Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTApresiasi Gubernur Jabar untuk Kang Rey Tangani Banjir, Ketidakhadiran Sekda Subang Jadi SorotanKomentar: 0

Apresiasi Gubernur Jabar untuk Kang Rey Tangani Banjir, Ketidakhadiran Sekda Subang Jadi Sorotan

Teropong Rakyat, 3 Februari 2026, 21:42 WIB · 3 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi

SUBANG, teropongrakyat.co — Bencana banjir yang mengepung sembilan kecamatan di Kabupaten Subang dalam sepekan terakhir tidak hanya menyisakan duka bagi puluhan ribu warga terdampak, tetapi juga memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat. Di saat penanganan darurat berada pada fase krusial, sosok Sekretaris Daerah (Sekda) Subang, H. Asep Nuroni, justru tak terlihat di lapangan.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan langkah yang diambil Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita. Bupati yang akrab disapa Kang Rey tersebut memilih turun langsung ke lokasi bencana, bahkan bermalam di posko pengungsian demi memastikan distribusi logistik serta layanan kesehatan bagi warga terdampak berjalan optimal.

Langkah kepemimpinan Kang Rey tersebut mendapat apresiasi dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Melalui sejumlah unggahan di media sosial, di antaranya akun @MEDIAJABARCOM, Gubernur yang akrab disapa KDM menilai Bupati Subang sigap dan hadir bersama masyarakat dalam situasi krisis.

Baca Juga:  Pernyataan Hotman Paris Tuai Sorotan, PWI Pusat Minta Etika Komunikasi Dijaga

KDM juga menyatakan akan turun langsung ke wilayah Pantura untuk meninjau sejumlah titik yang diduga menjadi sumber permasalahan banjir, termasuk aliran Sungai Cipunegara yang menjadi tanggung jawab Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Kementerian PUPR.

Namun, di tengah apresiasi tersebut, publik justru menyoroti absennya Sekda Subang. Ketidakhadiran Asep Nuroni semakin menguat setelah rilis resmi Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Pemkab Subang menyebutkan penunjukan Memet Hikmat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekda untuk mendampingi Bupati dalam penanganan kebencanaan.

Seorang tokoh masyarakat Pantura, Iwan, menyayangkan tidak hadirnya Sekda di tengah masyarakat yang sedang dilanda musibah. Menurutnya, kondisi darurat seperti banjir membutuhkan kehadiran penuh seluruh unsur pimpinan daerah.

Spekulasi pun berkembang di media sosial. Awalnya, Sekda disebut tengah menjalankan ibadah umrah. Namun, informasi lain yang beredar menyebutkan bahwa pejabat tertinggi ASN di Subang tersebut justru berada di Eropa.

Baca Juga:  PMI Jakarta Utara Gelar Donor Darah & Halal Bihalal Kemanusiaan, Targetkan 5.000 Kantong

“Ujian kepemimpinan itu justru saat krisis. Ketika rakyat kebanjiran dan Bupati tidur di pengungsian, sangat ironis jika pejabat struktural tertinggi tidak berada di tempat, apalagi jika benar berada di luar negeri untuk urusan pribadi,” ujar Mang Yana, tokoh masyarakat Pamanukan yang wilayahnya juga terdampak banjir.

Ketidakhadiran Sekda di tengah situasi darurat dinilai berpotensi menimbulkan persepsi negatif serta menggerus kepercayaan publik terhadap soliditas Pemerintah Kabupaten Subang.

Masyarakat kini menuntut kejelasan dan transparansi terkait keberadaan Sekda, apakah benar sedang menunaikan ibadah umrah atau melakukan perjalanan ke luar negeri di tengah kepungan banjir.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari Sekretariat Daerah Kabupaten Subang. Sikap diam tersebut dikhawatirkan akan memperpanjang polemik dan mencederai semangat gotong royong dalam penanganan bencana yang tengah digencarkan Pemerintah Kabupaten Subang, sejalan dengan arahan Presiden RI dan Gubernur Jawa Barat.

Lihat Breaking News Selengkapnya→
Artikel Terkait Breaking News
TNI – PolriKanal lain
BisnisKanal lain