Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTSPBU Mini Jual BBM Pertalite Palsu, Siapa Bertanggung Jawab?Komentar: 0
#Bbmpalsu #Spbumini #Kecamatankrian #Pertamina #Polisi #Kriminal

SPBU Mini Jual BBM Pertalite Palsu, Siapa Bertanggung Jawab?

Teropong Rakyat, 15 Desember 2024, 11:45 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi

Jawa Timur – TeropongRakyat.co || Viral, Kabar tentang SPBU mini di Krian, Sidoarjo, yang diduga menjual air diberi pewarna sebagai Pertalite. Hal ini diperkuat pengakuan pemilik sebuah warung kelontong di Sidoarjo, Jawa Timur, setelah ketahuan menjual BBM palsu.

Menanggapi hal tersebut, petugas Polsek Krian langsung mendatangi toko kelontong di Desa Terung Wetan pada Jumat siang. Di lokasi, ditemukan sekitar 30 liter BBM yang diduga palsu. Pemilik warung mengaku bahwa dirinya juga menjadi korban, karena membeli BBM tersebut dari tiga pria tak dikenal yang menawarkan Pertalite dengan harga Rp10 ribu per liter..

SPBU Mini Jual BBM Pertalite Palsu, Siapa Bertanggung Jawab? - Teropong Rakyat
Foto: Petugas Kepolisan Dari Polsek Krian Mendatangi Warung Penjual BBM Palsu

Pada kesempatan yang sama, Baktiar, Ketua RT 4, RW 2, Desa Terung Wetan, Kecamatan Krian, tempat SPBU mini itu berada membenarkan bahwa BBM yang dijual di toko itu bikin motor langsung mogok, banyak korbannya, nah kalau begini siapa yang bertanggung jawab?. “Ada beberapa pengendara motor lainnya juga mengaku menjadi korban dari SPBU mini ini, yang menjual cairan yang tidak sesuai dengan standar BBM, ” ujar Bahtiar, dikutip detik.com, Minggu (15/12).

Baca Juga:  Polda Metro Jaya Pulangkan Demonstran Pasca Aksi di Gedung DPR/MPR RI

Menanggapi hal tersebut, petugas Polsek Krian langsung mendatangi toko kelontong di Desa Terung Wetan pada Jumat siang. Di lokasi, ditemukan sekitar 30 liter BBM yang diduga palsu. Pemilik warung mengaku bahwa dirinya juga menjadi korban, karena membeli BBM tersebut dari tiga pria tak dikenal yang menawarkan Pertalite dengan harga Rp10 ribu per liter..

Untuk pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut, petugas mengamankan mesin pompa BBM mini, pemilik warung, serta beberapa ssaksi. “Ya, benar, Polisi mengamankan beberapa saksi dan barang bukti guna  menangkap para pelaku penjual BBM palsu tersebut, “kata Kanit Reskrim Polsek Krian AKP Aman Prasetyo.

Baca Juga:  Bea Cukai Malang dan Pemerintah Kota Malang Kembali Gelar Pemusnahan Barang Hasil Penindakan

“Saat ini kami telah melakukan penyelidikan, dan pendalaman terkait SPBU mini yang viral dimedia sosial tersebut,” kata Aman di Mapolsek Krian.

Terpisah, Andik selaku pemilik SPBU mini tersebut menyatakan siap bertanggung jawab atas kerusakan yang dialami oleh pelanggan. Andik mengaku telah mengganti ongkos servis dua motor yang rusak akibat BBM palsu dan mengembalikan uang pembelian BBM kepada korban. “Ada dua sepeda motor yang sudah saya berikan ongkos biaya servis kerusakan sepeda motor akibat diisi dengan BBM tidak asli,” jelas Andik.

Lihat Breaking News Selengkapnya→
Artikel Terkait Breaking News
TNI – PolriKanal lain
BisnisKanal lain