Dari Perlawanan ke Pembangunan: Yusen Tabuni Menyatu dengan NKRI

- Jurnalis

Senin, 27 Oktober 2025 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayawijaya – Teropongrakyat.co ||27 Oktober 2025 Yusen Tabuni, mantan Panglima Komando Daerah Papua (Pangkodap) II Muaragame, kini menapaki jalan baru sebagai tokoh masyarakat yang berkomitmen terhadap pembangunan wilayah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Sebagai penerus dari mendiang Yusak Tabuni, ia membawa warisan kepemimpinan yang kini bertransformasi dari perlawanan menjadi pengabdian.

Dalam pernyataannya pada November 2024, Yusen menyampaikan tekad untuk meninggalkan jalur kekerasan dan memilih menjadi tokoh masyarakat dalam pengabdian kepada warganya sebagai ruang perjuangan baru. Ia menegaskan bahwa keputusan ini lahir dari pesan mendalam sang ayah, yang menginginkan perdamaian dan keterlibatan aktif dalam pembangunan Papua.

Baca Juga:  Kasus Intimidasi Wartawan  Oleh Mafia Migas Kebal Hukum Dilaporkan ke Mapolsek Rumpin, Mandek, Aktivis 98: Selain Abaikan Laporan, Segera Copot Kapolsek Rumpin?

Yusen Tabuni juga secara terbuka menyatakan penyesalan atas keterlibatannya dalam gerakan perlawanan terhadap pemerintah Republik Indonesia. Ia kini aktif menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah setempat untuk membangun wilayah Muaragame, termasuk menerima bantuan solar cell dari pemerintah pusat sebagai bentuk dukungan terhadap transformasi yang ia jalani.

Baca Juga:  Rayakan Idul Fitri 2024, Ancol Suguhkan Banyak Keajaiban

Bergabungnya kembali Yusen Tabuni ke dalam NKRI menggugah pemerintah pusat untuk lebih peduli terhadap eks-kombatan di wilayah pegunungan Papua. Dukungan ekonomi seperti bantuan energi surya bukan hanya ditujukan kepada individu, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitarnya, mendorong kehidupan yang lebih produktif, aman, dan terhubung.

Yusen Tabuni bukan lagi simbol perlawanan, melainkan wajah baru Papua yang memilih harapan, pembangunan, dan rekonsiliasi. (*)

Berita Terkait

Usai Disorot Media, Polres Bandung Hubungi Korban: Muncul Pertanyaan Baru dalam Kasus Fortuner yang Diblokir
KCN Tanam 3.000 Bibit Mangrove di Hari Mangrove Sedunia 2026, Perkuat Konservasi Pesisir Marunda
Puluhan Mobil Roda Empat dan Roda Enam Terpuruk saat Lewati Jalan Lintas yang Rusak
Bau Menyengat Diduga dari Kawasan KBN, Warga Cilincing Pertanyakan Ketegasan Pemprov DKI dan Instansi Lingkungan Hidup
Yusril peringatkan Dedi Mulyadi: sayembara tangkap begal berisiko main hakim sendiri
Macet Total di Akses Marunda, Warga Pertanyakan Keseriusan Pemda Atasi Kemacetan Kronis Cilincing
Aspirasi Warga Marunda Pulo Didengar Pemkot Jakarta Utara, Pelebaran Jalan dan Pintu Air Jadi Prioritas Tindak Lanjut
Proyek Lapangan TAMAN YASMIN Sektor 6 Masuk Tahap Penyelesaian, Anggaran Capai RP1,6 M

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 22:49 WIB

Usai Disorot Media, Polres Bandung Hubungi Korban: Muncul Pertanyaan Baru dalam Kasus Fortuner yang Diblokir

Senin, 27 Juli 2026 - 20:23 WIB

KCN Tanam 3.000 Bibit Mangrove di Hari Mangrove Sedunia 2026, Perkuat Konservasi Pesisir Marunda

Senin, 27 Juli 2026 - 13:17 WIB

Puluhan Mobil Roda Empat dan Roda Enam Terpuruk saat Lewati Jalan Lintas yang Rusak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:20 WIB

Bau Menyengat Diduga dari Kawasan KBN, Warga Cilincing Pertanyakan Ketegasan Pemprov DKI dan Instansi Lingkungan Hidup

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:58 WIB

Yusril peringatkan Dedi Mulyadi: sayembara tangkap begal berisiko main hakim sendiri

Berita Terbaru