IAPI Dorong Standar Asurans Keberlanjutan di Indonesia, Fokus pada Transparansi dan Kredibilitas Laporan ESG

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TeropongRakyat.co, JAKARTA – Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) mulai memperkuat langkah dalam membangun ekosistem asurans keberlanjutan di Indonesia. Langkah ini muncul seiring meningkatnya perhatian terhadap laporan ESG dan regulasi keuangan berkelanjutan yang terus dikembangkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Melalui rancangan aturan terbaru, perusahaan di sektor jasa keuangan, emiten, hingga perusahaan publik nantinya diwajibkan menyusun laporan keberlanjutan yang lebih jelas, terukur, dan bisa dipertanggungjawabkan.

Regulasi ini dinilai jadi sinyal bahwa praktik bisnis sekarang bukan cuma soal keuntungan, tapi juga soal dampak terhadap lingkungan dan sosial.
IAPI menilai kebutuhan terhadap laporan keberlanjutan makin tinggi karena investor kini lebih selektif dalam melihat kredibilitas perusahaan. Tidak sedikit pelaku pasar yang mulai mempertimbangkan faktor keberlanjutan sebelum mengambil keputusan investasi.

Baca Juga:  Andrew Susanto; Trilyuner yang Siap Bantu Banyak Pengusaha Tembus >50M/Tahun

Karena itu, IAPI menekankan pentingnya asurans keberlanjutan agar laporan ESG yang disampaikan perusahaan benar-benar valid dan terpercaya. Menurut IAPI, laporan keberlanjutan seharusnya tidak berdiri sendiri, melainkan selaras dengan laporan keuangan agar informasi yang diberikan tetap konsisten.

Dalam keterangannya, IAPI juga menyoroti perbedaan antara proses “verifikasi” dan “asurans”. Verifikasi hanya berfokus pada pengecekan data, sedangkan asurans mencakup penilaian yang lebih luas mulai dari sistem, proses, materialitas, hingga independensi penilaian.

Baca Juga:  Halo Robotics Tingkatkan Akurasi dan Efisiensi Inspeksi dengan Drone NDT

Untuk mendukung implementasinya, IAPI mengacu pada standar internasional seperti ISSA 5000, IESSA, hingga standar pendidikan internasional bagi profesi akuntan publik. Standar tersebut dinilai penting agar kualitas laporan keberlanjutan Indonesia bisa setara dengan praktik global.

Ke depan, IAPI berharap penguatan ekosistem asurans keberlanjutan ini dapat meningkatkan transparansi perusahaan, memperkuat perlindungan investor, sekaligus mendukung pertumbuhan investasi hijau di Indonesia yang terus berkembang.

Berita Terkait

Truk Penuh Antre, Depo Penuh! Anggota Logindo Tuntut Kejelasan Tanggung Jawab MSC
IPC TPK Dukung Pelindo Perkuat Peluang Kerja Sama Internasional dengan Delegasi Amerika Serikat dan Estonia
IPC Terminal Petikemas Berhasil Menjaga Kinerja Operasional Secara Solid
Pt Akses Pelabuhan Indonesia Tingkatkan Kompetensi Melalui Pelatihan Lean Six Sigma Spsl Group
Paguyuban Pedagang Daging “Desak” Pemerintah Ambil Sikap Tegas Terkait Tata Niaga Daging Di Kota Pasuruan
Jual Emas Indonesia Gaspol! Buyback Tinggi, Harga Murah, Target 100 Gerai
Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur
Tak Terganggu! TPK Koja Jelaskan Penyesuaian Arus Logistik Pasca Idul Fitri

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:07 WIB

IAPI Dorong Standar Asurans Keberlanjutan di Indonesia, Fokus pada Transparansi dan Kredibilitas Laporan ESG

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:48 WIB

Truk Penuh Antre, Depo Penuh! Anggota Logindo Tuntut Kejelasan Tanggung Jawab MSC

Rabu, 29 April 2026 - 14:41 WIB

IPC TPK Dukung Pelindo Perkuat Peluang Kerja Sama Internasional dengan Delegasi Amerika Serikat dan Estonia

Selasa, 14 April 2026 - 12:28 WIB

IPC Terminal Petikemas Berhasil Menjaga Kinerja Operasional Secara Solid

Selasa, 14 April 2026 - 11:16 WIB

Pt Akses Pelabuhan Indonesia Tingkatkan Kompetensi Melalui Pelatihan Lean Six Sigma Spsl Group

Berita Terbaru

Pemerintahan

MENGOYAK LUKA DI BALIK TEMBOK PESANTREN

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:34 WIB