SDN Semper Timur 01 Gelar Outing Class: Edukasi Anti-Cyber Bullying dan Wisata Sejarah ke Museum Bahari

- Jurnalis

Rabu, 13 Agustus 2025 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 12 Agustus 2025, teropongrakyat.co — SDN Semper Timur 01 Pagi menggelar kegiatan Outing Class yang diikuti seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6. Program ini memadukan pembelajaran lintas disiplin melalui pemutaran film edukasi bertema Anti-Cyber Bullying serta kunjungan langsung ke Museum Bahari Jakarta.

Kegiatan dipimpin oleh Kepala Sekolah Siti Ramdahniah Endang Prahmawati, S.Pd, bersama jajaran guru wali kelas, di antaranya Ibu Rahma (wali kelas 4A) dan Bapak Deri Noviana (wali kelas 2A). Seluruh siswa tampak antusias, termasuk dua peserta aktif yakni Erlyn Putri Kustiono (kelas 2A) dan Dayyana Putri Kustiono (kelas 4A), yang turut berinteraksi selama sesi pembelajaran.

Dalam sesi pertama, siswa diajak menonton film edukasi yang membahas dampak negatif cyber bullying, cara menghindarinya, dan pentingnya bersikap bijak di dunia digital. Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan ke Museum Bahari untuk mengenal lebih dekat sejarah kemaritiman Indonesia.

Baca Juga:  Pelindo Tanjung Priok Jadi Sorotan Pemerintah dalam Efisiensi Logistik Nasional

SDN Semper Timur 01 Gelar Outing Class: Edukasi Anti-Cyber Bullying dan Wisata Sejarah ke Museum Bahari - Teropong Rakyat

Ety, salah satu wali murid, mengaku sangat mengapresiasi kegiatan ini.

“Kegiatan ini memberi anak-anak pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermanfaat. Materi tentang cyber bullying sangat penting agar mereka siap menghadapi tantangan teknologi, sementara kunjungan ke Museum Bahari menambah wawasan sejarah dan menumbuhkan rasa cinta tanah air. Semoga kegiatan seperti ini rutin diadakan,” ujarnya.

Tak hanya orang tua, para siswa pun merasa senang dengan kegiatan ini. Erlyn Putri Kustiono, siswa kelas 2A, mengatakan,

“Aku jadi tahu kalau di internet kita harus hati-hati ngomong sama orang. Nonton filmnya seru, terus di Museum Bahari aku lihat kapal-kapal zaman dulu,” ucapnya sambil tersenyum.

Sementara itu, Dayyana Putri Kustiono dari kelas 4A mengungkapkan,

“Belajarnya jadi nggak membosankan. Aku paling suka lihat koleksi peta dan perahu di museum. Rasanya pengin datang lagi,” katanya penuh semangat.

Berlokasi di Jalan Kebantenan V, RT 005/RW 006, Kelurahan Semper Timur, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, SDN Semper Timur 01 terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran kreatif, inspiratif, dan bermakna, yang menggabungkan edukasi karakter, literasi digital, dan pengetahuan sejarah bagi para siswa.

Baca Juga:  Pangkostrad Safari Ramadhan Bersama Prajurit Kostrad Cilodong, Depok, Jawa Barat.

Reporter : ET

Berita Terkait

Menteri Agama Prof.Dr.KH.Nasaruddin Umar,M.A. dan KH Ma’ruf Amin Hadiri Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Sulaimaniyah 2026
Tol Menuju Tanjung Priok Bakal Punya Tarif Terpadu
Memo Dr. Rahman Sabon Nama: Dorong Republik Semi-Kerajaan dan Kembali ke UUD 1945 Asli
Tangis Bocah 7 Tahun: PT NPR Diduga Gelembungkan Lahan, 68 Hektare Diklaim 140 Hektare
Dari Tangan Kreatif Guru Pasuruan, Noliart Sulap Mahar dan Hantaran Jadi Karya Berkelas
PWJU Gelar Penyembelihan Hewan Qurban, Ucapkan Terima Kasih kepada Para Donatur
UPN “Veteran” Jawa Timur Dorong ASN Akademik Berdampak Melalui Latsar CPNS 2026
Belajar Disiplin di Era Digital, Siswa SMK Islamic Qon GKB Gresik Dapat Pembekalan Khusus

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:10 WIB

Menteri Agama Prof.Dr.KH.Nasaruddin Umar,M.A. dan KH Ma’ruf Amin Hadiri Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Sulaimaniyah 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:08 WIB

Tol Menuju Tanjung Priok Bakal Punya Tarif Terpadu

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:44 WIB

Memo Dr. Rahman Sabon Nama: Dorong Republik Semi-Kerajaan dan Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:50 WIB

Tangis Bocah 7 Tahun: PT NPR Diduga Gelembungkan Lahan, 68 Hektare Diklaim 140 Hektare

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:37 WIB

Dari Tangan Kreatif Guru Pasuruan, Noliart Sulap Mahar dan Hantaran Jadi Karya Berkelas

Berita Terbaru