Kapuk Muara Mencekam: Warga Diserang Gangster dan Diteror Akun Media Sosial

- Jurnalis

Rabu, 27 Agustus 2025 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, teropongrakyat.co – Rasa takut kini menghantui warga Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara. Sejumlah warga menuturkan, kampung mereka sudah dua kali menjadi sasaran serangan brutal sekelompok gangster yang datang secara tiba-tiba pada dini hari.

Salah satu pengurus wilayah setempat yang enggan disebutkan namanya demi alasan keamanan, menceritakan detail kejadian yang meresahkan itu.

“Kelompok gangster itu dua kali menyerang wilayah saya, mau orang tua atau anak muda pokoknya yang nongkrong diserang. Pertama, hari Minggu 10 Agustus 2025 sekitar jam 03.00 pagi. Lalu penyerangan kembali terulang pada Minggu 24 Agustus 2025 jam 03.40 WIB,” ungkapnya kepada wartawan, Rabu 27 Agustus 2025.

Aksi Brutal dan Warga Diteror

Baca Juga:  105.4 Miliar Para Pengusaha Di Rugikan Perusahan PT Bandung Daya Sentosa,Milik Pemkab Bandung

Dalam penyerangan kedua, warga berhasil melawan balik dan menangkap dua orang yang diduga anggota kelompok gangster bernama arbut.gank. Namun keberhasilan itu justru berbuntut ancaman yang semakin menakutkan.

Hanya sehari setelah kejadian, akun Instagram @arbut.gank mengunggah status bernada intimidasi, “Ingat ya, lu bisa main culik-culikan, gua juga bisa lebih dari lu #Arbutguasilent.”

Ancaman terbuka ini membuat warga semakin cemas. “Tentunya ancaman ini membuat warga resah. Polisi harus turun tangan. Berantas semua pelaku kejahatan,” ujar pengurus wilayah yang sudah berusia lanjut itu, mewakili keresahan warganya.

Pamer Tawuran di Media Sosial

Penelusuran Indonesiaglobal menemukan bahwa akun Instagram @arbut.gank kerap memamerkan aksi tawuran dan penyerangan yang mereka lakukan. Dalam beberapa unggahan, terlihat jelas kelompok itu menyerang permukiman warga dengan membawa senjata tajam, termasuk celurit panjang mencapai 1,5 meter.

Baca Juga:  Kebakaran Hebat Landa Kemayoran Dini Hari, Ribuan Warga Kehilangan Tempat Tinggal

Video-video tersebut memperlihatkan bagaimana aksi kekerasan dilakukan terang-terangan, seolah tanpa rasa takut pada hukum maupun aparat.

Rasa Takut yang Mencekam

Bagi warga Kapuk Muara, ancaman ini bukan sekadar omongan kosong. Mereka kini hidup dalam rasa waswas, terutama saat malam hingga dini hari. Suara bising motor atau teriakan di jalan, kerap membuat warga langsung siaga, khawatir kelompok gangster itu kembali datang.

“Kami sudah tidak tenang lagi. Anak-anak takut keluar malam, orang tua gelisah. Kami berharap Polisi benar-benar hadir melindungi,” kata warga lainnya.

Berita Terkait

Ragam Apel di Dunia Mulai Dari Sejarah Panjang hingga Varian yang Memikat Selera
Aksi Solidaritas di Malingping Chaos, Mahasiswa akan gelar Aksi lanjutan!
Rangkaian Program “Jaga Jakarta, Polsek Kemayoran Gelar Simulasi Kerusuhan
Wadahi Pengamen Penyandang Disabilitas dan Musisi Kota Batu, Mikutopia Berikan Ruang Ekspresi Lewat Live Musik
Diduga  Pemasangan Tiang Fiber Ilegal di Bogor
Lurah Mustikasari Sidak Proyek Kabel Optik, Aktivitas Dihentikan Sementara
Sucikan Hati, Eratkan Persaudaraan: Pesan Kuat di Halal Bihalal PWJU
Motor Listrik untuk SPPG Dibeli Rp 42 Juta per Unit, Lebih Murah dari Harga Pasaran

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 17:35 WIB

Ragam Apel di Dunia Mulai Dari Sejarah Panjang hingga Varian yang Memikat Selera

Minggu, 12 April 2026 - 15:32 WIB

Aksi Solidaritas di Malingping Chaos, Mahasiswa akan gelar Aksi lanjutan!

Sabtu, 11 April 2026 - 21:00 WIB

Rangkaian Program “Jaga Jakarta, Polsek Kemayoran Gelar Simulasi Kerusuhan

Sabtu, 11 April 2026 - 20:03 WIB

Wadahi Pengamen Penyandang Disabilitas dan Musisi Kota Batu, Mikutopia Berikan Ruang Ekspresi Lewat Live Musik

Jumat, 10 April 2026 - 23:10 WIB

Diduga  Pemasangan Tiang Fiber Ilegal di Bogor

Berita Terbaru