Polisi Ringkus 3 Pelaku Pembacokan Viral di Koja Dalam Waktu Singkat

- Jurnalis

Kamis, 20 November 2025 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Teropongrakyat.co – Respons cepat aparat kembali terbukti. Hanya dalam hitungan jam setelah video keributan bersenjata tajam di Toko Minuman Chizzu Up, Lagoa, Koja, viral pada Rabu malam, 19 November 2025, jajaran Polres Metro Jakarta Utara berhasil mengamankan tiga remaja pengamen ondel-ondel yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

Dalam rekaman yang beredar luas, tampak sekelompok remaja menyerang seorang pria sambil mengayunkan celurit di area toko, memicu kepanikan warga sekitar.

Tak bersilang lama, Polsek Koja bersama Tim Jatanras Polres Metro Jakarta Utara bergerak cepat. Berbekal analisis video dan keterangan warga, tim langsung menyisir lokasi kejadian, melakukan pengecekan lapangan, hingga akhirnya menemukan para pelaku bersembunyi di kawasan Lorong 4Y, Lagoa.

Baca Juga:  Kinerja Polsek Cilincing Lamban, Pelaku Penganiayaan Masih Bebas

Kapolsek Koja, Kompol Andry Suharto, menegaskan bahwa penyelidikan tetap berjalan meski belum ada laporan masuk. “Kami tetap memeriksa saksi dan mendalami kronologi serta motif para pelaku. Tindakan cepat ini sebagai bentuk komitmen Polri menjaga keamanan warga,” ujar Andry dalam keterangannya, Kamis 20 November 2025.

Andry juga mengingatkan masyarakat untuk segera melapor jika melihat potensi gangguan kamtibmas, dan tidak mengambil tindakan sendiri yang justru dapat memperkeruh keadaan.

Baca Juga:  Polsek Pakisaji Tangkap Tiga Residivis Curi Truck di Area PG Kebonagung

Tiga remaja yang diamankan berinisial LP (16), AI (17), dan RA (17). Mereka mengaku aksi itu dipicu cekcok dengan dua pengamen ukulele, yang kemudian berkembang menjadi saling mengeluarkan senjata tajam.

Dari lokasi, polisi menyita tiga sajam, satu celurit, satu badik, dan satu pisau belati sebagai barang bukti. Sementara dua pengamen ukulele yang disebut dalam kejadian tersebut kini sedang dalam pencarian.

Berita Terkait

Warga Transmigrasi Air Balui SP2 Terpaksa Mengungsi Berbulan-bulan Saat Musim Hujan, Pertanyakan Penyebab Banjir Berkepanjangan
Soal Perkara Kasus Dugaan Korupsi Pasar Among Tani, Pemkot Batu Serahkan Sepenuhnya pada Proses Hukum
IIW Indonesia 2026 Hadir Lagi, Jadi Tempat Kumpul Teknologi dan Pelaku Industri Dunia
TNI AL Gagalkan Dugaan Penyelundupan Mineral Radioaktif di Batam
Dugaan Intimidasi Warnai Pemeriksaan Karyawan PT Volta Indonesia Semesta di Semarang
Warga Gaza Tetap Laksanakan Salat Idul Adha di Tengah Reruntuhan, Tanpa Kurban Akibat Konflik
Cahaya Manthovani Bawa Warna Baru di Industri Event Indonesia
Rahmad Sukendar: Kenaikan Tunjangan Anggota Polri Lebih Mendesak dari Perpanjangan Usia Pensiun

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:23 WIB

Warga Transmigrasi Air Balui SP2 Terpaksa Mengungsi Berbulan-bulan Saat Musim Hujan, Pertanyakan Penyebab Banjir Berkepanjangan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:57 WIB

Soal Perkara Kasus Dugaan Korupsi Pasar Among Tani, Pemkot Batu Serahkan Sepenuhnya pada Proses Hukum

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:48 WIB

TNI AL Gagalkan Dugaan Penyelundupan Mineral Radioaktif di Batam

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:58 WIB

Dugaan Intimidasi Warnai Pemeriksaan Karyawan PT Volta Indonesia Semesta di Semarang

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:13 WIB

Warga Gaza Tetap Laksanakan Salat Idul Adha di Tengah Reruntuhan, Tanpa Kurban Akibat Konflik

Berita Terbaru