Pandji Di laporkan polisi Usai Materi Stand Up Soal Mens Rea Dinilai Merendahkan dan Picu Gaduh

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, teropongrakyat.co — Komika Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait materi stand up comedy yang dibawakan dalam sebuah pertunjukan. Materi tersebut menyinggung istilah mens rea dan dinilai merendahkan, memfitnah, serta memicu kegaduhan di ruang publik.

Laporan itu dilayangkan oleh perwakilan Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU). Pelapor menilai pernyataan Pandji tidak hanya bersifat provokatif, tetapi juga berpotensi memecah belah masyarakat.

Baca Juga:  JIVAS Rilis Single 'Dusta': Lagu Penuh Emosi dari Kisah Nyata yang Menyentuh

“Menurut kami, beliau merendahkan, memfitnah, dan cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang media serta memecah belah bangsa,” ujar pelapor yang juga merupakan anggota Presidium Angkatan Muda NU, Kamis (8/1/2026).

Kasus ini mencuat setelah cuplikan materi stand up comedy Pandji beredar luas di media sosial dan menuai beragam reaksi.

Sebagian publik menilai materi tersebut sebagai bentuk kebebasan berekspresi, namun tidak sedikit pula yang menganggapnya melewati batas etika dan menyerang kelompok tertentu.

Baca Juga:  Independence Run 2025: 1.000 Lebih Partisipan Meriahkan Pesta Otomotif dan Kemerdekaan

Pihak pelapor berharap aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti laporan tersebut secara objektif agar polemik yang berkembang tidak semakin meluas.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pandji Pragiwaksono terkait laporan tersebut. Proses hukum sepenuhnya diserahkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan pendalaman.

T.donie

Berita Terkait

Warga Pertanyakan Proyek Pintu Air Marunda Senilai Rp6 Miliar, Rob Masih Rendam Permukiman
Dekot Jakarta Utara Turun Tangan, Pelebaran Jalan Marunda Pulo Diwarnai Polemik dan Sejumlah Kejanggalan
“Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala Dari IKN Kaltim sampai ke Bangsa Bangsa”
Peresmian Bedah Rumah Baznas-Bazis Jakarta Utara, Wali Kota: Wujud Nyata Kepedulian untuk Hunian Layak Warga
15 Tahun Menanti Pelebaran Jalan, Warga Marunda Pulo Pertanyakan Komitmen Pemprov DKI
BPI KPNPA RI APRESIASI KEJAGUNG TETAPKAN 3 TERSANGKA KASUS MANIPULASI EKSPOR LOGAM TANAH JARANG*
Pengelola Teras Nona Manis Beri Penjelasan Terkait Keributan yang Viral
Sidang Lapangan Sengketa Lahan Sherwood Berjalan Lancar, Penggugat Klaim Tidak Ada Bantahan Batas Objek, PN Jakarta Utara Diharapkan Tegakkan Kepastian Hukum

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:16 WIB

Warga Pertanyakan Proyek Pintu Air Marunda Senilai Rp6 Miliar, Rob Masih Rendam Permukiman

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:25 WIB

Dekot Jakarta Utara Turun Tangan, Pelebaran Jalan Marunda Pulo Diwarnai Polemik dan Sejumlah Kejanggalan

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:09 WIB

“Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala Dari IKN Kaltim sampai ke Bangsa Bangsa”

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:00 WIB

Peresmian Bedah Rumah Baznas-Bazis Jakarta Utara, Wali Kota: Wujud Nyata Kepedulian untuk Hunian Layak Warga

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:09 WIB

15 Tahun Menanti Pelebaran Jalan, Warga Marunda Pulo Pertanyakan Komitmen Pemprov DKI

Berita Terbaru