Jalur Tengkorak: Kemacetan Parah Kembali Terjadi di Jalan Raya Cakung-Cilincing

- Jurnalis

Selasa, 29 April 2025 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Timur, Teropongrakyat.co – Kemacetan parah kembali terjadi di Jalan Raya Cakung-Cilincing, Jakarta Timur, pada Jumat (29/04/2025). Penyebab utama kemacetan ini adalah antrean panjang mobil kontainer yang hendak menuju lokasi penimbunan di sejumlah depo sepanjang jalur tersebut. Selasa, (29/4/2025). Ji

Petugas Pos Polisi Lalu Lintas Polsek Cakung bersama satuan lainnya tampak bekerja ekstra keras untuk mengatur arus kendaraan berat, baik yang masuk maupun keluar dari depo-depo kontainer di kawasan tersebut.

Kemacetan yang terjadi di Jalan Cakung-Cilincing hingga Tanjung Priok berdampak pada arus lalu lintas di jalan-jalan sekitar. Akibatnya, aktivitas ekonomi masyarakat pengguna jalan pun terganggu.

Baca Juga:  Badan Pengurus Pusat Dalam Rangka MUNAS XV GAPENSI 2024 : "Menjadi Kontraktor Di Indonesia Semakin Berat Dengan Persyaratan Amat Ketat Dan Sulit"

Kegiatan bongkar muat peti kemas yang tak terkoordinasi dengan baik serta fasilitas yang minim di depo-depo kontainer menjadi salah satu penyebab utama kemacetan. Kondisi ini dinilai sangat merugikan masyarakat serta para pemangku kepentingan lainnya.

“Pemerintah bersama Asosiasi Pengusaha Truk Petikemas Indonesia (Aptrindo, KOPABA) harus duduk bersama dan mencari solusi terbaik mengatasi masalah kemacetan ini,” ujar Damhuri, warga Jakarta Timur yang kerap melintasi Jalan Raya Cakung-Cilincing.

Baca Juga:  Ibu-Ibu Geruduk Kantor P4OP Jakarta Timur, KJP Plus Tak Kunjung Cair

Ia menegaskan bahwa pemerintah harus menindak tegas depo-depo yang tidak memiliki fasilitas memadai, termasuk kantong parkir. “Hampir tiap hari macet, dari Senin sampai Jumat. Penimbunan peti kemas yang alatnya kurang, fasilitasnya minim, dan tidak ada ruang parkir yang memadai harus segera dibenahi,” tegasnya.

“Pemerintah harus tegas terhadap depo yang tidak profesional,” tutup Damhuri.

Berita Terkait

Wagub DKI Takziah ke Keluarga Korban Kecelakaan KRL, 4 Warga Jakarta Meninggal
Antam Garut Masih Tahap Evaluasi, Masuk Unit Geomin dan Fokus Kegiatan Sosial
Ketum BPIKPNPARI Rahmad Sukendar Sampaikan Duka Mendalam atas Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur, Desak Pemerintah Usut Tuntas
Melayat ke Rumah Duka, Wali Kota Jakarta Pusat Sampaikan Belasungkawa Ke Keluarga Korban Tabrakan Kereta Api
KRL Diseruduk KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Penumpang Terjepit
Polres Malang Bongkar Penyalahgunaan LPG 3 Kg, Disuntik ke Bright Gas untuk Dijual Berantai
Aero Astra Akademia Hadirkan Sekolah Berbasis Industri, Siswa Siap Kerja
Jakarta Terasa Panas, BMKG Ungkap Data Suhu Maksimum Sejumlah Wilayah

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 21:22 WIB

Wagub DKI Takziah ke Keluarga Korban Kecelakaan KRL, 4 Warga Jakarta Meninggal

Selasa, 28 April 2026 - 18:03 WIB

Antam Garut Masih Tahap Evaluasi, Masuk Unit Geomin dan Fokus Kegiatan Sosial

Selasa, 28 April 2026 - 13:04 WIB

Ketum BPIKPNPARI Rahmad Sukendar Sampaikan Duka Mendalam atas Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur, Desak Pemerintah Usut Tuntas

Selasa, 28 April 2026 - 11:35 WIB

Melayat ke Rumah Duka, Wali Kota Jakarta Pusat Sampaikan Belasungkawa Ke Keluarga Korban Tabrakan Kereta Api

Senin, 27 April 2026 - 22:37 WIB

KRL Diseruduk KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Penumpang Terjepit

Berita Terbaru

Edukasi

Keterbukaan: Kunci Pemulihan dan Kesejahteraan Jiwa

Rabu, 29 Apr 2026 - 06:34 WIB