Lautan Manusia Padati Batutulis-Suryakencana, Kirab Mahkota Binokasih Jadi Magnet Warga Bogor

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, teropongrakyat.co – Ribuan warga memadati kawasan Batutulis hingga Suryakencana, Kota Bogor, Jumat malam (8/5/2026), untuk menyaksikan kirab budaya Mahkota Binokasih Sanghyang Pake dalam rangkaian acara Milangkala Tatar Sunda. Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi sejak sore hari hingga malam.

Kirab budaya yang melintas ruas jalan batutulis surya kencana itu menjadi perhatian warga dan wisatawan. Banyak masyarakat rela berdiri berjam-jam di pinggir jalan demi melihat langsung prosesi budaya yang sarat nilai sejarah dan tradisi Sunda tersebut.

Suasana di sepanjang jalur kirab dipenuhi lautan manusia. Arus lalu lintas di beberapa titik pun mengalami kepadatan akibat membludaknya penonton yang hadir.

Baca Juga:  Korupsi Terkait Program Anies DP Rumah 0 Rupiah, KPK Periksa 3 Saksi

Salah satu penonton, Rudi (38), warga Bogor Selatan, mengaku sengaja datang bersama keluarganya untuk menyaksikan acara tersebut.
“Jarang ada acara budaya sebesar ini di Bogor. Saya datang sama anak-anak karena ingin mengenalkan budaya Sunda kepada mereka. Meski ramai dan macet, acaranya tetap menarik,” ujar Rudi kepada Media Teropong Rakyat.

Hal senada disampaikan Siti (27), warga Tanah Sareal, yang mengaku kagum dengan prosesi kirab dan antusiasme masyarakat.
“Bagus buat melestarikan budaya Sunda. Tapi memang tadi cukup padat, susah cari parkir dan jalan jadi macet. Semoga ke depan tempat dannya pengaturannya bisa lebih baik,” katanya.

Baca Juga:  Dr. Aulia Taswin S.H., M.H Resmi Dilantik sebagai Ketua DPD DePA-RI Jawa Barat

Sementara itu, beberapa warga juga menyoroti lokasi acara yang dinilai kurang mampu menampung membludaknya penonton.nya “Panitia harus lebih siap soal rekayasa lalu lintas dan lokasi penonton. Karena jalan di sini sempit jadi kemacetan cukup parah,” ungkap seorang penonton lainnya.

Meski demikian, kemeriahan kirab Mahkota Binokasih tetap mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Acara budaya tersebut dianggap mampu membangkitkan kecintaan generasi muda terhadap warisan budaya Sunda sekaligus menjadi daya tarik wisata budaya di Kota Bogor.
Kirab berlangsung aman dengan pengawalan aparat kepolisian, Dishub, dan petugas keamanan yang berjaga di sepanjang rute acara.

teguh donie

Berita Terkait

Dugaan Pemalsuan Sertifikat Rugikan Negara Rp. 30 Miliar, Warga Minta Prabowo Turun Tangan
A-JUM Audiensi dengan Pemkot Jakarta Utara, Soroti Kemacetan, Parkir Liar hingga Zonasi Depo Kontainer
IKA ITS Dorong Sistem Peringatan Dini Kereta Api untuk Kurangi Risiko Kecelakaan
Rayakan HUT ke-27 PT RS Pelabuhan, RS Pelabuhan Jakarta Gandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Gelar Aksi Donor Darah Serentak
Kesejahteraan Anggota Dinilai Terabaikan, BPIKPNPA RI Soroti Agenda Reformasi Polri
Sidang 4 Mei: Dugaan Bukti Palsu Mencuat, Ahli Waris Makawi Desak Hakim Abaikan Bukti Tergugat
Guru SD Swasta Terluka Parah di SPBU Walang, Biaya Pengobatan Belum Jelas
Pasca Sorotan Parkir Liar, Aparat Gabungan Turun Tangan: Penertiban Dimulai di Danau Sunter

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:13 WIB

Lautan Manusia Padati Batutulis-Suryakencana, Kirab Mahkota Binokasih Jadi Magnet Warga Bogor

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:47 WIB

A-JUM Audiensi dengan Pemkot Jakarta Utara, Soroti Kemacetan, Parkir Liar hingga Zonasi Depo Kontainer

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:41 WIB

IKA ITS Dorong Sistem Peringatan Dini Kereta Api untuk Kurangi Risiko Kecelakaan

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:03 WIB

Rayakan HUT ke-27 PT RS Pelabuhan, RS Pelabuhan Jakarta Gandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Gelar Aksi Donor Darah Serentak

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:58 WIB

Kesejahteraan Anggota Dinilai Terabaikan, BPIKPNPA RI Soroti Agenda Reformasi Polri

Berita Terbaru

Pemerintahan

MENGOYAK LUKA DI BALIK TEMBOK PESANTREN

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:34 WIB