Komite Aksi Nasional Driver Online (KOMANDO) Pastikan Tidak Turun Ke Jalan Pada 20 Oktober 2024 Saat Pelantikan Presiden dan Wapres RI Terpilih

- Jurnalis

Sabtu, 19 Oktober 2024 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teropongrakyat.id – Jakarta – Komite Aksi Nasional Driver Online (KOMANDO) di wilayah Jabodetabek pastikan tidak akan ikut turun ke jalan dalam bentuk apapun pada saat Pelantikan Presiden dan Wapres RI terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada 20 Oktober 2024 besok.

Serta mendukung Polri dan Pemerintah dalam menjaga kondusifitas kamtibmas pada hari Pelantikan Bpk. Prabowo Subianto dan Bpk. Gibran Rakabuming Raka.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Komite Aksi Nasional Driver Online (KOMANDO) Wahyu Kuncoro kepada awak media, bersama dengan beberapa Ketua Komunitas KOMANDO di Jakarta Timur, Sabtu (19/10/2024).

“Kegiatan konsolidasi ini dalam rangka menyamakan Visi bahwa kami sangat mendukung Pemerintahan yang akan datang dengan menaruh harapan besar terkait nasib dan kesejahteraan driver taksi online di Indonesia.” Jelas Wahyu.

Baca Juga:  Prajurit Lintas Udara 432 Sigap Menjaga Keamanan Wilayah Nduga, Papua

Selain itu kami juga mengucapkan terimakasih kepada Bapak Jokowi karena kinerja beliau juga sudah banyak. Tidak ada yang sempurna.
Kami berharap Bapak Jokowi mendorong kepada Pak Prabowo untuk meneruskan tongkat estafet kepemimpinan untuk melanjutkan harapan-harapan kami di masa kepemimpinannya ke depan.

Komite Aksi Nasional Driver Online (KOMANDO) juga merupakan salah satu tim relawan yang ditunjuk secara sah oleh Tim Kemenangan Nasional (TKN) 02 untuk segmentasi khusus driver taksi online pada saat Kampanye Pilpres 2024 lalu.

Baca Juga:  Telur Ayam Kampung, Rahasia Alami Vitalitas Pria

Wahyu menekankan anggota driver taksi online agar tidak turun ke jalan untuk mencegah hal-hal tidak di inginkan terjadi, yang akhirnya bisa membuka peluang bagi para oknum yang tidak bertanggung jawab menjadikan massa driver taksi online sebagai obyek dan alat burgening untuk sebuah kepentingan pribadi maupun kelompok.

“KOMANDO akan merayakan kemenangan pasangan Presiden dan Wapres RI terpilih dengan Do’a bersama dengan harapan para pemimpin di Pemerintahan yang baru lebih memperhatikan nasib driver taksi online, dan kami akan terus berjuang menuntut keadilan dan perlindungan hukum yang saling menguntungkan. Selamat bekerja Bapak Prabowo – Gibran” pungkas Wahyu.

Reporter: Yosie

Berita Terkait

Kuasa Hukum Percetakan Mau Print Ajak Masyarakat Menunggu Proses Hukum dan Tidak Terpengaruh Opini Sepihak
Gudang Obat Keras Ilegal Terbongkar, Polisi Sita 916 Karton dan Tangkap Dua Pelaku
Gubernur Jabar Bahas Mekanisme Sayembara Rp250 Juta Setelah Taufik Hidayat Ditangkap
Sidang Sengketa Lahan Sherwood Masuk Tahap Krusial, Penggugat Pertanyakan Logika Hukum AJB Terbit Tiga Tahun Setelah Penjual Meninggal
Babinsa Bandungrejo Aktif Kawal Musdes dan Penyusunan RKPDes 2027, Wujudkan Pembangunan Desa Partisipatif
Gerakan Sehat dan Berkah Sunatan Massal Tahun 2026 Hadirkan Kebahagiaan bagi 50 Anak di Momen HUT Jakarta dan Libur Sekolah
Gelombang Aksi Mahasiswa Dinilai Cerminkan Kegelisahan Publik, Yohanes Oci: Jangan Bungkam Kritik
Dishub Jakarta Utara Tindak Lanjuti Temuan Parkir Liar di Samping Mall of Indonesia, Penataan Segera Dilakukan

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 06:25 WIB

Kuasa Hukum Percetakan Mau Print Ajak Masyarakat Menunggu Proses Hukum dan Tidak Terpengaruh Opini Sepihak

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:39 WIB

Gudang Obat Keras Ilegal Terbongkar, Polisi Sita 916 Karton dan Tangkap Dua Pelaku

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:32 WIB

Gubernur Jabar Bahas Mekanisme Sayembara Rp250 Juta Setelah Taufik Hidayat Ditangkap

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:01 WIB

Sidang Sengketa Lahan Sherwood Masuk Tahap Krusial, Penggugat Pertanyakan Logika Hukum AJB Terbit Tiga Tahun Setelah Penjual Meninggal

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:07 WIB

Babinsa Bandungrejo Aktif Kawal Musdes dan Penyusunan RKPDes 2027, Wujudkan Pembangunan Desa Partisipatif

Berita Terbaru