Ketum BPIKPNPARI Rahmad Sukendar Sampaikan Duka Mendalam atas Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur, Desak Pemerintah Usut Tuntas

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, Teropongrakyat.co — Ketua Umum BPIKPNPARI, Rahmad Sukendar, menyampaikan duka cita mendalam atas musibah tabrakan antara Kereta Api Argo Bromo dan KRL yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur.

Dalam keterangannya, Rahmad mengungkapkan rasa prihatin yang mendalam atas peristiwa tragis tersebut yang menimbulkan korban dan duka bagi banyak keluarga.

“Saya, Rahmad Sukendar selaku Ketua Umum BPIKPNPARI, menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah tabrakan kereta api ini. Semoga para korban mendapatkan tempat terbaik, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan dalam menghadapi cobaan ini,” ujarnya. Selasa (28/4/26).

Baca Juga:  Operasi Zebra 2025 Mulai Digelar Hari Ini hingga 30 November

Rahmad juga menegaskan pentingnya perhatian serius dari pemerintah dan pihak terkait terhadap keselamatan transportasi publik, khususnya perkeretaapian.

Dengan tegas, ia mendesak agar insiden ini tidak dianggap sebagai kejadian biasa, melainkan harus menjadi perhatian nasional.

“Jangan sampai kejadian seperti ini terus berulang. Kami meminta pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas penyebab kecelakaan ini. Harus ada transparansi dan tanggung jawab yang jelas,” tegasnya.

Baca Juga:  Polisi Kerahkan 2.013 Personel Tanpa Membawa Senjata Api, Amankan Aksi Unjuk Rasa di DPR/MPR RI

Rahmad menambahkan, evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan dan operasional perkeretaapian harus segera dilakukan guna menjamin keselamatan masyarakat.

“Keselamatan penumpang adalah prioritas utama. Jangan sampai ada kelalaian yang mengorbankan nyawa manusia,” pungkas Rahmad.

Peristiwa tabrakan ini menjadi pengingat keras akan pentingnya standar keselamatan yang ketat dalam sektor transportasi, serta perlunya pengawasan yang maksimal dari pihak berwenang.**

Berita Terkait

Menuju 5 Abad Kota Jakarta,Hidupkan Kembali Pasar Seni Sebagai pusat Rumah Kreativitas yang Inklusif
Dosen FEB Raih Juara 3 Melodost, Semarakkan Dies Natalis ke-67 UPN Veteran Jawa Timur
Rumah Sunat Harapan Mulya Laksanakan Khitan Muhammad Ali
Sejumlah Titik Diduga Jual Obat Keras Kembali Beroperasi, Keseriusan Aparat Dipertanyakan
Semangat 1 Muharam, PSM Jawa Barat Siap Melangkah dengan Kepengurusan Baru
Kuasa Hukum Minta Majelis Hakim Telusuri Keberadaan Barang Bukti Asli Kasus Sabu 3 Kilogram
Mantan Jurnalis Senior Malang Raya, Ryan Ariyanto Setiawan Meninggal Dunia, Sosoknya dikenal Tularkan Ilmu Jurnalistik dan Low Profile
Yakuza Maneges Bantah Ambil Alih Kewenangan Aparat, Sebut Penyegelan Ponpes Bentuk Sikap Moral

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:01 WIB

Menuju 5 Abad Kota Jakarta,Hidupkan Kembali Pasar Seni Sebagai pusat Rumah Kreativitas yang Inklusif

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:26 WIB

Dosen FEB Raih Juara 3 Melodost, Semarakkan Dies Natalis ke-67 UPN Veteran Jawa Timur

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:19 WIB

Sejumlah Titik Diduga Jual Obat Keras Kembali Beroperasi, Keseriusan Aparat Dipertanyakan

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:06 WIB

Semangat 1 Muharam, PSM Jawa Barat Siap Melangkah dengan Kepengurusan Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:26 WIB

Kuasa Hukum Minta Majelis Hakim Telusuri Keberadaan Barang Bukti Asli Kasus Sabu 3 Kilogram

Berita Terbaru