Warga Barukan Soroti Status Tanah Kas Desa dan Proyek Gedung Serba Guna

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Klaten, teropongrakyat.co – Sejumlah warga Desa Barukan, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten, mempertanyakan pengelolaan tanah kas desa serta penggunaan anggaran Dana Desa di wilayahnya. Persoalan tersebut menyeret nama Kepala Desa Barukan, Eko Priyo Sadono, terkait perubahan status aset desa dan proyek pembangunan yang hingga kini belum rampung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat dua bidang tanah kas desa masing-masing seluas 1.610 meter persegi dan 2.025 meter persegi yang dipersoalkan warga. Tanah tersebut disebut dibeli menggunakan kas desa pada tahun 1997, namun belakangan diketahui telah bersertifikat atas nama Sri Mulyati, yang disebut sebagai istri Kepala Desa Barukan.

Persoalan ini mencuat ke publik setelah puluhan warga menyampaikan aspirasi di Balai Desa Barukan, pada 7 Mei 2025. Warga meminta penjelasan pemerintah desa terkait perubahan status kepemilikan tanah yang mereka yakini sebagai aset desa.

Baca Juga:  Aspidum Kejati Jatim Joko Budi Darmawan Diamankan Kejagung, Publik Soroti Transparansi

“Tanah itu kami anggap milik desa. Tapi sekarang berubah jadi hak milik pribadi. Kami minta kejelasan,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Menurut warga, proses sertifikasi tanah kas desa sempat tertunda hingga 2019. Setelah itu, warga mengetahui adanya perubahan status kepemilikan. Upaya klarifikasi dan mediasi telah dilakukan, namun belum menghasilkan kesepakatan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Barukan, Eko Priyo Sadono, menyatakan bahwa tanah tersebut sebelumnya kembali kepada ahli waris pemilik awal, Mei Prasojo, karena adanya kewajiban tertentu yang tidak dapat dipenuhi desa. Ia juga menegaskan bahwa perolehan tanah dilakukan secara pribadi dan sesuai ketentuan hukum.

Baca Juga:  Dilakukan Pengawasan, Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang Dapat Suntikan Penyertaan Modal PDAM

Selain persoalan tanah, warga juga menyoroti pembangunan gedung serba guna yang bersumber dari anggaran Dana Desa. Gedung dengan luas sekitar 1.000 meter persegi tersebut disebut menghabiskan anggaran sekitar Rp750 juta, namun hingga kini belum selesai dibangun.

Pantauan di lapangan pada Sabtu (3/1/2026) sekitar pukul 13.30 WIB, bangunan yang berada di sebelah timur Kantor Kepala Desa Barukan itu tampak belum rampung. Tidak terlihat aktivitas pembangunan, dan bangunan baru terealisasi sebagian.

Warga berharap pemerintah desa dapat bersikap terbuka dan transparan terkait pengelolaan aset desa dan penggunaan anggaran Dana Desa. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum terkait persoalan tersebut.

Berita Terkait

Tragedi Curug Ciparay: Wisatawan Ditemukan Tewas Setelah Diperingatkan Pengelola
Hujan Deras Picu Arus Air Deras di Jalan Sholeh Iskandar Hingga Lampu Merah Yasmin
Dari Dapur Tradisional ke Panggung SDGs: Pengabdian Dosen FEB UPN “Veteran” Jawa Timur di Restoran Baturono Kota Batu
Dosen Manajemen FEB UPN “Veteran” Jawa Timur Dorong Produktivitas Panen Jeruk di Desa Gadingkulon
Mediasi Akhiri Polemik Dugaan Pemberitaan Hoaks yang Menyeret ASN Dinsos Salatiga
Audensi Buruh Di DPRD Riau Diwarnai Duka, FSPMI Tekan 6 Tuntutan
Patroli Humanis di Puncak Jaya: Satgas Damai Cartenz Bangun Kepercayaan Warga dari Kampung ke Kampung
Resmi Dilantik, Perangkat Desa Pringgodani Siap Perkuat Pelayanan Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 10:21 WIB

Tragedi Curug Ciparay: Wisatawan Ditemukan Tewas Setelah Diperingatkan Pengelola

Senin, 18 Mei 2026 - 20:38 WIB

Hujan Deras Picu Arus Air Deras di Jalan Sholeh Iskandar Hingga Lampu Merah Yasmin

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:39 WIB

Dari Dapur Tradisional ke Panggung SDGs: Pengabdian Dosen FEB UPN “Veteran” Jawa Timur di Restoran Baturono Kota Batu

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:42 WIB

Dosen Manajemen FEB UPN “Veteran” Jawa Timur Dorong Produktivitas Panen Jeruk di Desa Gadingkulon

Senin, 11 Mei 2026 - 07:18 WIB

Mediasi Akhiri Polemik Dugaan Pemberitaan Hoaks yang Menyeret ASN Dinsos Salatiga

Berita Terbaru

Breaking News

Pertamax Naik Rp4.000, Masyarakat Terbebani

Rabu, 10 Jun 2026 - 11:37 WIB