MALANG | Teropongrakyat.co – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 di SDN 2 Donowarih dan SMPN 2 Karangploso Satu Atap, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, berlangsung dengan nuansa yang berbeda dan penuh semangat. Kali ini, kegiatan MPLS bekerja sama secara langsung dengan Pusat Pendidikan Artileri Pertahanan Udara (Pusdik Arhanud) TNI AD, Pendem Kota Batu.
Kegiatan ini digelar selama dua hari, mulai dari Senin (13/7) hingga Selasa (14/7/2026), di lingkungan sekolah tersebut diikuti seluruh peserta didik baru jenjang Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama dengan mengusung tema utama: “Membentuk Karakter, Disiplin, dan Cinta Air”.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membentuk karakter pelajar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki sikap disiplin, tanggung jawab, serta jiwa nasionalisme sejak dini. Materi yang diberikan oleh para instruktur dan pembina dari Pusdik Arhanud telah dikurasi dan disesuaikan dengan tingkat perkembangan psikologis siswa sekolah dasar dan menengah pertama. Hal ini memastikan kegiatan tetap edukatif, menyenangkan, dan menjauh dari kesan militeristik yang keras, namun tetap sarat akan nilai-nilai keprajuritan yang positif.
Antusiasme tinggi terlihat jelas dari wajah para siswa baru yang mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat. Meski di bawah terik matahari, mereka tetap kompak dan ceria mengikuti instruksi para pembina. Kegiatan ini juga terbukti efektif menghapus rasa cemas dan gugup yang biasanya dialami siswa saat pertama kali memasuki lingkungan sekolah baru.
Salah satu siswa baru SMPN 2 Karangploso Satu Atap, Sandi, kelas VII, mengaku merasa lebih percaya diri memasuki lingkungan sekolah barunya. “Awalnya saya takut dan canggung, tapi kakak-kakak pembina dari TNI sangat sabar dan asik. Saya jadi belajar bagaimana caranya berbaris yang rapi dan pentingnya tidak membuang sampah sembarangan agar air di sekitar kita tetap bersih,” ujarnya,
Kepala SMPN 2 Karangploso Satu Atap, Diah Erna Triningsih, M.Pd. menyambut sangat baik kolaborasi ini. “Kehadiran kakak-kakak pembina dari Pusdik Arhanud memberikan energi positif yang luar biasa bagi anak-anak. Kegiatan ini sangat strategis bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, mental yang kuat, serta kecintaan terhadap lingkungan dan tanah air sejak dini.
Selama rangkaian kegiatan, para siswa diajak untuk mengenal lingkungan sekolah baru mereka melalui permainan edukatif dan simulasi kebersamaan. Puncak dari kegiatan ini meliputi pelatihan dasar kedisiplinan seperti baris-berbaris (PBB) sederhana, tata cara penghormatan, serta sesi edukasi khusus tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian sumber daya air (Cinta Air).
Edukasi “Cinta Air” ini menjadi nilai tambah yang sangat relevan, mengingat pentingnya kesadaran konservasi lingkungan dan pelestarian sumber daya alam bagi generasi muda di wilayah Malang Raya. Konsep ini juga dikaitkan dengan nilai “Cinta Tanah Air”, di mana menjaga lingkungan dianggap sebagai wujud nyata dari rasa nasionalisme.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta didik mampu membangun sikap disiplin, bertanggung jawab, menghormati guru dan orang tua, serta memiliki rasa cinta kepada bangsa dan negara. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang berkarakter,” ujarnya.
Salah satu muatan lokal yang menjadi sorotan dalam MPLS tahun ini adalah edukasi “Cinta Air”. Mengingat Kecamatan Karangploso berada di wilayah hulu yang memiliki peran vital dalam menjaga kelestarian sumber daya air di Kabupaten Malang, materi ini disampaikan melalui simulasi praktis. Siswa diajarkan tentang pentingnya menghemat air, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, dan memahami siklus air sebagai bagian dari wujud nyata cinta tanah air,”tambahnya.
Hal serupa juga disampaikan oleh Kepala SDN 2 Donowarih Siti Kotimah, S.Pd.SD. yang menekankan bahwa fondasi karakter yang kuat adalah modal utama bagi siswa untuk meraih prestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. “Dengan mental yang disiplin dan peduli lingkungan, kita sedang menyiapkan generasi penerus yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia,” tandasnya
Selain memperkenalkan lingkungan sekolah, MPLS juga menjadi momentum untuk menanamkan budaya positif di lingkungan pendidikan. Nilai-nilai seperti disiplin, kejujuran, gotong royong, kepedulian, dan tanggung jawab diharapkan dapat menjadi kebiasaan yang terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.
Melalui sinergi antara dunia pendidikan dan TNI, SDN 2 Donowarih dan SMPN 2 Karangploso Satu Atap berharap mampu mencetak generasi muda yang berkarakter, berintegritas, memiliki jiwa kepemimpinan, serta cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kegiatan MPLS ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen sekolah dalam menghadirkan proses pengenalan lingkungan sekolah yang edukatif, aman, menyenangkan, serta berorientasi pada pembentukan karakter sebagai bekal peserta didik dalam menempuh jenjang pendidikan selanjutnya.
“Langkah inovatif yang dilakukan oleh SDN 2 Donowarih dan SMPN 2 Karangploso Satu Atap bersama Pusdik Arhanud TNI AD ini diharapkan dapat menjadi percontohan (role model) bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Malang dalam membentuk generasi muda yang unggul, tangguh, dan cinta tanah air,”ujarnya.



























































