Tinggal 10 Hari Lagi: Penawaran BlockDAG US$0,001 Segera Berakhir, Solana Stabil di US$135 dan Mantle Menguat Perlahan

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 19 Januari 2026 | teropongrakyat.co – Pasar kripto kembali menjadi sorotan seiring meningkatnya perhatian investor terhadap BlockDAG (BDAG), Solana (SOL), dan Mantle (MNT). Dari ketiganya, hanya BlockDAG yang saat ini menawarkan peluang masuk terbatas waktu yang diperkirakan akan berakhir dalam hitungan hari.

Sementara Solana mampu bertahan stabil di kisaran US$135 dan Mantle mencatatkan kenaikan moderat, BlockDAG justru mencuri perhatian lewat harga presale tetap US$0,001, yang memicu fenomena fear of missing out (FOMO) di kalangan pelaku pasar.

Dengan harga peluncuran yang telah dikunci di US$0,05 dan dana yang berhasil dihimpun mencapai US$442 juta, BlockDAG kini disebut sebagai salah satu proyek kripto paling menonjol saat ini.

Solana Bertahan Kuat di US$135, Berpeluang Menuju US$150?

Solana kembali menunjukkan ketahanan setelah berhasil mempertahankan level US$135 sebagai area support penting. Kondisi ini memberi sinyal positif bagi para trader, karena menunjukkan minat beli muncul lebih awal dibandingkan fase koreksi sebelumnya.

Meski belum dapat dikonfirmasi sebagai pembalikan tren penuh, stabilitas ini membuka peluang pergerakan menuju area US$150, yang selama beberapa pekan terakhir sulit ditembus. Jika sentimen pasar membaik dan volume perdagangan meningkat, Solana berpotensi menjadi salah satu aset yang merespons lebih cepat.

Baca Juga:  Evolution Wellness Indonesia Mempersembahkan Fitness Fest Xperience, Merayakan World Wellness Weekend dan Pencapaian Les Mills BodyCombat 100

Stabilitas harga ini juga memperkuat narasi prediksi harga Solana 2026, yang semakin menarik bagi investor jangka menengah hingga panjang.

Mantle Naik 0,9% Pekan Ini, Kekuatan Senyap atau Sinyal Awal?

Berbeda dengan Solana, Mantle bergerak relatif tenang namun konsisten. Kenaikan 0,9% dalam sepekan memang terbilang kecil, tetapi di tengah volatilitas pasar kripto, pergerakan lambat dan stabil justru sering dianggap sebagai sinyal akumulasi.

Kondisi ini menunjukkan tekanan jual yang mulai mereda dan adanya pembelian bertahap pada level harga saat ini. Jika penggunaan jaringan Mantle terus meningkat, fondasi ini berpotensi mendorong kenaikan harga lebih signifikan ke depannya.

Presale BlockDAG US$0,001 Segera Berakhir, Ini Alasan Investor Berbondong-bondong Masuk
BlockDAG saat ini menjadi pusat perhatian karena menawarkan skema yang jarang ditemui di pasar kripto, yakni harga presale tetap US$0,001 dengan harga peluncuran resmi US$0,05. Artinya, terdapat potensi selisih harga hingga 50 kali lipat, tanpa bergantung pada kondisi pasar saat ini.

Baca Juga:  Hari Mangrove Sedunia: LindungiHutan Tekankan Pentingnya Pelestarian Mangrove untuk Masa Depan

Peluang hanya tersisa 10 hari.

BlockDAG bukan sekadar proyek tahap awal. Jaringan testnet sudah aktif, mendukung smart contract berbasis EVM, dan mampu memproses hingga 1.400 transaksi per detik (TPS). Selain itu, lebih dari 3,5 juta pengguna telah menambang BDAG melalui aplikasi mobile X1, serta lebih dari 20.000 unit alat mining telah terjual.

Fakta-fakta ini menunjukkan adanya adopsi nyata bahkan sebelum token resmi diperdagangkan di bursa kripto.

Kesimpulan

Solana menunjukkan fondasi kuat di level US$135 dan berpeluang menuju US$150 jika momentum berlanjut. Mantle tampil stabil dengan pergerakan perlahan yang mencerminkan kekuatan fundamental jangka panjang.

Namun, BlockDAG menawarkan proposisi yang berbeda. Dengan infrastruktur yang telah berjalan, jutaan pengguna, kompatibilitas EVM, serta harga peluncuran yang telah ditetapkan, BlockDAG menghadirkan peluang masuk terbatas waktu yang jarang terjadi di pasar kripto.

Dengan sisa waktu presale hanya 10 hari, banyak analis menilai ini sebagai kesempatan terakhir sebelum harga sepenuhnya ditentukan oleh mekanisme pasar.

Penulis : Rq

Berita Terkait

IPC TPK Optimalisasi Layanan Terminal dan Perkuat Sinergi melalui Berthing Window 2026
JMSI Dorong Penguatan Koperasi Daerah lewat Sinergi dengan Kementerian Koperasi
Dari Pisang Bakar hingga Minuman Ringan, “Nyemil Yuk” Ramaikan Kuliner Tanjung Priok
IPC Terminal Petikemas Dukung TNI AL Gagalkan Pengiriman Arang Bakau Ilegal di Pelabuhan Tanjung Priok
PT Akses Pelabuhan Indonesia Apresiasi Kinerja Pekerja Melalui Penghargaan “THE BEST EMPLOYEE 2025”
Hadapi Tekanan Perdagangan Global,IPC TPK Palembang Catat Pertumbuhan 6,15% Sepanjang 2025
Head & Shoulders Indonesia Edukasi Konsumen Lewat Reality Game Show ScalpVengers
PT Pelindo Solusi Logistik Dukung Mitra Global Kuatkan Jejaring Logistik Internasional

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 18:52 WIB

IPC TPK Optimalisasi Layanan Terminal dan Perkuat Sinergi melalui Berthing Window 2026

Senin, 9 Februari 2026 - 09:32 WIB

JMSI Dorong Penguatan Koperasi Daerah lewat Sinergi dengan Kementerian Koperasi

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:31 WIB

Dari Pisang Bakar hingga Minuman Ringan, “Nyemil Yuk” Ramaikan Kuliner Tanjung Priok

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:38 WIB

IPC Terminal Petikemas Dukung TNI AL Gagalkan Pengiriman Arang Bakau Ilegal di Pelabuhan Tanjung Priok

Senin, 2 Februari 2026 - 13:27 WIB

PT Akses Pelabuhan Indonesia Apresiasi Kinerja Pekerja Melalui Penghargaan “THE BEST EMPLOYEE 2025”

Berita Terbaru