Provinsi Kalsel Raih Skor Tertinggi IKP 2024, Ini kata Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun

- Jurnalis

Selasa, 5 November 2024 - 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Teropongrakyat.co – Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) meraih skor tertinggi dalam Survei Indeks Kemerdekaan Pers (IKP) tahun 2024, yaitu 80,91. Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun, mengucapkan selamat dan mengungkapkan rasa gembiranya atas prestasi ini. “Kalsel menunjukkan kehidupan pers yang baik dan kondusif,” ujar Hendry Ch Bangun saat hadir di Launching Survei IKP Dewan Pers di Hotel Grand Melia, Jakarta, pada Selasa (5/11).

Menurut Hendry, hubungan Pemprov Kalsel dengan media sangat baik. “Mereka paham akan kesulitan yang dihadapi pers di seluruh Indonesia. Anggaran yang memadai untuk event-event media menjadi salah satu buktinya,” tambahnya.

Hendry menilai prestasi Kalsel layak menjadi tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) 2025. Kalsel dapat menjadi contoh bagi daerah lain tentang bagaimana pemerintah dan masyarakat bersinergi dengan pers. Untuk diketahui Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 akan digelar di Kalimantan Selatan. Provinsi Kalsel sendiri sudah menyatakan kesiapannya.

Baca Juga:   Presiden Prabowo Hentikan Tambang di Raja Ampat: 4 Izin Dicabut Permanen

Kalsel mengungguli Kalimantan Timur yang turun ke posisi kedua dengan skor 79,96, dan Kalimantan Tengah di peringkat ketiga dengan 79,58. Survei IKP dilakukan oleh Dewan Pers setiap tahun sejak 2016 untuk mengevaluasi kondisi pers di Indonesia dalam tiga aspek: Lingkungan Politik, Lingkungan Ekonomi, dan Lingkungan Hukum.

Secara nasional, skor IKP mengalami penurunan menjadi 69,36. Ini adalah penurunan ketiga kalinya berturut-turut. Tahun 2023, skornya 71,57, sedangkan tahun 2022 mencapai 77,88. Ketua Komisi Pendataan, Sapto Anggoro, menjelaskan bahwa penurunan ini mencerminkan kondisi pers yang tidak baik.

Baca Juga:  Polres Bondowoso Periksa Kesehatan Sopir Angkutan Umum di Hari Pertama Ops Keselamatan Semeru

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menambahkan bahwa penurunan ini signifikan. “Kondisi kebebasan pers beralih dari bebas menjadi cukup bebas,” katanya. Lingkungan Ekonomi di semua provinsi mengalami tekanan, yang berdampak langsung pada media.

Kalsel menjadi satu-satunya provinsi dengan skor di atas 80. Lingkungan Politik mencatat nilai 82,73, Lingkungan Ekonomi 79,33, dan Lingkungan Hukum 78,89.

Berikut urutan 10 besar Survei IKP 2024:

1. Kalimantan Selatan: 80,91
2. Kalimantan Timur: 79,96
3. Kalimantan Tengah: 79,58
4. Bali: 79,42
5. Yogyakarta: 77,71
6. Riau: 76,63
7. Kalimantan Utara: 75,45
8. Jawa Tengah: 75,06
9. Bengkulu: 74,34
10. Banten: 74,09

Red

Berita Terkait

Kritik Penggiat Politik Warnai Penghargaan Sudin LH Jakut, DPRD dan DLH Lakukan Tindak Lanjut
Patroli Ops Pekat Jaya 2026, Samapta PMJ Amankan Pengedar Tramadol di Jakpus
Sistem Amburadul? Pengusaha Bar Ungkap Sulitnya Urus Sertifikasi di Disparekraf
Rokok Ilegal Kian Merajalela di Jakarta Utara, Bea Cukai Dinilai Tutup Mata
Polres Gresik Gencarkan Edukasi Keselamatan, Pengguna Jalan Tertib Dapat Cokelat
Parkir Liar Kebal Aturan di Jalan Jampea, Koja — Plang Larangan Hanya Jadi Pajangan
Operasi Keselamatan Semeru 2026 Ditlantas Polda Jatim Gelar Ramp Chek Angkutan Umum
Operasi Keselamatan Semeru 2026 Polresta Sidoarjo Tambal Jalan Berlubang

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 20:07 WIB

Kritik Penggiat Politik Warnai Penghargaan Sudin LH Jakut, DPRD dan DLH Lakukan Tindak Lanjut

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:24 WIB

Patroli Ops Pekat Jaya 2026, Samapta PMJ Amankan Pengedar Tramadol di Jakpus

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:24 WIB

Rokok Ilegal Kian Merajalela di Jakarta Utara, Bea Cukai Dinilai Tutup Mata

Kamis, 5 Februari 2026 - 13:51 WIB

Polres Gresik Gencarkan Edukasi Keselamatan, Pengguna Jalan Tertib Dapat Cokelat

Kamis, 5 Februari 2026 - 13:26 WIB

Parkir Liar Kebal Aturan di Jalan Jampea, Koja — Plang Larangan Hanya Jadi Pajangan

Berita Terbaru