Dari Dapur Tradisional ke Panggung SDGs: Pengabdian Dosen FEB UPN “Veteran” Jawa Timur di Restoran Baturono Kota Batu

- Jurnalis

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BATU, Jawa Timur | teropongrakyat.co — Di tengah pesatnya perkembangan industri pariwisata modern di Kota Batu, hadir sebuah ruang yang tetap menjaga cita rasa tradisional dan nilai budaya lokal. Restoran Baturono menjadi salah satu contoh usaha kuliner yang tidak hanya bertahan di tengah persaingan, tetapi juga mampu berkembang dengan mempertahankan identitas khas Nusantara.

Hal tersebut menjadi perhatian rombongan dosen Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UPN “Veteran” Jawa Timur dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan pada April 2026 lalu. Kegiatan tersebut dikemas melalui kunjungan lapangan dan Focus Group Discussion (FGD) bersama pengelola Restoran Baturono di Kota Batu.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, yang bertujuan menghadirkan kontribusi nyata dunia akademik bagi pelaku usaha lokal.

Restoran Tradisional dengan Nilai Budaya Lokal

Pemilik Restoran Baturono, H. Andy Nur R, S.I.Pust., menjelaskan bahwa konsep utama yang dipertahankan adalah sajian prasmanan khas rumahan dengan nuansa tradisional Jawa yang hangat dan sederhana.

Menurutnya, keaslian cita rasa dan suasana menjadi nilai utama yang membedakan Baturono dari restoran modern maupun jaringan waralaba internasional.

“Konsep tradisional bukan sekadar pilihan desain, tetapi bagian dari identitas usaha yang ingin terus kami pertahankan,” ujarnya dalam diskusi bersama tim dosen.

Saat ini, Baturono telah mengembangkan beberapa gerai dengan konsep serupa, tetap mengedepankan menu rumahan, harga terjangkau, serta pelayanan yang dekat dengan masyarakat.

Baca Juga:  Alih Fungsi Lahan Pertanian di Sendangsikucing Dipertanyakan, Klarifikasi Sekdes Berbeda dengan Kades

Forum Diskusi dan Masukan Strategis

Dalam sesi FGD, para dosen FEB UPN “Veteran” Jawa Timur memberikan sejumlah masukan strategis untuk pengembangan usaha Baturono ke depan.

Beberapa poin utama yang disampaikan antara lain:

  • Penguatan branding digital melalui media sosial seperti Instagram, TikTok, dan optimalisasi ulasan digital di Google Maps.
  • Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) agar kualitas pelayanan dan cita rasa tetap konsisten di seluruh gerai.
  • Pengembangan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan hospitality, higienitas makanan, dan komunikasi pelayanan.
  • Pengembangan paket wisata kuliner berbasis pengalaman budaya lokal.

Pemilik Baturono menyambut positif berbagai masukan tersebut dan menilai kolaborasi dengan akademisi memberikan sudut pandang baru dalam pengembangan usaha.

Dari Dapur Tradisional ke Panggung SDGs: Pengabdian Dosen FEB UPN “Veteran” Jawa Timur di Restoran Baturono Kota Batu - Teropong Rakyat

Implementasi Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi

Kegiatan PKM ini juga menjadi bagian dari implementasi Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi yang dicanangkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

Beberapa IKU yang relevan dalam kegiatan ini meliputi:

  • IKU 2: Mahasiswa dan dosen berkegiatan di luar kampus.
  • IKU 3: Dosen berkegiatan di luar kampus melalui pengabdian berbasis masyarakat.
  • IKU 5: Hasil kerja dosen dimanfaatkan langsung oleh masyarakat dan pelaku usaha.

Dosen Pengembangan Sumber Daya Manusia FEB UPN “Veteran” Jawa Timur, Dr. M. Tahajjudi Ghifary, M.PSDM, menilai Baturono menjadi contoh nyata usaha lokal yang menjalankan prinsip pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas.

Baca Juga:  Lansia 75 Tahun di Pekalongan Hidup dalam Kemiskinan, Ridah Menanti Bantuan Bedah Rumah

Menurutnya, pengembangan SDM di level UMKM memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan usaha sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Kontribusi terhadap SDGs

Selain memiliki dampak ekonomi lokal, model usaha Baturono juga dinilai relevan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:

  • SDG 1: Tanpa Kemiskinan, melalui penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat lokal.
  • SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
  • SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan ekonomi melalui rantai pasok lokal.
  • SDG 11: Kota dan Komunitas Berkelanjutan dengan menjaga identitas budaya lokal.
  • SDG 17: Kemitraan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

Dengan melibatkan petani lokal, tenaga kerja masyarakat sekitar, serta mempertahankan budaya kuliner tradisional, Baturono dinilai menjadi contoh usaha kuliner berbasis komunitas yang mampu tumbuh secara berkelanjutan.

Komitmen Kolaborasi Berkelanjutan

UPN “Veteran” Jawa Timur menyatakan komitmennya untuk terus mendampingi pelaku usaha lokal melalui program pengabdian berkelanjutan, termasuk pendampingan SOP, pelatihan SDM, strategi pemasaran digital, hingga peluang kerja sama magang mahasiswa.

Kegiatan di Restoran Baturono diharapkan menjadi awal kolaborasi jangka panjang antara dunia akademik dan pelaku usaha lokal dalam membangun ekonomi berbasis budaya, pemberdayaan masyarakat, dan keberlanjutan.

Artikel ini disusun berdasarkan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dosen Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN “Veteran” Jawa Timur melalui kunjungan lapangan dan Focus Group Discussion (FGD) di Restoran Baturono, Kota Batu, Jawa Timur.

Penulis : Dr. M. Tahajjudi Ghifary, M.PSDM

Berita Terkait

Dosen Manajemen FEB UPN “Veteran” Jawa Timur Dorong Produktivitas Panen Jeruk di Desa Gadingkulon
Mediasi Akhiri Polemik Dugaan Pemberitaan Hoaks yang Menyeret ASN Dinsos Salatiga
Audensi Buruh Di DPRD Riau Diwarnai Duka, FSPMI Tekan 6 Tuntutan
Patroli Humanis di Puncak Jaya: Satgas Damai Cartenz Bangun Kepercayaan Warga dari Kampung ke Kampung
Resmi Dilantik, Perangkat Desa Pringgodani Siap Perkuat Pelayanan Masyarakat
Aspidum Kejati Jatim Joko Budi Darmawan Diamankan Kejagung, Publik Soroti Transparansi
Dari Rekreasi hingga Silaturahmi, Alun-Alun Kuningan Dipadati Pengunjung saat Lebaran
Ramadan Berkah, Warga Cibuyur dan Karang Taruna Bagikan 1.000 Takjil

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:39 WIB

Dari Dapur Tradisional ke Panggung SDGs: Pengabdian Dosen FEB UPN “Veteran” Jawa Timur di Restoran Baturono Kota Batu

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:42 WIB

Dosen Manajemen FEB UPN “Veteran” Jawa Timur Dorong Produktivitas Panen Jeruk di Desa Gadingkulon

Senin, 11 Mei 2026 - 07:18 WIB

Mediasi Akhiri Polemik Dugaan Pemberitaan Hoaks yang Menyeret ASN Dinsos Salatiga

Jumat, 17 April 2026 - 01:03 WIB

Audensi Buruh Di DPRD Riau Diwarnai Duka, FSPMI Tekan 6 Tuntutan

Senin, 13 April 2026 - 15:59 WIB

Patroli Humanis di Puncak Jaya: Satgas Damai Cartenz Bangun Kepercayaan Warga dari Kampung ke Kampung

Berita Terbaru