Profil lengkap Budiman Sudjatmiko, Ketua Badan Pengentasan Kemiskinan

- Jurnalis

Minggu, 24 November 2024 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – TeropongRakyat.co || Budiman Sudjamiko, seorang aktivis sekaligus politisi yang sudah tak asing lagi di kalangan masyarakat Indonesia, karena namanya yang sudah malang melintang sejak era Orde Baru.

Saat pemanggilan para calon wakil menteri, ia termasuk salah satu tokoh yang hadir ke kediaman Presiden Prabowo. Dalam kesempatan tersebut, Budiman mengakui bahwa dirinya diminta bantuan untuk mengatasi masalah kemiskinan di Indonesia.

Hingga akhirnya pada Selasa (22/10/24), Budiman dilantik menjadi Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan oleh Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta.

Profil Budiman Sudjamiko

Budiman merupakan pria asal Jawa Tengah yang lahir pada 10 Maret 1970 di Majenang, Cilacap. Sejak kecil, rasa kepedulian terhadap kemiskinan dan jiwa nasionalismenya sudah tumbuh, ia pun kerap aktif ikut organisasi dan diskusi bersama mulai dari duduk di bangku SMP.

Anak pertama dari Wartono Sudjatmiko dan Sri Sulastri Sudjatmiko ini mulai mengenyam pendidikan di Bogor. Ia pernah bersekolah di SD Negeri Pengadilan 2 Bogor, SMP Negeri 1 Cilacap, SMA Negeri 5 Bogor, dan pindah ke SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta.

Lulus dari sekolah menengahnya, Budiman menjalani pendidikan sarjananya di Universitas Gadjah Mada (UGM), Fakultas Ekonomi.

Selama kuliah, ia menjadi mahasiswa aktivisme di kampusnya. Dengan lantang ia menyampaikan aspirasinya terhadap pemerintahan Order Baru.

Hingga akhirnya tahun 1994, Budiman bersama teman seperjuangannya mendirikan Partai Rakyat Demokratik (PRD) sebagai wadah para mahasiswa, petani, buruh, dan aktivis lainnya.

Baca Juga:  IWPI Ajukan Uji Materi UU KUP, Minta Batas Jelas Kewenangan Menteri Keuangan dalam Aturan Kuasa Wajib Pajak

Tahun 1996, terjadi penyerbuan kantor Dewan Pimpinan Pusat PDI di Menteng, Jakarta Pusat. Dalam kericuhan itu, terjadi perlawanan antara pendukung PDI dan rakyat hingga Jakarta terbakar. Peristiwa ini disebut Sabtu Kelabu atau Peristiwa 27 Juli.

Beberapa aktivis pun ditangkap dan ditahan, termasuk para aktivis PRD yang bergabung dalam aksi tersebut. Budiman pun ikut terseret karena dituding sebagai penggerak kerusuhan.

Budiman dijatuhi hukuman tahanan penjara selama 13 tahun. Namun, hukuman tersebut dikurangi menjadi 3,5 tahun karena kemenangan gerakan demokrasi dan mendapatkan amnesti dari Presiden Abdurrahman Wahid.

Bebas dari tahanan penjara, Budiman tidak bisa melanjutkan pendidikan sarjananya dan dikeluarkan dari kampus UGM. Akhirnya, ia melanjutkan pendidikannya ke luar negeri dan memilih program S1 di Universitas London, jurusan Ilmu Politik dan S2 di Universitas Cambridge, jurusan Hubungan Internasional.

Jiwa nasionalisme pun tak pernah pudar, Budiman kembali ke tanah air setelah menimba ilmu di negeri asing. Kemudian, tahun 2004 ia terjun ke dunia politik dan bergabung bersama partai PDI-P.

Tidak hanya itu, pada 3 Desember 2004, Budiman juga mendirikan sebuah organisasi afiliasi partai PDI-P sebagai wadah penyampaian aspirasi kader muda. Organisasi ini bernama Relawan Perjuangan Demokrasi atau disebut Repdem.

Periode 2009-2018, Budiman berhasil menduduki kursi DPR RI dari PDI-P mewakili Dapil Jawa Tengah VIII yaitu Banyumas dan Cilacap. Tugasnya sebagai anggota DPR fokus pada Komisi II bidang pemerintahan dalam negeri, agraria, aparatur negara, hingga otonom daerah.

Baca Juga:  Dr Drs M SAYUTI Dt RAJO PANGULU,M.Pd SIAP SEBAGAI KETUA PENASEHAT P3N CCI DPW SUMBAR

Kepedulian Budiman terhadap masyarakat desa sangat tinggi. Ia pun bergabung sebagai pelopor pembentukan Undang-Undang Desa sebagai Wakil Ketua Panitia pada tahun 2012.

Saat Pilpres 2024, Budiman yang masih menjadi kader PDI-P membelokkan dukungannya ke Prabowo, yang saat itu PDI-P mengusung Ganjar sebagai calon presiden. Hingga akhirnya, Budiman dipecat dari PDI-P.

Setelah resmi keluar dari PDI-P, Budiman bergabung dalam Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran sebagai wakil ketua dewan pakar.

Berbagai organisasi tingkat internasional masih aktif ia geluti sampai saat ini. Budiman terpilih menjadi pengurus Steering Committee dari Social-Democracy Network in Asia (Jaringan Sosial-Demokrasi Asia) dan pembina utama di Dewan Pimpinan Nasional organisasi PARADE NUSANTARA.

Berbagai pengalaman yang pernah ia rasakan dan alami, Budiman curahkan dalam buku pertamanya yang berjudul “Anak-Anak Revolusi” pada tahun 2012 lalu. Tidak hanya tentang dirinya, Budiman pun menceritakan tentang Indonesia dan saksi perjuangannya dalam wujudkan demokrasi Indonesia saat itu.

Setelah resmi dilantik menjadi Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan oleh Presiden Prabowo, Budiman mengutarakan langkahnya untuk mengatasi kemiskinan di Indonesia, di antaranya melalui program peningkatan keterampilan bekerja, memperluas bantuan sosial, hingga akses modal untuk usaha para masyarakat.

Penulis : Kamper / Lumpen

Editor : Romli S.IP

Sumber Berita: Antara/https://teropongrakyat.co/16125-2/

Berita Terkait

Kontingen Persinas ASAD Kota Pasuruan Raih 19 Medali di Madinah Van Java 2
Ahli Waris Natadipura Angkat Bicara, Soroti Penguasaan Lahan yang Diklaim Milik Keluarga di Warungkiara
PDKN Pertanyakan Lelang Wilayah Kerja Migas: Jangan Sampai Kekayaan Alam Rakyat Jatuh ke Tangan Korporasi
Polisi Ungkap Produksi Puluhan Konten Porno, Dua Pria Ditangkap di Jakarta Barat
Ketua LPKP Jhon Kenedy Tegas Ke ESDM: Cabut Izin PT NPR Sekarang! Oknum Kades Mukti Ali Diduga Rampas Uang Rp. 2,1 Miliar Tanpa Hak Atas Lahan
Kitab Ma Ha Is Ma Ya: Spiritualitas Nusantara Jadi Kompas Kepemimpinan Bangsa
Jay Idzes Cedera, Kapten Timnas Indonesia Absen Bela Skuad Garuda
Laporan Khusus : Di Gerbang Pulau kebersihan Diabaikan, Saat Fasilitas Dasar Tidak Lagi Jadi Prioritas

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 20:27 WIB

Kontingen Persinas ASAD Kota Pasuruan Raih 19 Medali di Madinah Van Java 2

Selasa, 22 September 2026 - 20:21 WIB

Ahli Waris Natadipura Angkat Bicara, Soroti Penguasaan Lahan yang Diklaim Milik Keluarga di Warungkiara

Selasa, 22 September 2026 - 18:41 WIB

PDKN Pertanyakan Lelang Wilayah Kerja Migas: Jangan Sampai Kekayaan Alam Rakyat Jatuh ke Tangan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 - 17:06 WIB

Polisi Ungkap Produksi Puluhan Konten Porno, Dua Pria Ditangkap di Jakarta Barat

Selasa, 22 September 2026 - 15:55 WIB

Ketua LPKP Jhon Kenedy Tegas Ke ESDM: Cabut Izin PT NPR Sekarang! Oknum Kades Mukti Ali Diduga Rampas Uang Rp. 2,1 Miliar Tanpa Hak Atas Lahan

Berita Terbaru

TNI – Polri

Kapolsek Kemayoran Ajak Wartawan Perkuat Sinergi dan Komunikasi

Selasa, 22 Sep 2026 - 19:59 WIB

TNI – Polri

Kodim 1710/Mimika Gelar Bazar HUT TNI, Hadirkan Sembako Murah

Selasa, 22 Sep 2026 - 19:23 WIB