Pemkab Tangerang Tegaskan Komitmen Perkuat Sektor Pendidikan

- Jurnalis

Minggu, 22 Februari 2026 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIGARAKSA – Teropongrakyat.co || Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menegaskan sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama dalam satu tahun kepemimpinan Bupati Moch. Maesyal Rasyid dan Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Agus Supriatna, mengatakan berbagai langkah strategis terus dilakukan untuk menjawab tantangan kekurangan tenaga pendidik maupun kebutuhan infrastruktur sekolah.

Menurutnya, persoalan kekurangan guru merupakan isu nasional yang juga dirasakan di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Tangerang. Namun demikian, pemerintah daerah telah menyiapkan skema penanganan melalui percepatan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) serta optimalisasi redistribusi guru antar sekolah.

Sebagai langkah konkret, pada 28 November 2025 lalu sebanyak 3.809 tenaga guru resmi dilantik sebagai PPPK Paruh Waktu di lingkungan Pemkab Tangerang. Pelantikan tersebut merupakan bagian dari total 8.205 PPPK yang diangkat, menjadikan formasi PPPK Kabupaten Tangerang sebagai yang terbesar di Provinsi Banten.

“Kami memahami kebutuhan riil di lapangan. Pemetaan kebutuhan guru per kecamatan terus diperbarui sebagai dasar pengajuan formasi PPPK berikutnya,” ujar Agus, Minggu (22/2/2026).

Baca Juga:  Ular Sanca Sepanjang 3 Meter Gegerkan Warga RW 08 Utan Panjang Kemayoran

Ia menegaskan, pihaknya akan terus mengusulkan formasi guru dalam setiap rekrutmen PPPK yang dibuka pemerintah pusat. Selain itu, dilakukan penataan distribusi tenaga pendidik agar sekolah-sekolah yang kekurangan guru dapat segera teratasi.

Upaya tersebut juga diiringi peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan dan penguatan kompetensi guna menjaga mutu pembelajaran tetap optimal. Pemkab Tangerang juga terus berkoordinasi dengan kementerian terkait agar kebijakan nasional mengenai tenaga honorer tidak mengganggu proses belajar-mengajar.

Tak hanya itu, Pemkab Tangerang meluncurkan program sekolah gratis bagi SD dan SMP swasta mulai tahun ajaran 2025. Program ini menyasar 51 SD swasta dan 128 SMP swasta terpilih dengan dukungan anggaran sebesar Rp40 miliar.

Agus menjelaskan, program tersebut dihadirkan sebagai solusi atas keterbatasan daya tampung sekolah negeri sekaligus memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

“Upaya ini sejalan dengan pengusulan penambahan formasi guru. Kami ingin memastikan tidak ada anak di Kabupaten Tangerang yang terkendala mengakses pendidikan,” tegasnya.

Di sektor infrastruktur, Agus menyebutkan pemerintah daerah tetap mengalokasikan minimal 20 persen APBD untuk sektor pendidikan. Anggaran tersebut difokuskan pada rehabilitasi ruang kelas rusak, pembangunan unit sekolah baru di wilayah padat penduduk, serta pemenuhan sarana dan prasarana pendukung kegiatan belajar.

Baca Juga:  MOGUL Celebrates First Anniversary with Spectacular Block Party at SCBD Park

“Perbaikan ruang kelas rusak dilakukan secara bertahap sesuai skala prioritas. Sekolah dengan kategori rusak berat menjadi perhatian utama,” jelasnya.

Terkait lahan sekolah yang belum tersertifikasi, proses administrasi dan legalisasi aset terus berjalan guna mencegah potensi persoalan hukum di kemudian hari.

Ia menegaskan, pembangunan sektor pendidikan dilakukan berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat, disertai evaluasi rutin agar kebijakan tetap tepat sasaran. Selain aspek akademik, Pemkab Tangerang juga menjalankan program penunjang seperti peningkatan gizi siswa dan penguatan karakter sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang menyeluruh.

“Kritik dan masukan menjadi bagian dari evaluasi kami. Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Kami berkomitmen memastikan setiap anak di Kabupaten Tangerang mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Badan Musyawah (Bamus) Betawi Mengelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 dengan Tema “Menyosong Lima Abad Jakarta Kota Budaya dan Kota Global”
Polsek Kelapa Dua Amankan Terduga Penjual Obat Daftar G di Bojong Nangka, Ratusan Butir Obat Disita
Ribuan Warga Sunter Agung Meriahkan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H di Pelataran JIS
Upaya Konfirmasi Dugaan Peredaran Obat Keras Terbatas di Tangsel Berujung Pemblokiran, Publik Menanti Penjelasan Kapolres Tangsel
Menggemaskan! Anak-Anak BKB PAUD Teratai 05 Sunter Agung Tampil Memukau dalam Pentas Seni dan Pelepasan Siswa 2026
Proyek Besar Diduga Tanpa Izin Muncul Di Depan SD, Warga Marunda Resah
Said Iqbal Sebut Buruh Tak Akan Demo Kenaikan Pertamax, Pakar: Dampaknya Tetap Dirasakan Pekerja
Resmikan Kantor Baru, Lembaga Sahabat Mikutopia Gelar Tasyakuran Kembangkan Wisata Edukasi Jamur dan Berdayakan Warga Desa Tulungrerjo

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:11 WIB

Badan Musyawah (Bamus) Betawi Mengelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 dengan Tema “Menyosong Lima Abad Jakarta Kota Budaya dan Kota Global”

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:01 WIB

Polsek Kelapa Dua Amankan Terduga Penjual Obat Daftar G di Bojong Nangka, Ratusan Butir Obat Disita

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:43 WIB

Ribuan Warga Sunter Agung Meriahkan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H di Pelataran JIS

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:35 WIB

Upaya Konfirmasi Dugaan Peredaran Obat Keras Terbatas di Tangsel Berujung Pemblokiran, Publik Menanti Penjelasan Kapolres Tangsel

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:16 WIB

Menggemaskan! Anak-Anak BKB PAUD Teratai 05 Sunter Agung Tampil Memukau dalam Pentas Seni dan Pelepasan Siswa 2026

Berita Terbaru