Kemenhub Gelar Kampanye Keselamatan Pelayaran di Ternate

- Jurnalis

Kamis, 1 Mei 2025 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ternate – (teropongrakyat.co), 30/4/2025. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, menyelenggarakan kegiatan Kampanye Keselamatan Pelayaran di Gedung Dhuafa Center, Ternate, Maluku Utara. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen dalam mendukung visi dan misi pemerintah Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka serta untuk meningkatkan keselamatan dan kesadaran masyarakat guna mewujudkan sistem transportasi laut yang aman, efisien, dan berkelanjutan.

Acara ini dihadiri oleh para pemangku kepentingan, pimpinan daerah, instansi terkait, asosiasi pelayaran, paguyuban nelayan, serta insan perhubungan laut dari berbagai sektor, termasuk perusahaan pelayaran, agen kapal, hingga para nelayan.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Capt. Antoni Arif Priadi, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kampanye ini.

“Saya menyampaikan penghargaan kepada jajaran Ditjen Hubla dan semua pihak yang berkontribusi menyukseskan kegiatan ini. Ini bukan hanya seremonial, tapi langkah konkret untuk menyebarkan budaya keselamatan pelayaran,” ujar Capt. Antoni.

Capt. Antoni menegaskan bahwa keselamatan pelayaran merupakan kebutuhan mutlak dan harus menjadi budaya bersama, bukan hanya tindakan responsif saat terjadi musibah.

Baca Juga:  Polisi Humanis Polsek Kepulauan Seribu Utara Bantu Penumpang di Dermaga, Ciptakan Rasa Aman dan Nyaman

“Kita ingin agar keselamatan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat pesisir. Karena itu, upaya kita tak boleh berhenti pada penanganan kecelakaan saja, tapi juga pada pencegahan yang berkelanjutan,” tambahnya.

Kemenhub Gelar Kampanye Keselamatan Pelayaran di Ternate - Teropong Rakyat

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia sangat bergantung pada sektor kelautan, terutama bagi masyarakat pesisir dan para nelayan. Oleh karena itu, kampanye ini juga menitikberatkan pada edukasi serta pemberian bantuan nyata kepada pelaku usaha pelayaran tradisional.

Sebagai simbol komitmen terhadap keselamatan pelayaran, Ditjen Hubla memberikan bantuan berupa life jacket, sertifikat, buku pelaut, serta peralatan keselamatan kapal kepada para nelayan dan operator kapal tradisional yang beroperasi di Pelabuhan Ternate.

“Melalui sosialisasi ini, kami ingin meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi keselamatan pelayaran. Bantuan alat keselamatan juga kami berikan agar nelayan kecil tidak terbebani biaya, tetapi tetap terlindungi,” jelas Capt. Antoni.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Capt. Hendri Ginting mengungkapkan pada kampanye keselamatan tersebut dibagikan sebanyak 199 E-Pas Kecil, 320 sertifikat SKK 60 Mil, 175 Buku Pelaut Merah dan 5 Buku MPR/JMPR.

Baca Juga:  Polresta Bandara Soetta Berhasil Menggagalkan Keberangkatan Belasan Calon Pekerja Migran Indonesia Non-Prosedural Yang Hendak Bekerja ke Kamboja

:Kampanye ini memiliki tiga tujuan utama yakni meningkatkan keselamatan pelayaran, dengan memastikan kapal-kapal di bawah GT 7 dilengkapi dokumen, status hukum, dan alat keselamatan yang memadai,” ujarnya.

Kemudian, Capt. Hendri mengungkapkan tujuan selanjutnya yakni mendukung perekonomian nelayan kecil, dengan mengurangi beban biaya melalui pemberian alat keselamatan secara gratis atau dengan syarat minimal. Serta meningkatkan kesadaran dan edukasi masyarakat pesisir mengenai pentingnya keselamatan pelayaran dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Kementerian Perhubungan berharap kegiatan ini dapat mendorong seluruh lapisan masyarakat untuk mengutamakan budaya keselamatan dalam setiap aktivitas pelayaran dan menjadi agen perubahan dalam mewujudkan pelayaran yang aman dan berkelanjutan.

“Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat khususnya di Provinsi Maluku Utara semakin sadar, peduli, dan terlibat aktif dalam mewujudkan pelayaran yang aman dan berkelanjutan,” tutupnya.(SKY/JOE/AK).

Berita Terkait

Kebakaran Rumah di Randudongkal Pemalang, Diduga Akibat Korsleting Listrik
57 Detik yang Mengubah Segalanya, Mengenang Tragedi Gempa Yogyakarta 2006
POLSEK Bogor Timur Diduga Langgar Peraturan KAPOLRI: BERIKAN RUANG MEDIASI UNTUK DEPT COLLECTOR
Tiang Patah Dibiarkan Menggantung, Ancam Nyawa Warga Marunda
Paskah Bersama PGLII, Yayasan Mahanaim dan FGTG Ministry Serukan Iman yang Aktif dan Berani Menghadapi Tantangan
Wanita PNS Jadi Korban Penganiayaan di Dramaga, Pelaku Diduga Keponakan Sendiri
Api Melalap Kamar Kos di Kemayoran, Pria 26 Tahun Ditemukan Tewas di Kamar Mandi
Viral Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, 16 Mahasiswa Diperiksa Satgas PPKS

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 22:28 WIB

Kebakaran Rumah di Randudongkal Pemalang, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Jumat, 17 April 2026 - 13:07 WIB

57 Detik yang Mengubah Segalanya, Mengenang Tragedi Gempa Yogyakarta 2006

Jumat, 17 April 2026 - 10:20 WIB

POLSEK Bogor Timur Diduga Langgar Peraturan KAPOLRI: BERIKAN RUANG MEDIASI UNTUK DEPT COLLECTOR

Kamis, 16 April 2026 - 17:38 WIB

Tiang Patah Dibiarkan Menggantung, Ancam Nyawa Warga Marunda

Kamis, 16 April 2026 - 12:23 WIB

Paskah Bersama PGLII, Yayasan Mahanaim dan FGTG Ministry Serukan Iman yang Aktif dan Berani Menghadapi Tantangan

Berita Terbaru