Satpol PP Kelurahan Marunda Tebang Pilih dalam Jalankan Tugas dan Aturan

- Jurnalis

Sabtu, 22 Juni 2024 - 22:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA UTARA, teropongrakyat.co – Salah seorang pedagang kaki lima berjualan minuman kopi dan makanan anak-anak seperti, Ciki, Kacang dan kerupuk, berkeluh kesah lantaran terkena gusur oleh Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP), Kelurahan Marunda, Kecamatapn Cilincing Baru, Sabtu, 22/6/2024.

Bapak Toid, korban PHK ini berjualan untuk bisa bertahan hidup di wilayah komplek Marunda baru RT 004/03, mengeluhkan kejadian yang dialaminya.

Tiba-tiba Satpol PP kelurahan Marunda Baru datang satu orang petugas Satpol PP laki-laki dan satu wanita yang mengaku petugas Satpol PP kelurahan Marunda Baru dan menggusur warungnya yang di dalam komplek.

Baca Juga:  Divisi Humas Polri Gelar Supervisi dan E-learning di Polda Malut

“Sementara membiarkan warung-warung pedagang kaki lima di sepanjang pinggir kali BKT pada pasang tenda biru,”protesnya.

Kalau mau bersih-bersih, imbuhnya, dari hulu ke hilir bukan dari tengah itu namanya pilih kasih dan tebang pilih.

Pemilik warung bapakToid, keberatan karena yang di gusur hanya yang di dalam perumahan / komplek.

Mohon, pinta Toid, kepada Kasatpol PP DKI, bapak Arifin dan Kasatpol PP Jakut, bapak Muhamaddong, agar menindak bawahannya yang tugasnya tidak sesuai SOP dalam mengamankan aset milik Pemkot DKI.

Menjamurnya pedagang kaki lima di atas jembatan pintu air Air 1 BKT dibiarkan padahal itu bikin macet jalan umum yang masyarakat bekerja di DKI dan pulang ke wilayah Bekasi dan sekitarnya.

Baca Juga:  Kapolres Kuansing Cek Kesiapan Personil Pos Pengamanan Ops Mantap Praja LK 2024 di Bawaslu Kuansing

Salah seorang warga, Irsad mengatakan,
“Sering macet di atas jembatan pintu air 1 Banjar Kanal Timur (BKT) Jakarta Utara,”ucapnya.

Saat media ini meminta klarifikasi ke Satpol PP Marunda dijawab,
“Warungnya cuman digeser doang bang, mungkin nanti diatur oleh kecamatan bang, Senin saya minta satar cek,” ujar manpol PP Yopie.

Sementara Kasie pemerintahan kelurahan Marunda saat dihubungi, menjawab akan melaporkan hal ini ke Lurah Marunda.

(Ruhan)

Berita Terkait

Nikel 150 MT Dipersoalkan, Kerugian Rp151 Miliar, 11 Pihak Terancam Digugat
Pernah Menang Sebagian di Pengadilan, Sengketa Lahan Makawi vs Summarecon Masih Berlanjut
Polsek Setu Gelar Program “Sabuk Kamtibmas”, Gandeng Ormas dan Ojol Perkuat Sinergi Keamanan
Korban Penipuan Tanah di Bogor Kecewa, Laporan Tak Kunjung Berkembang
Yusuf Hamka Menang Gugatan, Hary Tanoesoedibjo Wajib Bayar Ganti Rugi USD 28 Juta dan Rp50 Miliar
Bukti Surat Keterangan , Kades Rajekwesi Plin-plan Dalam Rapat Dukcapil Jepara
Warga Berbondong-bondong Datangi Rumah Kepala Desa Cibuyur, Minta Yoyok Kusnodo Lanjutkan Kepemimpinan
Warga Berbondong-bondong Datangi Rumah Kepala Desa Cibuyur

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 23:19 WIB

Nikel 150 MT Dipersoalkan, Kerugian Rp151 Miliar, 11 Pihak Terancam Digugat

Jumat, 24 April 2026 - 23:07 WIB

Pernah Menang Sebagian di Pengadilan, Sengketa Lahan Makawi vs Summarecon Masih Berlanjut

Jumat, 24 April 2026 - 19:34 WIB

Polsek Setu Gelar Program “Sabuk Kamtibmas”, Gandeng Ormas dan Ojol Perkuat Sinergi Keamanan

Jumat, 24 April 2026 - 16:14 WIB

Korban Penipuan Tanah di Bogor Kecewa, Laporan Tak Kunjung Berkembang

Jumat, 24 April 2026 - 10:46 WIB

Yusuf Hamka Menang Gugatan, Hary Tanoesoedibjo Wajib Bayar Ganti Rugi USD 28 Juta dan Rp50 Miliar

Berita Terbaru

Breaking News

Korban Penipuan Tanah di Bogor Kecewa, Laporan Tak Kunjung Berkembang

Jumat, 24 Apr 2026 - 16:14 WIB