMK Al-Khairiyah I, yang meninggal dunia di tempat setelah diserempet truk kontainer. Senin, (27/10/2025).

Menurut keterangan saksi, truk kontainer yang dikemudikan pria berinisial IM (25) melaju dengan kecepatan tinggi saat melintas di kawasan tersebut. Padahal, area Pasmar TNI AL merupakan kawasan dengan aturan ketat — di mana setiap kendaraan yang melintas diwajibkan berjalan perlahan dan dilarang ngebut demi keselamatan personel maupun warga sekitar.

Baca Juga:  Siap Amankan Kunjungan Paus Fransiskus dan ISF, Polri: Kredibilitas Negara di Dunia Internasional

Saksi menuturkan, korban yang tengah melintas dengan sepeda motor tiba-tiba diserempet dari samping oleh truk yang melaju ugal-ugalan, hingga korban terjatuh dan mengalami luka parah. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Ironisnya, sopir truk tidak membawa identitas, surat kendaraan, maupun SIM, namun penanggung jawab kendaraan di lokasi justru terkesan membela sopir dengan menyebut kejadian ini sebagai “musibah”. Padahal, secara hukum, pengemudi tanpa kelengkapan surat resmi sudah termasuk pelanggaran berat dan dapat dijerat dengan pasal kelalaian yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain.

Baca Juga:  *Ahli Waris Adukan Dukcapil Jepara ke Ombudsman, Persoalkan Data Almarhum yang Tak Sinkron dengan Buku Nikah*

Saat ini, Polsek Cilincing telah menangani kasus tersebut dan membawa jenazah korban ke rumah duka. Pihak kepolisian juga tengah mendalami dugaan kelalaian sopir serta meminta keterangan dari pihak perusahaan dan saksi di lokasi kejadian.

Peristiwa ini kembali menjadi peringatan keras bagi pengemudi kendaraan besar agar menaati peraturan lalu lintas, terlebih di kawasan yang telah dipasang peringatan agar tidak melaju cepat. Warga sekitar berharap aparat dan instansi terkait dapat memperketat pengawasan serta menindak tegas sopir yang ugal-ugalan di jalan raya.

Berita Terkait

Nikel 150 MT Dipersoalkan, Kerugian Rp151 Miliar, 11 Pihak Terancam Digugat
Pernah Menang Sebagian di Pengadilan, Sengketa Lahan Makawi vs Summarecon Masih Berlanjut
Korban Penipuan Tanah di Bogor Kecewa, Laporan Tak Kunjung Berkembang
Yusuf Hamka Menang Gugatan, Hary Tanoesoedibjo Wajib Bayar Ganti Rugi USD 28 Juta dan Rp50 Miliar
Warga Berbondong-bondong Datangi Rumah Kepala Desa Cibuyur, Minta Yoyok Kusnodo Lanjutkan Kepemimpinan
Warga Berbondong-bondong Datangi Rumah Kepala Desa Cibuyur
Ahli Waris Tolak Dugaan Pemaksaan Perubahan Nama oleh Dukcapil Jepara, Lapor Ombudsman
Sistem MyPertamina Bermasalah, Klub Logindo Protes: Truk Mogok Beli Solar, Call Center sulit Dihubungi

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 23:19 WIB

Nikel 150 MT Dipersoalkan, Kerugian Rp151 Miliar, 11 Pihak Terancam Digugat

Jumat, 24 April 2026 - 23:07 WIB

Pernah Menang Sebagian di Pengadilan, Sengketa Lahan Makawi vs Summarecon Masih Berlanjut

Jumat, 24 April 2026 - 16:14 WIB

Korban Penipuan Tanah di Bogor Kecewa, Laporan Tak Kunjung Berkembang

Jumat, 24 April 2026 - 10:46 WIB

Yusuf Hamka Menang Gugatan, Hary Tanoesoedibjo Wajib Bayar Ganti Rugi USD 28 Juta dan Rp50 Miliar

Kamis, 23 April 2026 - 22:33 WIB

Warga Berbondong-bondong Datangi Rumah Kepala Desa Cibuyur, Minta Yoyok Kusnodo Lanjutkan Kepemimpinan

Berita Terbaru

Breaking News

Korban Penipuan Tanah di Bogor Kecewa, Laporan Tak Kunjung Berkembang

Jumat, 24 Apr 2026 - 16:14 WIB