Pilkades Serentak Kabupaten Malang 2027 Disiapkan, DPMD Proyeksikan Anggaran Rp28 Miliar

- Jurnalis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

MALANG | Teropongrakyat.co – Pemerintah Kabupaten Malang mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang dijadwalkan berlangsung pada 2027 mendatang. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Malang kini mulai menghitung kebutuhan anggaran sekaligus merumuskan teknis pelaksanaan pesta demokrasi di tingkat desa tersebut.

Kepala DPMD Kabupaten Malang, Nurcahyo, mengatakan persiapan dilakukan lebih awal agar pelaksanaan Pilkades serentak dapat berjalan secara tertib dan sesuai ketentuan.

“Persiapan Pilkades serentak sekarang mengidentifikasi untuk persiapan-persiapan alokasi anggaran, nanti sistemnya bagaimana, itu kami persiapan sekarang. Kan nanti alokasi anggarannya di tahun 2027,” ujar Nurcahyo usai menghadiri pelantikan Kepala Desa Pengganti Antarwaktu (PAW) di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (24/8/2026).

DPMD Kabupaten Malang memperkirakan kebutuhan anggaran untuk pelaksanaan Pilkades serentak 2027 mencapai sekitar Rp28 miliar. Anggaran tersebut rencananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Malang.

Baca Juga:  Momen Foto Kebersamaan Bupati dan Kajari di Tengah Sorotan Konflik Kepentingan Penanganan Kasus Hukum

Namun, Pilkades 2027 tidak akan diikuti seluruh desa di Kabupaten Malang. Pelaksanaannya akan disesuaikan dengan periodesasi berakhirnya masa jabatan kepala desa.

Nurcahyo menjelaskan, terdapat beberapa tahapan masa jabatan kepala desa yang berakhir pada waktu berbeda. Untuk desa-desa yang masa jabatan kepala desanya berakhir pada periode 2027, diperkirakan terdapat sekitar 210 desa yang akan mengikuti Pilkades serentak.

“Karena tiga tahapan periode, ada yang nanti habisnya 2029, nanti ada yang serentak, ada yang habisnya 2031. Jadi, menyesuaikan. Tapi yang bersamaan 2027 ini sekitar 210,” jelasnya.

Masa Jabatan Kades Tetap Delapan Tahun

Selain persiapan anggaran dan teknis, DPMD juga mengacu pada ketentuan mengenai masa jabatan kepala desa. Nurcahyo menegaskan, berdasarkan regulasi yang berlaku saat ini, masa jabatan kepala desa tetap delapan tahun.

Ia juga menjelaskan adanya ketentuan transisi bagi kepala desa yang telah menjabat sebelumnya.

Baca Juga:  Sudin SDA Jakarta Utara Rampungkan pengurasan Lumpur PHB di Kali Kantor Kecamatan Tanjung Priok, Ditargetkan Rampung Dua Pekan

“Masa jabatan masih tetap delapan tahun. Yang saat ini menjabat itu dapat bonus. Yang sudah dua kali masih bisa ikut sekali lagi. Tapi kalau berikutnya nanti cuma dua kali, dua periode,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk memastikan tahapan Pilkades berjalan aman dan kondusif, DPMD Kabupaten Malang akan memperkuat koordinasi lintas sektor dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Koordinasi tersebut melibatkan unsur kepolisian, TNI, hingga kejaksaan, terutama dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban selama tahapan Pilkades berlangsung.

“Secara teknis untuk trantibumnya itu di Satpol PP,” pungkas Nurcahyo.

Dengan persiapan yang mulai dilakukan sejak 2026, Pemkab Malang berharap pelaksanaan Pilkades serentak 2027 dapat berlangsung lancar, aman, demokratis, serta mampu menghasilkan kepala desa yang sesuai dengan aspirasi masyarakat di masing-masing wilayah.

Berita Terkait

Pendaftaran Kades Cibuyur BPK. Yoyok Kusnodo DI Iringi Ribuan Antusias Dari Warga Cibuyur
Pendaftaran Kades Cibuyur BPK. Yoyok Kusnodo DI Iringi Ribuan Antusias Dari Warga Cibuyur
Lupa Cabut Setrika, Rumah Warga Gondanglegi Terbaka
DLH Kabupaten Malang Resmikan Eco Office, Dorong Seluruh Perkantoran Terapkan Budaya Ramah Lingkungan
Kota Batu Jadi Magnet Event Olahraga, UT Malang Fun Run 2026 Diikuti Ribuan Runner
Disdukcapil Kabupaten Serang Bantah Dugaan Pungli di Capil Anyar, Namun Kesaksian Warga di Media Sosial Justru Menguatkan Sorotan
Warga Mengeluh, Dugaan Pungli Pengurusan KTP di UPT Capil Anyar Disorot: Profesionalitas Dipertanyakan
Lahan Tebu Seluas 1 Hektare Terbakar di Pakisaji, Diduga Akibat Sisa Pembakaran Sampah

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 16:49 WIB

Pendaftaran Kades Cibuyur BPK. Yoyok Kusnodo DI Iringi Ribuan Antusias Dari Warga Cibuyur

Rabu, 2 September 2026 - 16:43 WIB

Pendaftaran Kades Cibuyur BPK. Yoyok Kusnodo DI Iringi Ribuan Antusias Dari Warga Cibuyur

Selasa, 1 September 2026 - 05:55 WIB

Lupa Cabut Setrika, Rumah Warga Gondanglegi Terbaka

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:18 WIB

DLH Kabupaten Malang Resmikan Eco Office, Dorong Seluruh Perkantoran Terapkan Budaya Ramah Lingkungan

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:14 WIB

Kota Batu Jadi Magnet Event Olahraga, UT Malang Fun Run 2026 Diikuti Ribuan Runner

Berita Terbaru

TNI – Polri

Misi Close Air Support AH-64 Apache Warnai SGS 2026

Jumat, 4 Sep 2026 - 23:30 WIB

TNI – Polri

Pasukan Airborne SGS 2026 Laksanakan Operasi Lanjutan Dalam Materi

Jumat, 4 Sep 2026 - 20:24 WIB