Tren Game Tap-to-Earn Telegram Membawa Ratusan Juta Pengguna ke Ekosistem Blockchain

- Jurnalis

Jumat, 12 Juli 2024 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gim tap-to-earn seperti Hamster Kombat telah mengangkat performa ekosistem TON dan menarik jutaan pengguna Telegram.

Dengan gameplay yang menarik dan reward nyata, gim-gim ini menunjukkan potensi besar penggabungan blockchain dengan platform Telegram.

Gim Tap-to-Earn Mengubah Keterlibatan Pengguna

Hamster Kombat telah menjadi salah satu gim terbaik di industri ini. Pada 9 Juli, basis penggunanya mencapai 250 juta, meningkat pesat dari 239 juta hanya dalam seminggu.

CEO Telegram, Pavel Durov, memuji potensi viral gim ini dan menyoroti pertumbuhan pesat penggunanya sebagai bukti kuat bahwa gim tersebut mampu memperkenalkan manfaat blockchain kepada banyak orang.

Image

Meski tanggal pasti untuk token generation event (TGE) Hamster Kombat belum diketahui, berbagai perusahaan pertukaran crypto telah menampilkan proyek ini di platform trading pre-market mereka.

TapSwap juga menunjukkan perkembangan signifikan sebagai pesaing tangguh dalam industri tap-to-earn. Pengguna bisa mengumpulkan banyak koin TAPS dengan menyelesaikan aktivitas dalam gim melalui mini-aplikasi ini. Pemain menggunakan bot, boost, dan penggilingan koin manual untuk meraih jumlah koin terbesar.

Baca Juga:  Revelina Sihombing: Mengukir Mimpi Melalui Digital Marketing

Kesederhanaan dan kemudahan penggunaan TapSwap menjadi faktor utama peningkatan popularitasnya. Reward nyata, airdrop mendatang, dan TGE telah meningkatkan jumlah penggunanya menjadi lebih dari 60 juta pada awal Juli 2024.

Image

Kesuksesan Notcoin Memungkinkan Proyek Blockchain Inovatif

Notcoin, yang diluncurkan pada Januari lalu, dengan cepat menjadi populer seperti TapSwap dan Hamster Kombat. Lebih dari 35 juta orang berpartisipasi dalam proyek ini, dengan 6,5 juta pengguna aktif harian.

Mekanisme klasik tap-to-earn game ini, di mana pemain berinteraksi dengan bot dan boost serta menyelesaikan tugas untuk mendapatkan koin, terbukti sukses.

Open Builders, perusahaan yang didirikan oleh CEO Sasha Plotvinov dan bertanggung jawab atas Notcoin, memiliki rencana besar untuk mengembangkan platform tersebut. Notcoin mengumumkan kerja sama dengan Sign dan 1inch untuk meluncurkan Triangle setelah agenda token burn besar pada akhir Juni lalu.

Triangle adalah program akselerasi dan komunitas builder yang mendukung pengembang untuk menjangkau 1 miliar pengguna. Program ini menyediakan komunitas builder berpengalaman, sumber daya penting, dan bimbingan untuk mendorong pertumbuhan proyek baru dan yang sudah ada di ekosistem Telegram dan TON.

Baca Juga:  Komitmen Edukasi Blockchain dan Web3, Bittime Hadir Sebagai Mentor Indonesia On-Chain

Triangle ingin menciptakan ruang kolaborasi di mana para builder dapat bekerja sama untuk menciptakan masa depan ekosistem TON. Program ini menggunakan aplikasi yang mudah digunakan untuk membawa jutaan pengguna ke dunia Web3, memanfaatkan basis pengguna Telegram yang besar dan integrasi kripto yang lancar.

Kesimpulannya, keberhasilan Hamster Kombat, TapSwap, dan Notcoin menunjukkan bahwa gim tap-to-earn memiliki kemampuan untuk membawa pengguna baru ke blockchain dan kripto melalui ekosistem TON. Gim-gim ini menjadi yang terdepan dalam menggabungkan gameplay yang menghibur dengan peluang untuk mendapatkan hadiah nyata berkat integrasi model ini dengan platform Telegram yang luas.

Bittime menghadirkan section khusus daily combo yang tidak boleh Anda lewatkan! Para penggemar Hamster Kombat dan gim-gim seru di Telegram, ini kesempatan emas untuk mendapatkan keuntungan lebih. 

Jangan lupa juga untuk mengunjungi blog Bittime di www.bittime.com/blog untuk mendapatkan update terbaru dan tips menarik seputar cryptocurrency dan dunia blockchain. 

Berita Terkait

Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur
Tak Terganggu! TPK Koja Jelaskan Penyesuaian Arus Logistik Pasca Idul Fitri
Dukung Arus Mudik Lebaran 2026, Jalan Tol Cibitung-cilincing (JTCC) Diskon Tarif TOL Mulai 30%
Selaras Dengan Transformasi Identitas Subholding, PT Akses Pelabuhan Indonesia Hadir Dengan Logo Baru
Inovasi Jadi Kunci: SPSL Siapkan SDM Unggul Lewat Program SPRINT yang Berkelanjutan
Perkuat Layanan Tanpa Henti, IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas Ramadan
PTP Nonpetikemas Cabang Banten Dukung Arus Mudik Motor dan Truk Sembako ke Sumatera
Dukung Ibadah Ramadan Warga Ring 1, IPC TPK Gelar Karpet di 8 Masjid Sekitar Pelabuhan Tanjung Priok

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 20:28 WIB

Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur

Kamis, 2 April 2026 - 15:46 WIB

Tak Terganggu! TPK Koja Jelaskan Penyesuaian Arus Logistik Pasca Idul Fitri

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:54 WIB

Dukung Arus Mudik Lebaran 2026, Jalan Tol Cibitung-cilincing (JTCC) Diskon Tarif TOL Mulai 30%

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:46 WIB

Selaras Dengan Transformasi Identitas Subholding, PT Akses Pelabuhan Indonesia Hadir Dengan Logo Baru

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:05 WIB

Inovasi Jadi Kunci: SPSL Siapkan SDM Unggul Lewat Program SPRINT yang Berkelanjutan

Berita Terbaru

Breaking News

Truk Sawit Terguling di Jalan Manunggal, Akses Warga Sempat Lumpuh

Minggu, 5 Apr 2026 - 13:29 WIB