KPKP Jakarta Utara Gandeng PWJU, Perkuat Edukasi dan Publikasi Pengawasan Pangan

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret: Kasudin KPKP Jakarta Utara Novy Christine Palit bersama ketua PWJU Habibah Binti Ganna, Wakil Ketua 1 Liyas Manuri Aji, Wakil Ketua 2 Ruding SS, serta pengurus dan anggota PWJU (istimewa)

Jakarta, 20 April 2026 | teropongrakyat.co – Persaudaraan Wartawan Jakarta Utara (PWJU) melakukan audiensi dengan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Utara dalam rangka membangun sinergi edukasi dan publikasi.

Hadir dalam agenda tersebut, Kasudin KPKP Jakarta Utara Novy Christine Palit, didampingi Kasi Ketahanan Pangan dan Pertanian Gusti beserta jajaran. Sementara dari pihak PWJU, hadir Ketua Habibah Binti Ganna, Wakil Ketua 1 Liyas Manuri Aji, Wakil Ketua 2 Ruding SS, serta pengurus dan anggota PWJU.

Kasudin KPKP Jakarta Utara, Novy Christine Palit, mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan audiensi dari PWJU.

“Kami mengapresiasi kehadiran teman-teman PWJU. Semoga ke depan dapat terbangun sinergi yang baik, baik dalam edukasi maupun publikasi kegiatan kami di lapangan,” ujarnya.

Baca Juga:  1.000 Rumah Subsidi Untuk Wartawan: PWI Apresiasi Komitment Pemerintah

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya membutuhkan dukungan dari PWJU dalam pengawasan di lapangan.

“Kami juga meminta support dari PWJU, apabila menemukan pelanggaran di pasar tradisional, seperti penjualan ikan, daging, sayur mayur, maupun buah-buahan yang tidak layak konsumsi, agar dapat segera diinformasikan kepada kami,” tambah Novy Christine Palit.

Ketua PWJU, Habibah Binti Ganna, menegaskan bahwa masih banyak pelanggaran yang terjadi di lapangan.

“Kami masih menemukan praktik kecurangan, khususnya di tempat pelelangan ikan, seperti manipulasi timbangan yang sangat merugikan konsumen,” tegasnya.

Wakil Ketua 1 PWJU, Liyas Manuri Aji, turut menyoroti kualitas produk pangan di pasar tradisional.

“Masih banyak penjual ikan di pasar tradisional yang menjual ikan kurang layak konsumsi, karena penggunaan es berulang yang menurunkan kualitas ikan,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua 2 PWJU, Ruding SS, mengungkapkan kekhawatiran terkait penggunaan bahan berbahaya.

Baca Juga:  Kapolri Ceritakan Perjalanan Proses Persiapan Hari Juang Polri

“Penggunaan boraks atau zat pengawet pada ikan yang dijual di pasar tradisional masih marak terjadi. Ini sangat berbahaya bagi konsumen dan masyarakat,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Kasi Ketahanan Pangan dan Pertanian, Gusti, menjelaskan upaya yang telah dilakukan pihaknya.

“Selama ini kami terus melakukan pengawasan serta edukasi kepada para pedagang pasar tradisional mengenai bahaya penggunaan zat pengawet pada ikan dan daging, serta penggunaan pestisida berlebihan pada sayur dan buah, karena sangat membahayakan bagi konsumen,” katanya.

Pertemuan ini diharapkan menjadi awal kolaborasi yang lebih erat antara PWJU dan Sudin KPKP Jakarta Utara.

“Semoga dengan adanya pertemuan ini, ke depan terjalin sinergi dan kolaborasi dalam menangani berbagai permasalahan pangan, baik hasil laut, pertanian, maupun peternakan, demi menghadirkan produk yang berkualitas dan aman bagi masyarakat,” pungkasnya.

Sumber Berita: Persaudaraan Wartawan Jakarta Utara

Berita Terkait

Debu KCN Keluhkan Warga Cilincing, KCN sudah melakukan Mitigasi dan Penyelesaian Dampak Lingkungan
Polemik PT Indoneka Makin Memanas, Founder Klaim Bengkel Didatangi Puluhan Orang hingga Dugaan Dokumen Palsu
Gempa 4,3 M Terjadi Di Laut Selatan Sukabumi, Getaran Dirasakan Hingga Cianjur dan Bandung Barat
Baiturrahim Islamic Carnival, Merawat Kerinduan pada Karnaval Sarat Nilai
Pelayanan Makin Digital dan Cepat, Tarif Bea Masuk Masih Jadi Sorotan Pengguna Jasa
Keluarga Amir Biki Desak Pemerintah Pulihkan Nama dan Beri Kompensasi bagi Korban Tanjung Priok 1984
BKT Marunda Kian Memprihatinkan, Jalur Inspeksi Rusak dan Dipenuhi Truk, Pemerintah Tahu?
Keren! Pemuda Rawamalang Sulap Lahan Kosong Jadi Urban Farming dan Budidaya Ikan

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:18 WIB

Debu KCN Keluhkan Warga Cilincing, KCN sudah melakukan Mitigasi dan Penyelesaian Dampak Lingkungan

Selasa, 15 September 2026 - 08:55 WIB

Polemik PT Indoneka Makin Memanas, Founder Klaim Bengkel Didatangi Puluhan Orang hingga Dugaan Dokumen Palsu

Minggu, 13 September 2026 - 20:39 WIB

Gempa 4,3 M Terjadi Di Laut Selatan Sukabumi, Getaran Dirasakan Hingga Cianjur dan Bandung Barat

Minggu, 13 September 2026 - 18:28 WIB

Baiturrahim Islamic Carnival, Merawat Kerinduan pada Karnaval Sarat Nilai

Minggu, 13 September 2026 - 00:50 WIB

Pelayanan Makin Digital dan Cepat, Tarif Bea Masuk Masih Jadi Sorotan Pengguna Jasa

Berita Terbaru

TNI – Polri

Kapolda Metro Jaya Terima Audiensi Pimpinan DPRD DKI Jakarta

Selasa, 15 Sep 2026 - 17:14 WIB

oplus_32

Pendidikan

718 Mahasiswa Baru Universitas Kepanjen Ikuti PKKMB

Selasa, 15 Sep 2026 - 16:27 WIB