Paus Fransiskus Peringati Kelahiran Yesus dengan Meresmikan Bayi Yesus Berselimut Kain Keffiyeh Palestina, Serukan Perdamaian untuk Gaza

- Jurnalis

Kamis, 12 Desember 2024 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paus Fransiskus didepan bayi Yesus

Paus Fransiskus didepan bayi Yesus

Vatikan, Teropongrakyat.co – Paus Fransiskus, pemimpin Takhta Suci Vatikan, meresmikan Patung Bayi Yesus tahunan di Vatikan pada Sabtu dengan pesan tegas untuk perdamaian di Palestina. Tahun ini, adegan kelahiran Yesus menampilkan bayi Yesus dibalut keffiyeh Palestina, simbol yang kuat yang menyoroti hubungan keluarga Kudus dengan Betlehem dan perjuangan Palestina di tanggal 9 Desember 2024. Kamis, (12/12/2024).

Adegan Natal yang dibuat oleh seniman Palestina dari Betlehem ini menampilkan Bintang Betlehem yang ditulis dalam bahasa Latin dan Arab dengan kata-kata: “Kemuliaan bagi Tuhan di tempat yang mahatinggi, dan damai di bumi, niat baik bagi semua orang.” Figur Keluarga Kudus diukir dari kayu zaitun, semakin menghubungkan pajangan tersebut dengan tempat asalnya.

Selama peresmian, Paus Fransiskus didampingi Ramzi Khouri, anggota Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina dan kepala Komite Presiden Palestina untuk Urusan Gereja. Paus menyerahkan Bintang Betlehem kepada dua anak Palestina sebagai simbol kesulitan yang dihadapi oleh anak-anak Palestina saat ini.

Baca Juga:  Polres Metro Bekasi Berhasil Ungkap Mafia Tanah Yang Merugikan Negara Mencapai Serratus Enam Puluh Triiliun

Paus Fransiskus Peringati Kelahiran Yesus dengan Meresmikan Bayi Yesus Berselimut Kain Keffiyeh Palestina, Serukan Perdamaian untuk Gaza - Teropong Rakyat

Usai peresmian, Misa untuk perdamaian dan gencatan senjata di Palestina diadakan di Kapel Angeli. Paus, yang telah vokal tentang konflik yang sedang berlangsung di Gaza, menggunakan acara tersebut untuk menegaskan kembali seruannya untuk perdamaian.

“Cukup perang, cukup kekerasan! Tahukah Anda bahwa salah satu industri yang paling menguntungkan di sini adalah pembuatan senjata? Untung dari pembunuhan. Cukup perang! Saat mata kita berkaca-kaca, kita memanjatkan doa untuk perdamaian, agar perdamaian dapat berkuasa di seluruh dunia dan untuk semua orang yang dikasihi Tuhan.” Tegas ucap Paus Fransiskus.

Paus juga mengingatkan para pendengarnya untuk “mengingat saudara-saudari, yang, di sana [di Betlehem] dan di belahan dunia lain, menderita akibat tragedi perang.”

Baca Juga:  Polsek Metro Menteng Ungkap Pencurian Rumah Kosong, Kerugian Korban Capai Rp600 Juta

Ia menekankan pesan universal tentang perdamaian dan kasih yang berakar pada kisah kelahiran Yesus. “Adegan kelahiran Yesus ini mengingatkan kita pada mereka yang, di tanah tempat Putra Tuhan dilahirkan, terus menderita karena tragedi perang,” Ucapnya.

Paus Fransiskus telah menghadapi kritik dari tokoh-tokoh pro-Israel atas pernyataannya yang blak-blakan tentang konflik Gaza. Ia baru-baru ini menyerukan penyelidikan apakah tindakan Israel di Gaza merupakan genosida, sekaligus mengutuk kematian anak-anak dan penghancuran gereja di Gaza.

Dengan menampilkan adegan Natal yang bertema Palestina dan seruan untuk perdamaian di Gaza, Paus Fransiskus sekali lagi menunjukkan komitmennya terhadap perdamaian dan keadilan di seluruh dunia.

Berita Terkait

DLHK Kabupaten Tangerang Diduga Bakar Uang Rp 1,4M untuk Fasilitas Sampah yang Nggak Dipakai
Yohanes Oci: Gestur Jokowi Harus Dipahami dalam Konteks Budaya
PT Cocoman Klarifikasi Terkait Pemberitaan Dugaan Korupsi Tambang Nikel, Tegaskan Junjung Asas Praduga Tak Bersalah
Joane Win Pendiri Regina Art, Kecam Keras Kasus Dugaan Penyekapan dan Penganiayaan oleh Taufik Hidayat
Kuasa Hukum Percetakan Mau Print Ajak Masyarakat Menunggu Proses Hukum dan Tidak Terpengaruh Opini Sepihak
Gudang Obat Keras Ilegal Terbongkar, Polisi Sita 916 Karton dan Tangkap Dua Pelaku
Gubernur Jabar Bahas Mekanisme Sayembara Rp250 Juta Setelah Taufik Hidayat Ditangkap
Sidang Sengketa Lahan Sherwood Masuk Tahap Krusial, Penggugat Pertanyakan Logika Hukum AJB Terbit Tiga Tahun Setelah Penjual Meninggal

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 16:16 WIB

DLHK Kabupaten Tangerang Diduga Bakar Uang Rp 1,4M untuk Fasilitas Sampah yang Nggak Dipakai

Senin, 29 Juni 2026 - 05:28 WIB

Yohanes Oci: Gestur Jokowi Harus Dipahami dalam Konteks Budaya

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:58 WIB

PT Cocoman Klarifikasi Terkait Pemberitaan Dugaan Korupsi Tambang Nikel, Tegaskan Junjung Asas Praduga Tak Bersalah

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:54 WIB

Joane Win Pendiri Regina Art, Kecam Keras Kasus Dugaan Penyekapan dan Penganiayaan oleh Taufik Hidayat

Minggu, 28 Juni 2026 - 06:25 WIB

Kuasa Hukum Percetakan Mau Print Ajak Masyarakat Menunggu Proses Hukum dan Tidak Terpengaruh Opini Sepihak

Berita Terbaru