KPK Apresiasi Sayembara Rp8 Miliar untuk Tangkap Harun Masiku: “Partisipasi Masyarakat dalam Pemberantasan Korupsi”

- Jurnalis

Sabtu, 30 November 2024 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Teropongrakyat.co – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata, menilai sayembara senilai Rp8 miliar yang ditawarkan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait untuk siapa saja yang dapat menangkap buronan Harun Masiku sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam pemberantasan korupsi.

“KPK kan tetap mencari HM (Harun Masiku), hanya sampai dengan saat ini kan belum dapat. Kalau ada masyarakat yang mau membantu kan baik,” ujar Alex di Jakarta, Jumat (29/11), seperti dilansir Antara.

Baca Juga:  Wapres ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia

Maruarar Sirait sebelumnya mengumumkan sayembara tersebut melalui video yang beredar di media sosial. Ia menyatakan bahwa bonus uang tersebut berasal dari kantong pribadinya dan bertujuan untuk memotivasi masyarakat agar ikut membantu dalam pencarian Harun Masiku.

“Saya akan kasih bonus bagi yang bisa menangkap Harun Masiku Rp8 miliar uang pribadi saya, ya supaya semangat, supaya tidak ada lagi yang kebal hukum,” tegas Maruarar dalam video tersebut.

Alex menekankan bahwa peran masyarakat sangat penting dalam pemberantasan korupsi, dan dia mengapresiasi segala bentuk partisipasi. “Peran serta masyarakat sangat penting bagi pemberantasan korupsi,” jelasnya.

Baca Juga:  Rekayasa Lalin di Sekitar GBK Tanggal 5 September 2024, Cek di Sini!

KPK sendiri terus melakukan upaya untuk menangnkap Harun Masiku yang telah berstatus buron sejak Januari 2020. Sayembara ini diharapkan dapat meningkatkan semangat masyarakat untuk membantu KPK dalam mengejar buronan tersebut.

“KPK tidak pernah berhenti mencari Harun Masiku. Oleh karena itu, kami menilai sayembara tersebut akan membantu KPK dalam mencari Harun yang berstatus buronan kasus suap,” tambah Alex.

Sumber Berita: Cnn

Berita Terkait

Pakar Hukum Soroti Laporan Dugaan Narkotika di ITC Cempaka Mas: Aparat Wajib Bertindak Profesional
JPU Bacakan Tuntutan Lahan Bukit Cincin, Kuasa Hukum Terdakwa: Nota Pembelaan Disampaikan 18 Agustus
Ketua DPW PWDPI Kepri: Rekayasa Lahan 112 Hektar Harus Diungkap dan Diproses Sampai Tuntas
Buku Registrasi Hilang, 59 Surat Sporadik 112 Hektar di Karimun Diduga Rekayasa Mafia Tanah
Sekretaris PWDPI Lampung, Galih Pramana Kembali Mengawal Kasus Predator Anak!
Bubble Padel Sunter Tuai Sorotan, Pengelola Sebut PBG Masih Diurus, Proyek Tetap Hampir Rampung
DPD LDII Kabupaten Malang Hadiri Suling Forkopimda, Perkuat Sinergi Umat di Pakisaji
Diduga Dipicu Pembakaran Sampah, Kebakaran Lahan Bambu di Mangliawan Berhasil Dipadamkan Damkar Kabupaten Malang

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Pakar Hukum Soroti Laporan Dugaan Narkotika di ITC Cempaka Mas: Aparat Wajib Bertindak Profesional

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:56 WIB

JPU Bacakan Tuntutan Lahan Bukit Cincin, Kuasa Hukum Terdakwa: Nota Pembelaan Disampaikan 18 Agustus

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Ketua DPW PWDPI Kepri: Rekayasa Lahan 112 Hektar Harus Diungkap dan Diproses Sampai Tuntas

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:43 WIB

Buku Registrasi Hilang, 59 Surat Sporadik 112 Hektar di Karimun Diduga Rekayasa Mafia Tanah

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Sekretaris PWDPI Lampung, Galih Pramana Kembali Mengawal Kasus Predator Anak!

Berita Terbaru