Siswa SD di Medan Disuruh Belajar di Lantai Karena Menunggak Uang Sekolah

- Jurnalis

Sabtu, 11 Januari 2025 - 23:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, Teropongrakyat.co – Sebuah video viral menampilkan seorang siswa kelas 4 SD swasta di Jalan STM, Kota Medan, terpaksa belajar di lantai karena menunggak uang sekolah selama tiga bulan. Video tersebut direkam oleh orang tua siswa, Kamelia (38), dan memperlihatkan anaknya duduk di lantai selama pelajaran berlangsung. Sabtu, (11/01/2025).

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (8/1), Kenapa murid tersebut belajar di Lantai anak dari Kamelia, yang bernama Mahesa, sudah duduk di lantai sejak Senin (6/1). Kamelia baru mengetahui kejadian ini setelah Mahesa enggan berangkat ke sekolah karena merasa malu duduk di lantai.

“Dia bilang malu, duduk di lantai terus, jadi saya datang ke sekolah dan melihat langsung,” ujar Kamelia, dikutip dari laman detiksumut.com, Sabtu (11/01).

Kamelia menjelaskan bahwa wali kelas membuat aturan bahwa siswa yang belum mengambil rapor tidak boleh mengikuti pelajaran. Aturan ini ternyata dibuat tanpa sepengetahuan kepala sekolah. Mahesa tidak bisa mengambil rapor karena tunggakan uang sekolah sebesar Rp 180 ribu, hasil dari tiga bulan menunggak.

Baca Juga:  Tim Voli Bhayangkara Presisi Juara 3 AVC Men’s Club Championship 2024 di Iran

“Saya sudah bilang ke wali kelas, saya belum bisa datang karena mau jual HP buat bayar uang sekolah. Tapi anak saya tetap disuruh duduk di lantai,” ungkap Kamelia.

Menurut Kamelia, wali kelas tetap bersikeras bahwa siswa yang belum mengambil rapor tidak boleh duduk di bangku. Namun, kepala sekolah membantah adanya aturan seperti itu.

“Saya tanya kepala sekolah, dia bilang tidak ada aturan seperti itu. Tapi wali kelas tetap ngotot,” jelas Kamelia.

Uang sekolah di SD tersebut sebesar Rp 60 ribu per bulan. Suami Kamelia bekerja sebagai tukang bangunan, dan mereka memiliki dua anak yang sama-sama bersekolah di sana. Hingga kini, mereka masih berusaha melunasi tunggakan uang sekolah.

Baca Juga:  Polri Peduli : Polres Bondowoso Salurkan Bantuan dan Kunjungi Panti Jompo

“Saya kecewa, apalagi saya sedang sakit. Tapi saya tetap berusaha agar anak-anak saya bisa terus sekolah,” ungkap Kamelia.

Kasus ini tengah menjadi perhatian publik dan banyak yang mengecam tindakan wali kelas tersebut. Masyarakat berharap pihak sekolah bisa menyelesaikan masalah ini dengan bijak dan memberikan solusi terbaik bagi keluarga Kamelia.

Perlu diketahui terkait kasus ini Instansi terkait khususnya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Medan Benny Sinomba Siregar segera ambil langkah tepat dan cepat agar tidak menjadi preseden buruk di dunia pendidikan, apalagi masuk dalam program 100 hari kerja Presiden Prabowo Subianto.

Berita Terkait

Investigasi Dugaan Pertalite Tak Sesuai Peruntukan di SPBN Cikahuripan Berujung Intimidasi
Pengamanan Laga Indonesia Vs Bangladesh, Kapolsek Kemayoran Pimpin 116 Personel di Plaza Tenggara GBK
Warga Mekarsari Komplain Sampah Jarang Diangkut, Dampak Truk Sampah DLHK Kota Tangerang Terbakar Sejak Mei
Oknum Pol PP Kota Tangerang Duduga Terima Pungli dari Pemilik Bangunan di Neglasari
Memalukan! PT BMN di Curug Diduga Produksi Sandal HOKA Ilegal, Buruh Diperas: Tanpa Kontrak, Tanpa BPJS, Gaji Rp2,3 Juta
9 Pendaki Masuk Jalur Ilegal Batu Tulis, 1 Alami Hipotermia
Satpol PP Cek Lokasi yang Diduga Jadi Depo Kontainer di Rorotan, Aktivitas Tak Ditemukan
Eksekusi Tanah Pacuan Kuda 449 M², PN Jaktim Pastikan Berjalan Sesuai Prosedur

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Investigasi Dugaan Pertalite Tak Sesuai Peruntukan di SPBN Cikahuripan Berujung Intimidasi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Pengamanan Laga Indonesia Vs Bangladesh, Kapolsek Kemayoran Pimpin 116 Personel di Plaza Tenggara GBK

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Warga Mekarsari Komplain Sampah Jarang Diangkut, Dampak Truk Sampah DLHK Kota Tangerang Terbakar Sejak Mei

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Oknum Pol PP Kota Tangerang Duduga Terima Pungli dari Pemilik Bangunan di Neglasari

Rabu, 30 September 2026 - 22:47 WIB

Memalukan! PT BMN di Curug Diduga Produksi Sandal HOKA Ilegal, Buruh Diperas: Tanpa Kontrak, Tanpa BPJS, Gaji Rp2,3 Juta

Berita Terbaru

Ekonomi

Dolar AS Turun, Rupiah Menguat 0,47 Persen ke Rp17.882

Jumat, 2 Okt 2026 - 20:33 WIB