Penembakan di Tengah Kampanye Capres AS Donald Trump Terluka

- Jurnalis

Minggu, 14 Juli 2024 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – TeropongRakyat.co || Bukan kali pertama aksi penembakan terjadi saat kampanye di Negara Adikuasa Amereka Serikat, kali ini menimpa Capres Donald Trump di tengah pendukungnya. Calon presiden dari Partai Republik itu selamat dari penembakan. Donald Trump sempat menantang dengan mengepalkan tinjunya ke udara. Ia lantas diantar masuk ke mobil yang tengah menunggunya.

Donald Trump tampak meringis dan mencengkeram telinganya sebelum petugas keamanan bergegas membawanya pergi. Secret Service dan tim kampanye mantan presiden mengatakan Trump aman setelah penembakan di Butler, Pennsylvania, sekitar 50 kilometer di utara Pittsburgh.

Video menunjukkan darah berceceran di pipi kanan dan telinga Trump. Sementara itu tersangka penembakan tewas, begitu pula seorang penonton, dan orang lainnya dalam kondisi kritis, kata seorang reporter Washington Post di media sosial, mengutip jaksa wilayah Butler County.

Penembakan itu terjadi kurang dari empat bulan sebelum pemilu presiden Amerika Serikat pada 5 November 2024. Donald Trump akan menghadapi pertandingan ulang melawan kandidat presiden dari Partai Demokrat Joe Biden

Baca Juga:  AKP Henry Sirait: Jejak Bandar Sabu Terendus, 2,27 Gram Sabu Diamankan!

Presiden Trump berterima kasih kepada penegak hukum dan petugas tanggap darurat atas tindakan cepat mereka selama aksi keji ini. Dia baik-baik saja dan sedang diperiksa di fasilitas medis setempat. Keterangan lebih lanjut akan menyusul,” kata juru bicara Steven Cheung dalam sebuah pernyataan.

Trump baru saja memulai pidatonya ketika suara tembakan terdengar. Ia beserta peserta rapat umum lainnya jatuh terduduk.

Agen Secret Service mengerumuninya dan Trump menghilang di balik podium selama sekitar satu menit sebelum ia dilarikan ke kendaraan yang menunggu.

Tindakan kekerasan politik yang mengerikan ini pada rapat umum kampanye damai tidak memiliki tempat di negara ini dan harus dikutuk dengan suara bulat dan tegas,” kata Ketua DPR dari Partai Republik Mike Johnson di media sosial.” Identitas dan motif penembak belum jelas,” ujar Mike.

“Dinas Rahasia telah menerapkan langkah-langkah perlindungan dan mantan presiden aman,” kata juru bicara badan tersebut di X setelah apa yang disebutnya sebagai insiden. “Ini sekarang menjadi penyelidikan Dinas Rahasia yang aktif dan informasi lebih lanjut akan dirilis saat tersedia.”

Baca Juga:  Musdesus Desa Rejosari Sepakati Dukungan Pinjaman Koperasi Merah Putih Tahun 2025

Dilansir CNN, Minggu (14/7), Trump terluka, tetapi tidak memberikan keterangan lebih rinci. Tidak jelas bagaimana atau cedera apa yang mungkin dideritanya. Seorang saksi mata, Ron Moose, mengatakan ia mendengar suara seperti empat tembakan, dan menggambarkan bunyi tersebut sebagai “pop, pop, pop.

Tempat dilaksanakannya kampanye kosong dengan kursi-kursi berjatuhan. Pita polisi kuning dibentangkan di sekeliling panggung.
Sebuah helikopter terbang di atas dan petugas penegak hukum berjalan melalui area tersebut, seperti yang ditunjukkan dalam rekaman video. Petugas penegak hukum bersenjata juga terlihat di atap dekat panggung tempat Trump berdiri.

Sebelumnya,” Presiden AS Joe Biden telah mengetahui insiden tersebut,” menurut Gedung Putih, dikutip dari laman Routers.

Berita Terkait

Yohanes Oci: Dugaan Intimidasi Saksi di Kasus Pungli Pasar Bantar Gebang Dinilai Cederai Prinsip Hukum
Dugaan Penyimpangan BBM Subsidi, Oknum Operator SPBU Disebut Terima Imbalan
Aksi Brutal di Gununghalu, Wartawan Jadi Korban Penganiayaan dan Ancaman Golok
Nikel 150 MT Dipersoalkan, Kerugian Rp151 Miliar, 11 Pihak Terancam Digugat
Pernah Menang Sebagian di Pengadilan, Sengketa Lahan Makawi vs Summarecon Masih Berlanjut
Korban Penipuan Tanah di Bogor Kecewa, Laporan Tak Kunjung Berkembang
Saksi Ngaku Diancam Tembak, Tubagus Rahmad Sukendar Desak Kejaksaan Negeri Kota Bekasi Periksa Oknum Jaksa
Yusuf Hamka Menang Gugatan, Hary Tanoesoedibjo Wajib Bayar Ganti Rugi USD 28 Juta dan Rp50 Miliar

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 02:08 WIB

Yohanes Oci: Dugaan Intimidasi Saksi di Kasus Pungli Pasar Bantar Gebang Dinilai Cederai Prinsip Hukum

Sabtu, 25 April 2026 - 14:19 WIB

Dugaan Penyimpangan BBM Subsidi, Oknum Operator SPBU Disebut Terima Imbalan

Sabtu, 25 April 2026 - 10:24 WIB

Aksi Brutal di Gununghalu, Wartawan Jadi Korban Penganiayaan dan Ancaman Golok

Jumat, 24 April 2026 - 23:19 WIB

Nikel 150 MT Dipersoalkan, Kerugian Rp151 Miliar, 11 Pihak Terancam Digugat

Jumat, 24 April 2026 - 16:14 WIB

Korban Penipuan Tanah di Bogor Kecewa, Laporan Tak Kunjung Berkembang

Berita Terbaru

TNI – Polri

Relawan SPPG Turen Jalani Tes Kebugaran Bersama Puskesmas Turen

Sabtu, 25 Apr 2026 - 16:45 WIB