Polrestabes Surabaya Tuntaskan 600 Laporan Curanmor

- Jurnalis

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA | Teropongrakyat.co – Keamanan masyarakat Kota Surabaya tetap menjadi prioritas tertinggi bagi aparat kepolisian di tengah dinamika kriminalitas yang fluktuatif.

Berdasarkan data yang dihimpun sepanjang tahun 2024 – 2025, Polrestabes Surabaya Polda Jatim mencatat adanya 600 laporan terkait pencurian kendaraan bermotor atau curanmor.

Angka ini menunjukkan eskalasi sebesar 10 persen jika dibandingkan dengan periode tahun 2024.

Menanggapi situasi tersebut, Polrestabes Surabaya Polda Jatim bergerak cepat dengan melakukan tindakan represif yang terukur.

Hasilnya, sebanyak 472 tersangka telah diproses di mana sebagian besar di antaranya merupakan residivis yang kembali melakukan aksi serupa.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku kejahatan jalanan.

Baca Juga:  Senkom Kabupaten Malang Turut Sukseskan Penutupan TMMD ke-126 di Lebakharjo

Menurutnya, curanmor merupakan atensi serius yang membutuhkan penanganan komprehensif dari hulu ke hilir.

“Dari total 600 yang dilaporkan, hampir seluruhnya telah masuk ke tahap penuntutan hukum di meja persidangan,” kata Kombes Luthfi, Rabu (31/12).

Hal ini lanjut Kombes Luthfi menjadi bukti nyata bahwa anggota bekerja keras dalam memutus rantai curanmor melalui patroli yang lebih intens serta optimalisasi fungsi siskamling di tingkat pemukiman.

Kombes Pol Luthfi menambahkan selain fokus pada kejahatan konvensional, Satresnarkoba Polrestabes Surabaya Polda Jatim juga menorehkan prestasi signifikan dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika.

Baca Juga:  HUT PGRI & Hari Guru di Bantur: Momentum Tingkatkan Profesionalitas Pendidik

Satresnarkoba membongkar 724 kasus dengan mengamankan 940 tersangka.

Barang bukti yang disita pun tidak main-main, meliputi sabu-sabu dengan berat total 93,9 kilogram, puluhan ribu butir pil ekstasi, ganja seberat 7,7 kilogram, hingga ratusan ribu obat-obatan terlarang daftar G yang berpotensi merusak generasi muda.

Sementara itu kedepan ungkap Kapolrestabes Surabaya, tantangan baru muncul dengan adanya ancaman narkotika jenis baru yang disisipkan melalui cairan rokok elektrik atau vape.

“Meskipun hingga saat ini belum ditemukan kasus serupa di Surabaya, kewaspadaan tetap kami tingkatkan karena dampaknya yang sangat destruktif bagi kesehatan,” pungkas Kombes Luthfi. (*)

Berita Terkait

Kapolres Cirebon Kota Cek Langsung Fasilitas dan Aktivitas Pengunjung di Grage Mall
Langgar Pembatasan Operasional, 1.700 Truk Sumbu Tiga Ditindak Polda Jabar
Bhakti Sosial Siswa SIP Angkatan 55 Tahun 2026 Pengiriman Polda Metro Jaya; Berikan Santunan Kepada Anak Yatim
TNI–Polri Kompak Berbagi di Bantur, Ratusan Takjil Dibagikan hingga Buka Puasa Bersama Warga
Bupati Jember Pimpin Apel Gelar Pasukan : Pastikan Mudik di Jember Tahun Ini ‘Aman & Berkesan’
Operasi Ketupat Semeru 2026 Dimulai, Senkom Kabupaten Malang Turut Dilibatkan dalam Pengamanan Mudik
Terduga Curanmor Diamankan Usai Terciduk Curi Motor di Lawang Malang
Polisi Bongkar Lokasi Diduga Arena Sabung Ayam di Gedangan Malang

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 22:26 WIB

Kapolres Cirebon Kota Cek Langsung Fasilitas dan Aktivitas Pengunjung di Grage Mall

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:46 WIB

Langgar Pembatasan Operasional, 1.700 Truk Sumbu Tiga Ditindak Polda Jabar

Minggu, 15 Maret 2026 - 16:29 WIB

Bhakti Sosial Siswa SIP Angkatan 55 Tahun 2026 Pengiriman Polda Metro Jaya; Berikan Santunan Kepada Anak Yatim

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:01 WIB

TNI–Polri Kompak Berbagi di Bantur, Ratusan Takjil Dibagikan hingga Buka Puasa Bersama Warga

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:41 WIB

Bupati Jember Pimpin Apel Gelar Pasukan : Pastikan Mudik di Jember Tahun Ini ‘Aman & Berkesan’

Berita Terbaru