Marunda Macet Total Dan Lumpuh, PT KCN Berikan Solusi Terbaik

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, TeropongRakyat.co – Antrean kendaraan logistik yang sempat menghambat pelayanan pembongkaran kontainer di kawasan Marunda, Jakarta Utara, mulai terurai setelah berbagai pemangku kepentingan menyepakati langkah percepatan operasional. Salah satu langkah yang ditempuh adalah pemanfaatan area operasional PT Karya Citra Nusantara (KCN) sebagai lokasi sementara pembongkaran kontainer guna membantu menjaga kelancaran arus logistik. Senin, (13/07/2026).

Kepadatan tersebut terjadi seiring meningkatnya aktivitas logistik di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok yang mendorong kenaikan kebutuhan pelayanan peti kemas. Akibatnya, kapasitas pelayanan peti kemas kosong di Depo PT Global Terminal Marunda (GTM) mencapai batas optimal sehingga memicu antrean kendaraan di akses menuju kawasan Marunda.

Sebagai tindak lanjut atas aspirasi sejumlah pengemudi trailer yang tergabung dalam Keluarga Besar Sopir Indonesia (KBSI), dilakukan mediasi dengan melibatkan PT GTM, PT Quad Kontena, PT KCN, Polres Pelabuhan Tanjung Priok, pemerintah daerah, Dinas Perhubungan, serta perwakilan pengemudi. Dalam mediasi tersebut disepakati pemanfaatan area operasional PT KCN sebagai lokasi tambahan untuk kegiatan pembongkaran kontainer sementara. Langkah ini membantu mempercepat pelayanan sehingga antrean kendaraan berangsur terurai dan aktivitas logistik kembali berjalan lebih lancar.

Pengalaman tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa ketika kapasitas pelayanan di satu titik mengalami tekanan, kolaborasi antarsimpul logistik menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran distribusi barang.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo mengatakan, pendekatan dialog menjadi langkah yang ditempuh agar penyampaian aspirasi berlangsung kondusif sekaligus menghasilkan solusi yang dapat segera dijalankan.

“Pendekatan seperti ini dilakukan agar seluruh pihak dapat menemukan solusi bersama sehingga pelayanan logistik dapat kembali berjalan dengan baik,” ujar Aris.

Koordinator Keluarga Besar Sopir Indonesia (KBSI), Isnen, mengapresiasi seluruh pihak yang membuka ruang dialog untuk mencari penyelesaian atas kepadatan pelayanan pembongkaran kontainer.

Baca Juga:  Gudang Penimbunan Solar Subsidi di Cilincing Diduga Cemari Lingkungan, Aparat Diminta Bertindak Tegas

“Kami mengapresiasi semua pihak yang sudah mau duduk bersama mencari solusi. Harapan kami, hasil kesepakatan ini bisa dijalankan dengan baik sehingga antrean dapat segera terurai dan pelayanan pembongkaran kontainer ke depan semakin tertata. Yang paling penting bagi kami adalah operasional kembali lancar sehingga para pengemudi bisa kembali bekerja dengan normal,” ujar Isnen.

Kolaborasi Antarsimpul Logistik Jadi Pembelajaran

Support and Development Manager PT Global Terminal Marunda (GTM), Yan Rizal Supardi, mengatakan kepadatan pelayanan yang terjadi beberapa waktu lalu menjadi pembelajaran bahwa sistem logistik tidak dapat hanya bertumpu pada satu simpul pelayanan. Sebelum memanfaatkan area operasional PT KCN, GTM juga telah bekerja sama dengan sejumlah depo di sekitar kawasan untuk mengurangi beban pelayanan. Namun, kapasitas yang tersedia saat itu belum mampu mengakomodasi lonjakan kendaraan sehingga diperlukan dukungan kapasitas dari kawasan sekitar.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa kelancaran sistem logistik tidak dapat hanya bertumpu pada satu simpul pelayanan. Ketika volume pelayanan meningkat, diperlukan kolaborasi antarpelaku logistik agar kapasitas yang tersedia dapat saling melengkapi. Dukungan area operasional PT KCN menjadi salah satu solusi yang membantu mempercepat pelayanan sehingga antrean kendaraan dapat segera terurai,” ujar Yan.

Ia menambahkan, keberadaan kawasan penyangga (supporting port) di sekitar Pelabuhan Tanjung Priok menjadi bagian penting dalam memperkuat kapasitas layanan logistik. Dengan sinergi antarpelaku logistik, distribusi barang dapat tetap berjalan lancar meskipun terjadi peningkatan volume pelayanan.

Senada dengan hal tersebut, Humas PT KCN Bella Mardiana mengatakan, penanganan kepadatan di Marunda menunjukkan pentingnya keberadaan pelabuhan penyangga yang memiliki kapasitas operasional memadai untuk mendukung kelancaran sistem logistik nasional.

Baca Juga:  Badan Pengurus Pusat Dalam Rangka MUNAS XV GAPENSI 2024 : "Menjadi Kontraktor Di Indonesia Semakin Berat Dengan Persyaratan Amat Ketat Dan Sulit"

“Keberadaan pelabuhan penyangga tidak hanya penting dalam membantu mengurai kepadatan pelayanan ketika terjadi peningkatan aktivitas logistik, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan sistem logistik nasional agar semakin efisien, tangguh, dan berdaya saing,” jelas Bella.

Sebagai Badan Usaha Pelabuhan (BUP), PT KCN sejak awal dikembangkan untuk mendukung ekosistem logistik di kawasan Marunda sebagai supporting port bagi Pelabuhan Tanjung Priok. Ke depan, PT KCN berkomitmen terus memperkuat kapasitas layanan kepelabuhanan melalui pengembangan fasilitas dan peningkatan layanan guna mendukung kebutuhan logistik nasional yang terus berkembang.

Tentang PT KCN

PT KCN merupakan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) yang berlokasi di Marunda, Jakarta Utara. Beroperasi secara bertahap sejak 2012, perusahaan menjadi salah satu simpul penting dalam jaringan logistik nasional dengan fokus pada layanan pelabuhan multipurpose yang melayani bongkar muat kargo curah, general cargo, peti kemas, hingga kapal LCT/RoRo. Sebagai perusahaan patungan antara PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) atau PT KBN dan PT Karya Teruji Utama (PT KTU), PT KCN berkomitmen menjadi mitra strategis dunia usaha dalam mendukung kelancaran rantai pasok dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Sejalan dengan visinya menjadi penyedia jasa kepelabuhanan berkelas internasional, PT KCN terus memperkuat layanan melalui pengembangan infrastruktur, peningkatan efisiensi operasional, serta penerapan konsep Green Port. Dengan dukungan fasilitas pelabuhan multipurpose dan pengembangan kawasan logistik secara berkelanjutan, perusahaan berupaya menghadirkan layanan yang andal sekaligus mendukung terciptanya sistem logistik nasional yang semakin efisien, terintegrasi, dan berdaya saing.

Berita Terkait

Kontroversi Kenaikan Pangkat Komjen Pol. Asep Edi Suheri, Publik Desak Evaluasi dan Klarifikasi
Konferensi Doa – Seminar Hari Doa Nasional 2026 Sukses Diikuti Ribuan Pemimpin Tokoh Kristen dari Seluruh Indonesia dan Mancanegara
JIC Belum Direvitalisasi Pasca Kebakaran 2022, Warga Pertanyakan Keseriusan Pemprov DKI Jakarta
Satpol PP Kecamatan Cilincing Amankan 72 Botol Miras di Semper Barat, Ketua RW Apresiasi Gerak Cepat Petugas
Rumah Anyaman Bambu di Kepanjen Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Kompor Gas yang Lupa Dimatikan
Suara dari Panggung dan Dapur, Ulfa Bone Tegaskan: Relawan Emak-emak Bukan Sekedar Penyokong, Mereka Bawa Perubahan yang harus Dapat Ruang Penuh
Warga Pertanyakan Proyek Pintu Air Marunda Senilai Rp6 Miliar, Rob Masih Rendam Permukiman
Dekot Jakarta Utara Turun Tangan, Pelebaran Jalan Marunda Pulo Diwarnai Polemik dan Sejumlah Kejanggalan

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:03 WIB

Kontroversi Kenaikan Pangkat Komjen Pol. Asep Edi Suheri, Publik Desak Evaluasi dan Klarifikasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:19 WIB

Marunda Macet Total Dan Lumpuh, PT KCN Berikan Solusi Terbaik

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:13 WIB

Konferensi Doa – Seminar Hari Doa Nasional 2026 Sukses Diikuti Ribuan Pemimpin Tokoh Kristen dari Seluruh Indonesia dan Mancanegara

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:02 WIB

JIC Belum Direvitalisasi Pasca Kebakaran 2022, Warga Pertanyakan Keseriusan Pemprov DKI Jakarta

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:29 WIB

Satpol PP Kecamatan Cilincing Amankan 72 Botol Miras di Semper Barat, Ketua RW Apresiasi Gerak Cepat Petugas

Berita Terbaru

Breaking News

Marunda Macet Total Dan Lumpuh, PT KCN Berikan Solusi Terbaik

Rabu, 15 Jul 2026 - 16:19 WIB