Umrah Mandiri Makin Ngetren, Booking Hotel ke Arab Saudi Naik 29%

- Jurnalis

Jumat, 20 Februari 2026 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, teropongrakyat.co – Tren umrah kini tak lagi sekadar soal berangkat lewat paket travel. Generasi muda hingga keluarga urban mulai memilih skema umrah mandiri yang lebih fleksibel dan personal. Fenomena ini tercermin dari data OTA tiket.com yang mencatat kenaikan pemesanan akomodasi ke Arab Saudi sebesar 29% secara tahunan dibandingkan periode umrah 2024.

Lonjakan ini menandai perubahan pola perencanaan perjalanan ibadah. Jamaah kini lebih aktif menentukan sendiri hotel, lokasi menginap, hingga durasi perjalanan sesuai kebutuhan dan bujet.

SVP of Accommodation tiket.com, Cisyelya Bunyamin, mengatakan umrah kini dipandang sebagai perjalanan yang sangat personal.

“Semakin banyak masyarakat yang ingin punya kendali dalam merencanakan perjalanan ibadah mereka. Kami ingin mempermudah akses mulai dari tiket pesawat hingga pilihan akomodasi yang beragam,” ujarnya.

Digitalisasi Bikin Umrah Lebih Fleksibel
Menguatnya tren umrah mandiri tak lepas dari terbukanya akses layanan digital. Pemerintah Arab Saudi menghadirkan platform resmi Nusuk yang memungkinkan jamaah mengurus visa, memilih hotel, hingga mengatur layanan ibadah secara mandiri.

Umrah Mandiri Makin Ngetren, Booking Hotel ke Arab Saudi Naik 29% - Teropong Rakyat

Di sisi lain, regulasi terbaru melalui UU No. 14 Tahun 2025 memperkuat tata kelola keberangkatan jamaah agar lebih aman dan tercatat resmi.

Skema umrah mandiri pun kini relatif lebih praktis. Calon jamaah cukup memastikan paspor masih berlaku, melengkapi vaksin wajib seperti meningitis dan polio, memiliki sertifikat e-ICV, mendaftar akun Nusuk, lalu memesan tiket serta hotel sesuai preferensi.

Baca Juga:  Lewat Kolaborasi dengan DATAYOO, Eratani Terapkan Precision Farming Berbasis Satelit

Menariknya, banyak konsumen memulai perencanaan dari sisi akomodasi terlebih dahulu. Faktor lokasi menjadi pertimbangan utama karena menentukan kenyamanan dan kemudahan akses ke Masjidil Haram.

Hotel Dekat Masjidil Haram Jadi Incaran
Beberapa hotel di Makkah menjadi favorit jamaah karena jaraknya yang strategis ke area ibadah.

1. Anjum Hotel Makkah
Berjarak sekitar 5–7 menit berjalan kaki dari Masjidil Haram, hotel ini menawarkan kamar luas dengan berbagai pilihan pemandangan. Harga mulai Rp3,6 juta per malam.

2. Sheraton Makkah Jabal Al Kaaba Hotel
Mengusung standar layanan internasional dengan fasilitas modern, hotel ini berjarak sekitar 7–8 menit berjalan kaki dari Masjidil Haram. Tarif mulai Rp4,3 juta per malam.

3. Swissotel Al Maqam Makkah
Terletak di kompleks Abraj Al Bait dan hanya sekitar 2–3 menit berjalan kaki ke Masjidil Haram. Harga mulai Rp5,2 juta per malam.

4. Swissotel Makkah
Dikenal dengan lokasi premium serta fasilitas lengkap, hotel ini juga hanya berjarak sekitar 2–3 menit berjalan kaki ke area ibadah. Tarif mulai Rp5,3 juta per malam.

Baca Juga:  ElectroMech: Dukung Pertumbuhan Industri & Pembangunan Nasional sebagai Perusahaan Crane di Indonesia

“Banyak konsumen memulai dari akomodasi karena lokasi dan kenyamanan jadi prioritas. Setelah itu baru menyesuaikan tiket pesawat dan durasi perjalanan,” tambah Cisyelya.

Tiket Pesawat Lebih Variatif

Selain hotel, tiket pesawat menjadi komponen penting dalam perencanaan umrah mandiri. tiket.com menghadirkan sejumlah opsi penerbangan pulang-pergi (return), di antaranya:

1. Jakarta – Riyadh mulai Rp8,4 jutaan
2. Surabaya – Jeddah mulai Rp9,4 jutaan
3. Jakarta – Jeddah mulai Rp9,5 jutaan
4. Medan – Jeddah mulai Rp9,5 jutaan
5. Jakarta – Madinah mulai Rp12 jutaan

Pilihan kota kedatangan seperti Jeddah atau Madinah memberi fleksibilitas lebih bagi jamaah dalam menyusun itinerary ibadah.

Umrah Ala Gen Z: Lebih Personal, Lebih Terencana

Fenomena ini menunjukkan bahwa umrah kini tak hanya menjadi perjalanan spiritual, tetapi juga bagian dari gaya hidup yang direncanakan matang. Generasi muda cenderung menyusun itinerary sendiri, memilih hotel strategis, hingga berburu promo untuk mengoptimalkan anggaran.

Dengan ekosistem perjalanan yang semakin digital dan transparan, umrah mandiri menjadi opsi yang realistis bagi masyarakat yang ingin pengalaman ibadah lebih personal, fleksibel, dan tetap nyaman.
Tren ini diperkirakan akan terus menguat seiring meningkatnya literasi digital dan kebutuhan perjalanan yang semakin customized.

Berita Terkait

Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur
Tak Terganggu! TPK Koja Jelaskan Penyesuaian Arus Logistik Pasca Idul Fitri
Dukung Arus Mudik Lebaran 2026, Jalan Tol Cibitung-cilincing (JTCC) Diskon Tarif TOL Mulai 30%
Selaras Dengan Transformasi Identitas Subholding, PT Akses Pelabuhan Indonesia Hadir Dengan Logo Baru
Inovasi Jadi Kunci: SPSL Siapkan SDM Unggul Lewat Program SPRINT yang Berkelanjutan
Perkuat Layanan Tanpa Henti, IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas Ramadan
PTP Nonpetikemas Cabang Banten Dukung Arus Mudik Motor dan Truk Sembako ke Sumatera
Dukung Ibadah Ramadan Warga Ring 1, IPC TPK Gelar Karpet di 8 Masjid Sekitar Pelabuhan Tanjung Priok

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 20:28 WIB

Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur

Kamis, 2 April 2026 - 15:46 WIB

Tak Terganggu! TPK Koja Jelaskan Penyesuaian Arus Logistik Pasca Idul Fitri

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:54 WIB

Dukung Arus Mudik Lebaran 2026, Jalan Tol Cibitung-cilincing (JTCC) Diskon Tarif TOL Mulai 30%

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:46 WIB

Selaras Dengan Transformasi Identitas Subholding, PT Akses Pelabuhan Indonesia Hadir Dengan Logo Baru

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:05 WIB

Inovasi Jadi Kunci: SPSL Siapkan SDM Unggul Lewat Program SPRINT yang Berkelanjutan

Berita Terbaru

POTRET - skandal pengelolaan aset Pemda DKI mengemuka, Pasar Jabon menjadi sorotan tajam lantaran tak setorkan PAD maupun retribusi pasar. (Foto: Teropongrakyat.co).

Pemerintahan

Pasar Jabon Salah Kelola, Jorok dan Bau

Sabtu, 11 Apr 2026 - 00:43 WIB

Breaking News

Diduga  Pemasangan Tiang Fiber Ilegal di Bogor

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:10 WIB

Breaking News

Sucikan Hati, Eratkan Persaudaraan: Pesan Kuat di Halal Bihalal PWJU

Jumat, 10 Apr 2026 - 15:58 WIB