Trotoar Jalan Pelumpang Jadi TPS Liar, DLH dan Pemda Koja Dinilai Lalai

- Jurnalis

Jumat, 2 Januari 2026 - 03:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Utara, TeropongRakyat.co – Pemandangan memprihatinkan kembali terlihat di sepanjang Jalan Pelumpang, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Pada Kamis malam, 1 Januari 2026, tumpukan sampah tampak memenuhi trotoar di hampir setiap ruas jalan, menciptakan kesan kumuh dan tidak terurus di salah satu jalur utama kawasan tersebut.

Ironisnya, kondisi ini bukan peristiwa sesaat. Sampah-sampah terlihat menumpuk setiap malam, seolah trotoar difungsikan sebagai tempat pembuangan sampah liar. Tidak tampak adanya bak penampungan yang memadai, sementara sampah dibiarkan berserakan tanpa penanganan. Bahkan di momen pergantian tahun, yang seharusnya menjadi perhatian khusus kebersihan kota, kondisi tersebut tetap dibiarkan.

Baca Juga:  Terkait Akun IG ICW Kena Suspend, Aktivis 98: Diduga Ada Muatan Politis?

Redaksi TeropongRakyat.co juga menemukan tumpukan sampah menggunung tepat di depan halte, lokasi yang semestinya menjadi area publik yang bersih dan nyaman bagi masyarakat. Situasi ini jelas mengganggu pejalan kaki, merusak estetika kota, serta berpotensi menimbulkan bau dan penyakit.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jakarta Utara bersama unsur Pemerintah Daerah setempat, mulai dari kelurahan hingga kecamatan, dinilai lalai dan minim pengawasan. Tidak adanya kontrol rutin dan tindakan tegas memperlihatkan lemahnya tanggung jawab dalam menjaga kebersihan wilayah, terlebih Jalan Pelumpang merupakan akses utama dengan aktivitas masyarakat yang tinggi.

Baca Juga:  TPP Polres Metro Jakpus Sambangi Pos Pengamanan Ramadhan RT 04/RW 08, Sosialisasi Kamtibmas dan Hotline110

Masyarakat pun mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam menangani persoalan sampah yang terus berulang. Tanpa langkah nyata dan pengawasan ketat, trotoar publik dikhawatirkan akan terus berubah menjadi tempat sampah raksasa yang mencoreng wajah Jakarta Utara.

Berita Terkait

Warga Berbondong-bondong Datangi Rumah Kepala Desa Cibuyur, Minta Yoyok Kusnodo Lanjutkan Kepemimpinan
Warga Berbondong-bondong Datangi Rumah Kepala Desa Cibuyur
Ahli Waris Tolak Dugaan Pemaksaan Perubahan Nama oleh Dukcapil Jepara, Lapor Ombudsman
Sistem MyPertamina Bermasalah, Klub Logindo Protes: Truk Mogok Beli Solar, Call Center sulit Dihubungi
BPI KPNPA RI Apresiasi Satgas Tricakti, Desak Usut Asal-usul Zirkon PT PMM
Baru Bergerak Setelah Disorot, Parkir Liar di Danau Sunter Barat Ditertibkan
Dugaan Pengolahan Usus Ayam Berformalin di Pemalang, Media Temukan Gudang Tanpa Izin dan Pembuangan Limbah ke Sungai
Dari Warkop Pinggir Jalan ke Ekspansi Lintas Kota: Strategi ‘Sunyi’ UMKM Menang di Pasar Daerah

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 22:33 WIB

Warga Berbondong-bondong Datangi Rumah Kepala Desa Cibuyur, Minta Yoyok Kusnodo Lanjutkan Kepemimpinan

Kamis, 23 April 2026 - 21:57 WIB

Warga Berbondong-bondong Datangi Rumah Kepala Desa Cibuyur

Kamis, 23 April 2026 - 09:09 WIB

Ahli Waris Tolak Dugaan Pemaksaan Perubahan Nama oleh Dukcapil Jepara, Lapor Ombudsman

Rabu, 22 April 2026 - 20:33 WIB

Sistem MyPertamina Bermasalah, Klub Logindo Protes: Truk Mogok Beli Solar, Call Center sulit Dihubungi

Rabu, 22 April 2026 - 20:12 WIB

BPI KPNPA RI Apresiasi Satgas Tricakti, Desak Usut Asal-usul Zirkon PT PMM

Berita Terbaru

Breaking News

Warga Berbondong-bondong Datangi Rumah Kepala Desa Cibuyur

Kamis, 23 Apr 2026 - 21:57 WIB